Sunday, March 10, 2013

Tentang Malaria?

Q. Apakah malaria itu termasuk jenis penyakit ringan yang obatnya bisa dibeli bebas di apotik atau toko obat, atau penyakit yang harus ditangani dokter, harus di tes di lab dulu?
Dok, apa malaria tergolong penyakit yang bisa didiagnosa dan diobati sendiri?

A. Mengenai malaria tergantung kuman yg menginfeksi hostnya. Karena ada 3 jenis malaria. dan berat ringannya malaria tergantung pada organ tubuh yang terkena, misalnya malaria serebral yaitu organ otak yg terkena tentu saja kondisi ini sangat buruk.
Untuk memastikan malaria apa yg menyerang pasien harus dilakukan pemeriksaan darah dengan metode yang pali sederhana menggunakan tetes tebal, atau bisa juga dengan metode stick (Test Diagnosa Cepat)
Selengkapnya lihat di web berikut :

Malaria tertiana itu bahaya gak sih?
Q. setngah bulan yg lalu aku kena malaria tertiana. skrg uda sembuh. tpi hampir tiap hari aku pusing sejak kena malaria tertiana. apa iya pusingnya dateng karena kondisi tubuh kurang istirahat/kecapekan? soalnya aku lumayan sering main laptop... takutnya kambuh deh. kira2 malaria tertiana itu bahaya gak sih? trus gmana cara menjaga kondisi tubuh biar gak kambuh malaria? jawab ya, thx

A. Untuk pengobatan malaria, beberapa jenis obat (lihat juga âObat Malariaâ) yang dikenal umum adalah:
- Obat standar: klorokuin dan primakuin
- Obat alternatif: Kina dan Sp (Sulfadoksin + Pirimetamin)
- Obat penunjang: Vitamin B Complex, Vitamin C dan SF (Sulfas Ferrosus)
- Obat malaria berat: Kina HCL 25% injeksi (1 ampul 2 cc)
â obat standar dan Klorokuin injeksi (1 ampul 2 cc) sebagai obat alternatif.



Malaria Tertiana. Malaria tertiana disebabkan oleh parasit Plasmodium vivax yang ditularkan oleh penyakit Anopheles. Spesies Plasmodium vivax ini menyebabkan penyakit âMalaria tertiana benignaâ atau disebut malaria tertiana. Nama tertiana adalah berdasarkan fakta bahwa timbulnya gejala demam terjadi setiap 48 jam. Nama tersebut diperoleh dari istilah Roma, yaitu hari kejadian pada hari pertama , sedangkan 48 jam kemudian adalah hari ke 3.

Penyakit malaria tertiana banyak terjadi di daerah tropik dan sub tropik. Hampir 43% kejadian penyakit malaria disebabkan oleh Plasmodium vivax. Proses schizogony exoerytrocytic dapat terus terjadi sampai 8 tahun, disertai dengan periode relaps, disebabkan oleh terjadinya invasi baru terhadap erythrocyt. Kejadian relaps terciri dengan pasien yang terlihat normal (sehat) selama periode laten. Terjadinya relaps juga erat hubungannya dengan reaksi imunitas dari individu.

Plasmodium vivax hanya menyerang erytrocyt muda (reticulocyt), dan tidak dapat menyerang/tidak mampu menyerang erytrocyt yang masak. Segera setelah invasi kedalam erytrocyt langsung membentuk cincin., cytoplasma menjadi aktif seperti ameba membentuk pseudopodia bergerak ke segala arah sehingga disebut âvivaxâ.

Malaria Tertiana yang disebabkan oleh parasit Plasmodium vivax memunculkan gejala malaria seperti demam setiap tiga hari sekali. Malaria tertiana termasuk jenis penyakit malaria yang tidak berbahaya, tetapi jika tidak dirawat dapat juga merengut nyawa.

bagaimanakah caranya supaya malaria tidak kambuh lagi?
Q. anak saya berumur 2 th, 4 minggu yg lalu anak saya terkena malaria dan sudah di beri obat sama dokter dan hasilnya sudah sehat, minggu lalu anak saya terkena lagi malaria, menurut dokter virus malaria belum sembuh total, jadi pada saat kondisi anak tdk fit, akan terkena malaria, apa memang susah menghilangkan parasit malaria di dlm tubuh!

