Saturday, February 2, 2013

benarkah prostat disebabkan krn onani berlebihan?

Q. apa penyebab utama prostat?

A. Tidak.
Penyebab pembesaran kelenjar prostat sampai sekarang belum diketahui.
Yg terkena biasanya pria diatas 50 th..>

Apakah prostat bisa menyerang remaja ?
Q. apakah remaja bisa terkena prostat ???
karena saya berumur 17 tahun dan mengalami gejala gejala prostat jinak sedikit pada saat berkemih di waktu waktu tertentu dan tidak tiap saat ...
Saya benar benar butuh bantuan karena saya cemas sekali dengan penyakit ini !

A. apa yang saudara maksudkan ? prostat merupakan struktur anatomis yang ada pada semua laki-laki. mungkin yang saudara maksudkan adalah pembesaran prostat sehingga memperkecil ukuran jalan keluar air kemih. biasanya pembesaran prostat menyerang lansia tetapi tidak menutup kemungkinan menyerang remaja. terkadang juga, gejala-gejala yang kita rasakan belum tentu merujuk pada suatu penyakit yang pasti (secara, kita bukan dokter). bila saudara merasa khawatir, tidak ada slahnya memeriksakan di dokter. itu bukan hal yang memalukan. supaya bisa mendapat kepastian apa sebenarnya yang saudara takutkan itu..

semoga bermanfaat !

Apa sih penyakit prostat itu, mohon penjelasan!?
Q. Prostat sering disebut sebagai momok yang ditakuti manusia, khususnya kaum pria. Apa sesunggunya penyakit prostat itu, dan apa penyebabnya serta bagaimana mengantisipasi dan mengobatinya?

A. Prostat adalah kelenjar seks pria yang terletak di bawah kandung kemih dan mengelilingi saluran kencing (uretra). Ukuran organ ini sebesar biji kemiri dengan diamater empat sentimeter. Semakin bertambah usia, ukuran prostat akan semakin membesar. Pada pria usia 25-30 tahun prostat mencapai berat maksimal, sekitar 25 gram.

Prostat memegang peranan sangat penting dalam memproduksi cairan mani. Ada beberapa permasalahan yang sering terjadi pada prostat. Menurut beberapa referensi, sekitar 90 persen laki-laki yang berusia 40 tahun ke atas mengalami gangguan berupa pembesaran kelenjar prostat. Inilah yang biasa disebut hiperplasia prostat jinak atau BPH (benign prostate hyperplasia).

Bila gangguan ini muncul, harus segera diatasi karena bisa berlanjut pada radang prostat. Dan jika tidak juga diobati, bisa menjadi kanker prostat. Ini bisa terjadi jika asupan makanan yang mengandung betakaroten, lignan, dan vitamin E, rendah.

Pada tahap awal, gangguan prostat ditandai dengan rasa nyeri di bagian bawah perut terutam bila menahan kencing. Rasa sakit ini sampai menyebabkan keluarnya keringat dingin.

Gejala lainnya adalah aliran air seni kurang lancar dan tidak tuntas. Sehingga keinginan untuk buang air kecil tinggi. Dalam sehari semalam bisa 10-20 kali buang air kecil. Kemudian demam dan berat badan merosot drastis. Gejala ini biasanya muncul setelah gangguan pada prostat semakin memburuk dan berkembang menjadi radang prostat (prostatis).

Untuk menghindari gangguan prostat, pria berusia 40 tahun ke atas perlu memperhatikan beberapa hal sebagai berikut:

1. Menjalankan pola hidup sehat. Cara yang paling sederhana adalah mengonsumsi buah-buahan yang mengandung antioksidan yang penting bagi prostat, seperti tomat, avokad, dan kacang-kacangan.

2. Cukupi kebutuhan lemak esensial. Asam lemak omega 3, dan mineral seng dapat mengurangi gejala gangguan prostat. Makanan yang kaya akan katekin terutama epigalokatekin galat (epigallocatechinsgallate), selenium, sulforafan, dan vitamin C mendorong kemampuan sistem kekebalan tubuh dan menghilangkan racun pencetus kanker (karsinogenik). Tidak hanya itu, zat-zat tersebut juga meningkatkan pembentukan enzim penumpas sel tumor dan kanker, termasuk kanker prostat.

3. Seringlah mengonsumsi kubis-kubisan. Beberapa hasil penelitian menyebutkan, pria yang sering mengonsumsi kubis-kubisan kurang berisiko mendapatkan gangguan prostat.

