Friday, May 23, 2014

Bagaimana cara pemberantasan penyakit malaria?

Q.

A. Tindakan-tindakan Pencegahan penyakit malaria :
- Menyemprot rumah dengan DDT.secara berkala
- Usahakan tidur dengan kelambu, memberi kawat kasa, memakai obat nyamuk bakar, menyemprot ruang tidur, dan tindakan lain untuk mencegah nyamuk berkembang di rumah.
- Usaha pengobatan pencegahan secara berkala, terutama di daerah endemis malaria.
- Menjaga kebersihan lingkungan dengan membersihkan ruang tidur, semak-semak
sekitar rumah, genangan air, dan kandang-kandang ternak.
- Memperbanyak jumlah ternak seperti sapi, kerbau, kambing, kelinci dengan
menempatkan mereka di luar rumah di dekat tempat nyamuk bertelur.
- Memelihara ikan pada air yang tergenang, seperti kolam, sawah dan parit.
Atau dengan memberi sedikit minyak pada air yang tergenang.
- Menanam padi secara serempak atau diselingi dengan tanaman kering atau
pengeringan sawah secara berkala

Ciri2 Penyakit Malaria dan obatnya?
Q. demam kadang2, badan pegal2, batuk, trus kepala sakit kayak ditusuk2 gitu,,,

A. Ciri-ciri orang terkena penyakit malaria

Demam tinggi terus-menerus selama 2-7 hari dengan suhu di atas 38oC. Demam seperti ini umumnya tidak bisa diturunkan dengan obat penurun panas atau dikompres.
Muncul bintik-bintik merah di permukaan kulit. Salah satu ciri bintiknya adalah tidak akan hilang walau ditekan oleh jari.
Perut terasa nyeri dan mual.
Wajah akan memerah karena demam, dan mata terasa panas.
Kepala terasa sangat pusing.
Sulit buang air besar atau malah diare.
Seluruh persendian tubuh terasa sakit, nyeri, pegal, dan linu.
Mimisan, pendarahan seperti ini sebenarnya adalah tanda-tanda penyakit DBD yang sudah cukup terlambat untuk ditangani.


Bahan :
- Daun sambiloto segar 17 lembar
- Kulit pohon pule Alstonia scolaris 2 jari tangan
- Lengkuas merah 2 jari tangan
- Rimpang temu ireng / hitam sebesar telur ayam 1 buah
- Meniran dengan akarnya 3 batang


Cara membuat racikan: Temu hitam dikupas, dicuci, dan dipotong tipis. Lengkuas dicuci dimemarkan. Cuci juga meniran dan daun sambiloto hingga bersih. Rebus semuanya dengan 5 gelas air hingga mendidih dan tersisa 3 gelas. Angkat, dinginkan, dan disaring. Minumlah 3 kali sehari setelah makan, masing-masing 1/2 gelas (0,5 gelas). Lakukan konsumsi obat herbal ini selama 3 minggu berturut-turut.

Yang baru sakit "semoga capat sembuh" yang buat sekedar info "semoga artikel ini bermanfaat" Amin...

apa beda demam berdarah dengan Malaria?
Q. Demam berdarah dengan Malaria...apakah sama -sama penyebabnya nyamuk?
lalu apa beda diantara keduanya?
akibatnya juga apa?

A. Keduanya sama-sama disebabkan oleh gigitan nyamuk, cuma jenis nyamuknya beda
- DBD disebabkan oleh virus dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti
- Malaria disebabkan oleh protozoa golongan Plasmodium yang ditularkan lewat nyamuk Anopheles

Gejalanya juga beda
DBD
- Demam mendadak yang tetap tinggi selama 2-7 hari, kemudian menurun. Demam disertai gejala tidak spesifik seperti hilangnya nafsu makan, tidak enak badan, nyeri pada punggung, tulang, persendian, dan kepala.

- Manifestasi perdarahan, seperti petekia (bintik-bintik merah pada kulit), perdarahan gusi, mimisan, ruam kulit, dsb.

- Pembesaran pada hati dan nyeri bila ditekan, tanpa ikterus

- Dengan atau tanpa disertai shock/renjatan.

Malaria
- Demam yang bersifat periodik (tidak terus-menerus). Pada malaria tertiana, demam terjadi tiap hari ke-3. Sedangkan pada malaria kuartana, demam terjadi tiap 4 hari. Demam khas malaria terdiri atas 3 stadium yaitu menggigil (15 menit-1 jam), puncak demam (2-6 jam), dan berkeringat (2-4 jam).

- Anemia, disebabkan oleh penghancuran sel darah merah yang berlebihan.

- Splenomegali (pembesaran limpa), merupakan gejala khas malaria kronik.

- Ikterus (penumpukan zat warna bilirubin yang ditandai dengan kulit dan mata menguning).

Tapi kalo gak ditangani dengan benar, keduanya bisa menimbulkan KEMATIAN.

Penyebeb penyakit malaria adalah ....?
Q. a. Balantidium
b. Trypanosoma
c. Entamoeba
d. Trypanosoma


Bagi yg tau tlong dijawab yaa, Thank's before :)

A. Malaria adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit bernama Plasmodium. Penyakit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi parasit tersebut. Di dalam tubuh manusia, parasit Plasmodium akan berkembang biak di organ hati kemudian menginfeksi sel darah merah

Pengaruh hospes terhadap pnyakit malaria?
Q.

A. Parasit dalam Hospes Vertebrata (Hospes Perantara)
Fase Jaringan. Bila nyamuk Anopheles betina yang mengandung parasit malaria dalam kelenjar liurnya menusuk Hospes, sporozoit yang berada dalam air liurnya masuk
melalui probosis yang ditusukkan ke dalam kulit. Sporozoit segera masuk dalam peredaran darah dan stelah ½ jam sampai dengan 1 jam masuk dalam sitoplasma sel hati untuk bermultiplikasi dan berkembangbiak menjadi skizon jaringan.
Banyak yang dihancurkan oleh Fagosit, tetapi sebagian masuk dalam sel hati dan berkembangbiak. Proses ini disebut skizogoni praeritrosit. Inti parasit membelah diri berulang-ulang dan skizon jaringan (skizon hati) berbentuk bulat atau lonjong, menjadi besar sampai berukuran 45 mikron. Pembelahan inti disertai oleh perbelahan sitoplasma yang mengelilingi setiap inti sehingga terbentuk beribu-ribu merozoit berinti satu dengan ukuran 1,0 sampai dengan 1,8 mikron. Inti sel hati terdorong ke tepi tetapi tidak ada reaksi di sekitar jaringan hati. Fase ini berlangsung beberapa waktu, tergantung dari spesies parasit malaria, seperti terlihat pada tabel I. Pada akhir fase pra-eritrosit, skizon pecah, beribu-ribu merozoit keluar dan masuk di peredaran darah. Sebagian besar menyerang dan menembus sel-sel eritrosit yang berada di sinosoid hati tetapi beberapa difagositosis (stadium eritrositen).
Pada plasmodium vivax dan plasmodium ovale sebagian sporozoit yang menjadi hipnozoit setelah beberapa waktu (beberapa bulan sampai 5 tahun) menjadi aktif kembali dan mulai dengan skizogoni eksoeritrosit sekunder, proses ini dianggap sebagai penyebab timbulnya relaps jangka panjang (Long Term Relapse) atau rekurens (recurrence).




Powered by Yahoo! Answers

No comments:

Post a Comment