Showing posts with label Kecerdasan Anak. Show all posts
Showing posts with label Kecerdasan Anak. Show all posts

Tuesday, June 24, 2014

adakah kekerasan terhadap anak pada kecerdasan dan pola pikirnya?

Q. bila terlanjur terjadi bagaimana kiat menanggulanginya?

A. hai ...

mnurut aq, kekerasan pada anak dgn tujuan apapun akan menghambat pertumbuhan jiwa serta kreatifitasnya,

mungkin ada sebagian orang tua yg beranggapan bahwa mendidik anak dgn metode kekerasan akan membuat anak patuh pada "TUJUAN" orang tua demi membuat si anak pintar,
akan tetapi kita lupa bahwa akhirnya nanti si anak akan terpola cara berpikirnya bahwa hanya dgn DIKTE orang tualah dia bisa melakukan atau tidak melakukan sesuatu, dia tidak lagi berupaya utk memberdayakan kreatifitasnya,

si anak juga akan terbiasa menganggap bahwa apa yg diperintahkan orangtuanya adalah MUTLAK BENAR, yg berarti otak dan kreatifitasnya serta daya kritisnya tidak lagi merespon dlm suasana yg sedang dalam masa pertumbuhan,

yg juga tidak kalah penting, pada pola pikirnya akan terbentuk juga sesuatu yg HARUS DITIRU dari orang tuanya, yaitu MELAKUKAN KEKERASAN,
ini khan sangat membahayakan masa depan si anak, membahayakan proses pembentukan akhlak dan karakternya,

jadi sangat keliru cara mendidik anak dengan kekerasan, bagaimanapun yg namanya kekerasan adalah menganiaya, apakah kita rela menganiaya pertumbuhan jiwa dan kreatifitas anak kita ?

biarkan kita sebagai orangtuanya dlm proses mendidiknya sebagai pengawas dan pembimbing, agar kreatifitasnya berkembang dan berimprovisasi,

bila sdh terlanjur melakukan kekerasan selama ini, ada baiknya utk merubahnya dgn perlahan, mulailah dengan sesekali memujinya, memberinya hadiah dan secara berkala membawanya ke tempat hiburan yg segar, yg memungkinkan juga memiliki sarana mendidik yg menuntut kreatifitas,

hindarkanlah cara memarahi yg sangat keras saat dia melakukan kesalahan, akan tetapi berikan penjelasan serta pengarahan utk memberitahunya mana yg boleh dan mana yg tidak boleh, mana yang baik dan mana yg tidak baik,

hati - hati lho, cara mendidik dgn kekerasan sama saja dgn menumbuhkan bibit - bibit sadisme pada anak kita, anda tdk mau khan ?

semoga penjelasan sederhana ini bisa bermanfaat





"thanx"

Pada anak usia berapa tahunkah cara paling efektif mengajarkan anak u/ sikat gigi?dan bgmn caranya?
Q. Anak saya berusia 25 bulan, gigi susu bagian depan sudah patah 1/2 secara horizontal, akan tetapi ada sedikit bagian gigi yang masih "menyangkut" di gusi sehingga mengakibatkan rasa ngilu apabila dipakai u/ mengunyah/menggigit sehingga dia tidak mau makan dan tidak mau lagi menggosok giginya :(

A. Kecerdasan tiap anak berbeda-beda, namum mengajarkan menyikat gigi sebaiknya waktu anak sudah dapat diberi pengertian mangenai kesehatan gigi dan dapat memegang sikat gigi.

Untuk gigi yang patah, sebaiknya dibawa ke dokter gigi untuk dibersihkan dan ditambal. Karena kalau dicabut sebelum waktunya, menyebabkkan pertumuhan gigi permanennya menjadi kurang rapi.

Semoga bermanfaat.

bagaimana cara untuk mengetahui tingkat kecerdasan anak saya yang berusia 2 tahun?
Q.

A. coba aja anda cari pada situs2 atau buku-buku parenting step2 perkembangan anak sesuai umur, kalau anak anda sudah menunjukkan perkembangan yang sesuai berarti tidak ada masalah dengan kecerdasan anak anda.

apakah bila anak sering demam panas akan mempengaruhi kecerdasan anak tersebut?
Q.

A. Dampak Negatif dari panas demam :
Pertama, kemungkinan dehidrasi (kekurangan cairan tubuh). Ketika mengalami demam, terjadi peningkatan penguapan cairan tubuh sehingga anak bisa kekurangan cairan.