4. Periksakan kesehatan prostat secara rutin ke dokter. Ini untuk mengantisipasi munculnya gangguan pada prostat. Jika ditemukan problem, maka bisa segera diobati.

bagaimana pengobatan kanker prostat?
Q. Status papah adalah Kanker prostat stadium 8 ke 12 atau masuk stadium 3, metastase ke tulang ekor. Sering kesakitan.
Kencing menggunakan kateter yang diganti tiap minggu dan apabila ada macet.
Sering air kencing berwarna kemerahan kadang bening.
Pengobatan saat ini herbal Glucan 5X (campuran 5 jamur dari Jepang) dan analsik untuk mengurangi rasa sakit. Tonikum buyer,
Kaomicyin, telor kampung, apel hijua.
Pertanyaan :
1. Apakah ada paket penyembuhan Kanker prostat sampai tuntas? kira-2 berapa biayanya dan berapa lama
2. Apakah pasien harus selalu pakai kateter ?
3. Bagaimana mengetahui bahwa kateter sudah boleh dicabut ?
4. Pada saat masuk rumah sakit pada bulan Agustus 2009 mendapat suntikan valium 5 ampul dan setelah itu lumpuh tapi sensitif kalau tersentuh
5. Apakah ini efek suntikan atau ada hubungannya dengan kankernya ?
6. Bagaimana cara penanganan dirumah, mengingat dokter dari RS Rajawali bilang supaya dirawat dirumah saja mengingat obat kanker belum ditemukan ?
7. Makanan apa saja yang diusarankan dan yang harus dihindari
8. Apa yang harus kita lakukan apabila orangnya mengalami kesakitan setial menjelang malam sampai menjelang pagi ?
Biasanya jam 4 pagi baru bisa tidur.
9. Akhir-2 ini merasa kurang air liurnya, kenapa dan harus diberi apa.
10. Apakah boleh minum jamu godokan sesuai petunjuk di Internet ?

A. Bila kanker prostat sudah bermetastesis, berarti stadium-nya sudah 4.
Untuk sakit kanker stadium lanjut, yang ada adalah probabilitas kesembuhan dan survival.
Yang penting dipahami disini adalah WAKTU. Kita tidak punya terlalu banyak waktu sehingga diperlukan treatment yang tepat.

Usia ayah Bapak berapa?

Melihat tanda-tanda yang dialami ayah Bapak, kami sarankan agar:
1. Segera dibawa ke dokter (palliative care) : untuk dapat diberikan obat penahan rasa sakit.
Saran kami langsung saja ke ahlinya di RSK. Dharmais. Ada dr. Maria Witjaksono - Ketua
Palliative care. telp:568 1570

2. Bila kondisi kesehatan memungkinkan, dokter akan menyarankan untuk dilakukan kemoterapi untuk membunuh sel-sel kankernya. Mudah-mudahan sel-sel kanker tidak bermetastesis ke organ yang terlalu jauh dari prostat. (karena semakin jauh, semakin sulit diberantas).

3. Herbal bisa digunakan, sebagai complementary therapy. Aplikasi herbal ada 2 yaitu:
- untuk mencegah agar sel kanker tidak bermetastasis lebih jauh (menghambat pertumbuhan)
sehingga bisa dilakukan kemoterapi
- sebagai pendamping kemoterapi (untuk menunjang daya tahan pasien terhadap kemoterapi).

Info lebih lanjut, bisa browsing www.cancerhelps.com ataupun facebook: Stop Kanker Prostat
Disana Anda dapat membaca survivor kanker prostat stadium 4 (kisahnya).

Untuk stadium lanjut, kami sarankan combine therapy antara conventional therapy (kemoterapi), pain relief therapy (penggunaan obat penahan rasa sakit untuk relieve pain) dengan herbal.

Obat prostat?
Q. Bapak saya umur 65 tahun, bila kencing agak lama, dan tdk sempurna habis, menurut dokter umum kemungkinan besar mengalami gangguan prostat.
Apakah harus operasi untuk menyembuhkannya?
Adakah resep tradisionail untuk mencegah (mengobati) sakit prostat.

A. Biji labu merah bukan cuma enak dibikin kuaci sebagai camilan di kala senggang. Ternyata kuaci juga berkhasiat sebagai obat maupun mencegah pembesaran kelenjar prostat. Begitu juga buah saw palmetto.

Orang Jawa Tengah menyebut labu merah sebagai waluh. Daging buahnya yang berwarna kuning bersemu merah kalau sudah masak, enak disayur atau dikolak. Sedangkan bijinya yang berkulit putih, dan sedikit lebih besar dari biji semangka yang berkulit hitam, juga biasa diolah sebagai kuaci yang gurih rasanya.

Ada dua jenis labu merah, Cucurbita moschata Duch ex Poir dan Cucurbita pepo L. (Gembong Tjitrosoepomo, 1994). Tanaman dan buah ini mudah dijumpai di Tanah Air. Sedangkan saw palmetto jauh dari tempat kita, yaitu di Amerika Serikat bagian selatan, mulai dari Kalifornia Selatan hingga Florida.

Dalam biji labu merah (ada juga yang bilang labu kuning) itulah terletak khasiatnya dalam mencegah maupun mengatasi hipertrofi atau pembesaran prostat jinak (benign prostatic hyperplasia). Sedangkan khasiat saw palmetto tersimpan pada buahnya.




Powered by Yahoo! Answers

No comments:

Post a Comment

Post a Comment