A. Ibu jenis penyakitnya malaria ada bermacam2 seperti : falcifarum, vivax, malariae, ovale dan mix anak ibu terkena penyakit malaria yg mana? obatnya malaria ada 2 macam act dan non act, parasit malaria tidk bisa di bunuh 100% di dalam tubuh anak ibu satu saat iya bisa kambuh kembali saat tubuh anak ibu kurang fit, saran saya anak ibu tidak boleh main sampai kecapean dan makan makan sesuai petunjuk dokter semoga bermamfaat ya ibu

Saya sudah 6 tahun menderita malaria,,apa nama obat yang ampuh agar sembuh?
Q. bagi saudara yang pernah malaria menahun dan sudah sembuh,,tolong kasih jawaban,,trims sebelumnya...

A. Jawaban Saya Sama dg yg dulu :

Mungkin Pengobatan yg anda lakukan Gak tepat. ( kok sampai 6 tahun )
Obat anti malaria yang ada di Dunia dikelompokkan jadi :
- Kelompok Kuinolin ( Klorokuin, kina, primakuin, amodiakuin, meflokuin dan halofantrin )
- Kelompok Anti Folat : Sulfadoksin, pirimetamin, proguanil, klorproguanil. dan dapson
- Kelompok antimalaria Baru : Artemisinin, Lumefantrin, Atovakuon, Tavenokuin, Pironaridin, Piperakuin, Artemizon, WR99210, dan antibiotik.

Obat yg anda makan itu yg standar, malah itu obat malaria yg pertama ada, dan emang sudah banyak yg resisten dg obat itu, mungkin termasuk anda.
Coba kunjungi dokter, ceritakan kalo anda telah menderita sampai 6 tahun. Kalo perlu bilang aja minta pengobatan radikat dengan primakuin, ini perlu kepatuhan anda minum obat sampai 5 hari.
Memang beberapa dokter melakukan pengobatan hanya diagnosis klinis, pengobatan dilakukan dg monotherpy dg obat standar, karena dg pertimbangan ketersediaan primakuin biasanya terbatas ( artinya juga Mahal )

Sementara obat alternatif lain bisa dibarengkan, tentunya dg konsultasi Dr unt menentukan kompabilitasnya, Gak pakai obat alternatifpun Gak papa.

Moga cepet sembuh

Lengkapnya liat sini http://www.litbang.depkes.go.id/~djunaedi/data/Emil.pdf

apa beda demam berdarah dengan Malaria?
Q. Demam berdarah dengan Malaria...apakah sama -sama penyebabnya nyamuk?
lalu apa beda diantara keduanya?
akibatnya juga apa?

A. Keduanya sama-sama disebabkan oleh gigitan nyamuk, cuma jenis nyamuknya beda
- DBD disebabkan oleh virus dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti
- Malaria disebabkan oleh protozoa golongan Plasmodium yang ditularkan lewat nyamuk Anopheles

Gejalanya juga beda
DBD
- Demam mendadak yang tetap tinggi selama 2-7 hari, kemudian menurun. Demam disertai gejala tidak spesifik seperti hilangnya nafsu makan, tidak enak badan, nyeri pada punggung, tulang, persendian, dan kepala.

- Manifestasi perdarahan, seperti petekia (bintik-bintik merah pada kulit), perdarahan gusi, mimisan, ruam kulit, dsb.

- Pembesaran pada hati dan nyeri bila ditekan, tanpa ikterus

- Dengan atau tanpa disertai shock/renjatan.

Malaria
- Demam yang bersifat periodik (tidak terus-menerus). Pada malaria tertiana, demam terjadi tiap hari ke-3. Sedangkan pada malaria kuartana, demam terjadi tiap 4 hari. Demam khas malaria terdiri atas 3 stadium yaitu menggigil (15 menit-1 jam), puncak demam (2-6 jam), dan berkeringat (2-4 jam).

- Anemia, disebabkan oleh penghancuran sel darah merah yang berlebihan.

- Splenomegali (pembesaran limpa), merupakan gejala khas malaria kronik.

- Ikterus (penumpukan zat warna bilirubin yang ditandai dengan kulit dan mata menguning).

Tapi kalo gak ditangani dengan benar, keduanya bisa menimbulkan KEMATIAN.




Powered by Yahoo! Answers

No comments:

Post a Comment

Post a Comment