Kedua, kekurangan oksigen. Saat demam, anak dengan penyakit paru-paru atau penyakit jantung-pembuluh darah bisa mengalami kekurangan oksigen sehingga penyakit paru-parau atau kelainan jantungnya infeksi saluran napas akut (Isakan semakin berat.

Ketiga, demam di atas 42 derajat selsius bisa menyebabkan kerusakan neurologis (SARAF), meskipun sangat jarang terjadi. Tidak ada bukti penelitian yang menunjukkan terjadinya kerusakan neurologis bila demam di bawah 42 derajat selsius.

Terakhir, anak di bawah usia 5 tahun (balita), terutama pada umur di antara 6 bulan dan 3 tahun, berada dalam risiko kejang demam (febrile convulsions), khususnya pada temperatur rektal di atas 40 derajat selsius. Kejang demam biasanya hilang dengan sendirinya, dan tidak menyebabkan gangguan neurologis (kerusakan saraf). Lihat guideline kejang demam.

Suhu badan yang tinggi akan menyebabkan gangguan metabolisme basal. Padahal kenaikan suhu tubuh sebesar 1 C saja sudah bisa menyebabkan peningkatan metabolisme basal (yakni jumlah minimal energi yang dibutuhkan untuk mempertahankan fungsi vital tubuh) sebanyak 10-15%. Pada kondisi ini, kebutuhan oksigen pada otak naik sebesar 20%. Masalahnya, di usia balita, aliran darah ke otak mencapai 65% dari aliran seluruh tubuh. Bandingkan pada orang dewasa yang hanya 15%.

Kenaikan suhu tubuh lebih mudah menimbulkan gangguan pada metabolisme otak. Konsekuensinya, keseimbangan sel otak pun akan terganggu. Gangguan tersebut akan menimbulkan terjadinya pelepasan muatan listrik yang menyebar ke seluruh jaringan otak. Akibatnya, terjadilah kekakuan otot yang menyebabkan kejang di sekujur tubuh.

Terjadinya kejang demam, mengindikasikan si kecil memiliki penyakit yang memicu demam seperti tuberkolusa (TBC). Bisa juga penyakit-penyakit infeksi lainnya seperti flu, radang tenggorok, gondongan, campak, demam berdarah, tipus, dan sebagainya. Demam yang menjadi pemicu kejang pun bisa muncul akibat reaksi tubuh terhadap kondisi yang ada. Seperti anak yang tersengat sinar matahari dalam jangka waktu yang lama, sedang tumbuh gigi, atau setelah mendapat imunisasi. Makanya banyak dokter yang memberi obat penurun panas setelah si kecil diimunisasi. Berikan segera obat penurun panas ini pada anak.

Biar lebih jelas lihat di :
http://www.mail-archive.com
WASPADAI KEJANG PADA BALITA
http://www.anakku.net
Apakah Demam Itu?

Makana apa yang baik untuk kecerdasan otak?
Q.

A. 10 BRAIN FOOD

Makanan yang dapat meningkatkan kecerdasan otak anak, apa saja ya..? Makanan yang dijuluki âBrain Foodâ ini diyakini dapat merangsang pertumbuhan sel-sel otak, memperbaiki fungsinya, meningkatkan daya ingat dan konsentrasi berpikir anak-anak.

1. Salmon
Ikan berlemak seperti salmon merupakan sumber terbaik asam lemak omega-3 â DHA and EPA â yang keduanya penting bagi pertumbuhan dan perkembangan fungsi otak. Riset terbaru juga menunjukkan bahwa orang yang memperoleh asupan asam lemak lebih banyak memiliki pikiran lebih tajam dan mencatat hasil memuaskan dalam uji kemampuan. Menurut para ahli walaupun tuna mengandung asam omega-3, namun ikan ini tidaklah sekaya salmon.

2. Telur
Telur dikenal sebagai sumber penting protein yang relatif murah dan harganya cukup terjangkau. Bagian kuning telur ternyata padat akan kandungan kolin, suatu zat yang dapat membantu perkembangan memori atau daya ingat.

3. Selai kacang
âKacang tanah (peanut) dan selai kacang merupakan salah satu sumber vitamin E. Vitamin ini merupakan antioksidan yang dapat melindungi membran-membran sel saraf. Bersama thiamin, vitamin E membantu otak dan sistem saraf dalam penggunaan glukosa untuk kebutuhan energi.

4. Gandum murni
Otak membutuhkan suplai atau sediaan glukosa dari tubuh yang sifatnya konstan. Gandum murni memiliki kemampuan untuk mendukung kebutuhan tersebut. Serat yang terkandung dalam gandum murni dapat membantu mengatur pelepasan glukosa dalam tubuh. Gandum juga mengandung vitamin B yang berfungsi memelihara kesehatan sistem saraf.

5. Oat/Oatmeal
Oat merupakan salah satu jenis sereal paling populer di kalangan anak-anak dan kaya akan nutrisi penting bagi otak. Oat dapat menyediakan energi atau bahan bakar untuk otak yang sangat dibutuhkan anak-anak mengawali aktivitasnya di pagi hari. Kaya akan kandungan serat, oat akan menjaga otak anak terpenuhi kebutuhannya di sepanjang pagi. Oat juga merupakan sumber vitamin E, vitamin B, potassium dan seng â yang membuat tubuh dan fungsi otak berfungsi pada kapasitas penuh.

6. Berry
Strawberry, cherry, blueberriy dan blackberry. Secara umum, semakin kuat warnanya, semakin banyak nutritisi yang di kandungnya. Berry mengandung antioksidan kadar tinggi, khususnya vitamin C, yang berfaedah mencegah kanker.

Beberapa riset menunjukkan mereka yang mendapatkan ekstrak blueberry dan strawberry mengalami perbaikian dalam fungsi daya ingatnya. Biji dari buah berri ini juga ternyata kaya akan asam lemak omega-3.

7. Kacang-kacangan
Kacang adalah makanan spesial sebab makanan ini memiliki energi yang berasal dari protein serta karbohidrat kompleks. Selain itu, kacang kaya akan kandungan serat, vitamin dan mineral. Kacang juga makanan yang baik untuk otak karena mereka dapat mempertahankan energi dan kemampuan berpikir anak-anak pada puncaknya di sore hari jika dikonsumsi saat makan siang.

Menurut hasil penelitian, kacang merah dan kacang pinto mengandung lebih banyak asal lemak omega 3 daripada jenis kacang lainnya â khususnya ALA â jenis asal omega-3 yang penting bagi pertumbuhan dan fungsi otak .

8. Sayuran berwarna
Tomat, ubi jalar merah, labu, wortel, bayam adalah sayuran yang kaya nutrisi dan sumber antioksidan yang akan membuat sel-sel otak kuat dan sehat.

9. Susu dan Yogurt
Makanan yang berasal dari produk susu mengandung protein dan vitamin B tinggi. Dua jenis nutrisi ini penting bagi pertumbuhan jaringan otak, neurotransmitter dan enzim. Susu dan yogurt juga bisa membuat perut kenyang karena kandungan protein dan karbohidratnya sekaligus menjadi sumber energi bagi otak.

Penelitian terbaru mengindikasikan bahwa anak-anak dan remaja membutuhkan lebih banyak vitamin D bahkan 10 kali dari dosis yang direkomendasikan. Vitamin D adalah vitamin yang juga penting bagi sistem saraf otot dan siklus hidup sel-sel manusia secara keseluruhan.

10. Daging sapi tanpa lemak
Zat besi adalah jenis mineral esensial yang akan membantu anak-anak tetap berenergi dan berkonsentrasi di sekolag. Daging sapi tanpa lemak adalah salah atu sumber makanan yang mengandung banyak zat ebsi. Dengan hanya mengonsumsi 1 ons per hari, maka tubuh Anda akan terbantu dalam penyerapan zat besi darai sumrbe lainnya. Daging sapi juga mengandung mineral seng yang dapat membantu memelihara daya ingat .

Khsusus bagi yang vegetarian, Anda dapat memanfaatkan kacang hitam dan burger kedelai sebagai pilihan. Kacang-kacangan adalah adalah sumber penting zat besi nonheme â tipe zat besi yang membutuhkan vitamin C untuk di serap oleh tubuh . Mengonsumsi tomat , jus jeruk, strawberry dan kacang-kacangan juga dapat dipilih sebagai upaya mencukupi kebutuhan zat besi.

Sumber : detikhealth




Powered by Yahoo! Answers

Sunday, June 22, 2014

Apa Matematika selalu menjadi standar kecerdasan anak?

Q. Apa benar jika seorang anak pandai Matematika, berarti anak tersebut cerdas? Apa harus Matematika?

A. ada beberapa kecerdasan pada setiap manusia antara lain :
1. kecerdasan kinestik ( olah/gerak tubuh ) seperti para olah ragawan
2. kecerdasar linguistik / bahasa - para presenter, dramawan, pembaca berit adll
3. kecerdasan seni - menjadi musisi, penyanyi, penari, pemahat
4. kecerdasan matematis, kemampuan behitung/matematika
5. kecerdasan sosial - kemampuan bersosialisasi dengan orang lain,
6. kecerdasan emosional - kemampuan mengendalikan diri
7. kecerdasan spiritual - kemampuan ritual dalam hubungan dengan Tuhan dan mahluk ciptaan Tuhan
SETIAP MANUSIA MEMILIKI KECERDASAN YANG BERVARIASI , NAH SAYA YAKIN ANDA MEMILIKI BEBERAPA KECERDASAN SEPERTI DIATAS,
keberhasilan seseorang ditentukan oleh kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual dan kecerdasan intelegensial. semoga membantu

Bagaimana menstimulir kecerdasan anak batita?
Q. 1. Bagaimana caranya menstimulir kecerdasan pada anak batita, misal usia 1 tahun?
2. Saya pernah baca sekilas tentang adanya macam2 kecerdasan (kecerdasan motorik, sosial, visual, dst), apakah ini? Dan bagaimana menstimulirnya di anak batita?
3. Bagaimana dengan advance learning yang sepertinya sekarang sedang trend, misalnya Mind Map yang saya dengar berkali-kali disinggung di radio. Apakah applicable untuk batita? Advance learning apa yang bisa diterapkan di batita? Dan apakah memang cara2 advance learning baik/perlu diterapkan pada anak (mengingat di beberapa negara lain justru dilarang/tidak di-encourage)?
Thanks.

A. Hai T.O.S.I !

Gw udah coba ini sama keponakan gw, dan kayaknya ada hasil tuh.... Kesian ya dia jadi kelinci percobaan :D

1. Hal yang paling sederhana adalah megajak dia bicara, seolah-olah dia bisa mengerti apa yang kita bicarakan, sesering mungkin. Hasilnya sama ponakan gw adalah dia lebih cepat bicara daripada anak sebayanya. Dia juga mampu mengucapkan huruf "R" walaupun belom sempurna, tapi yang penting ga cedal.

Ini gw lakukan sejak dia baru lahir, dia udah gw ajak ngomong.

2. kecerdasan motorik= kemampuan untuk bergerak dan mangatur tenaga, apakah arah gerakan tepat dan apakah distribusi tenaganya sesuai.
Sosial=kemampuan untuk berhubungan dengan orang lain, memahami etika dalam hubungan antar pribadi, dan mengembangkan empati.
Visual=kemampuan untuk memahami bentuk-bentuk lewat penghilatan, mampu memperkirakan dimensi lewat penghilatannya.

cara stimulir secara keseluruhan: cara terbaik adalah mengajaknya bermain, mulai dari motorik kasar (kayak berjalan, lari-larian kalo udah bisa lari), motorik halus (bermain lipat kertas atau origami, menggambar dan mewarnai), mendampingi sambil nonton tv acara anak-anak, dan berusaha menjawab dengan sabar setiap dia tanya "kenapa?"

3. Untuk advanced learning, lebih baik konsultasi langsung sama profesional, terutama psikolog anak.

bagaimana mendeteksi kecerdasan anak sejak dini?
Q.

A. Salam Bu Naning..


"tidak ada satupun anak di dunia ini yang terlahir bodoh, lebih tepatnya mereka di paksa untuk bodoh",Adi W Gunawan


Pertanyaan Ibu sangat mudah dijawab....
Kecerdasan anak tidak perlu dideteksi, karena tiap anak didunia ini terlahir dengan kondisi kecerdasan yang sama....
kita terlahir genius
namun dengan perjalanan waktu, kecerdasan mereka akan dibatasi oleh lingkungan...
sehingga tingkat kecerdasan anak bukan tergantung dari bakat anak tersebut lahir, namun lebih tepatnya ditentukan oleh lingkungan sekitarnya....

saya akan berikan gambaran tentang belief(kepercayaan) mengenai Kecerdasan
-Orang yang percaya bahwa Kecerdasan adalah bakat yang berbeda pada tiap anak, dalam mendidik anak, cenderung melihat semua masalah dari sisi anak, saat anak mereka prestasi jelek, mereka akan melihat masalahnya dari sisi anak, ada yang tidak beres dengan anak, anak bodoh, otak udang, dll...
-orang yang percaya bahwa kecerdasan bukanlah bakat namun ditentukan oleh bagaimana cara mereka mengasuh, akan melihat semua masalah dari sudut pandang cara asuh mereka... sehingga mereka akan lebih hati hati dalam mendidik anak.....

jadi yang manakan pola pemikiran ibu???

semoga bermanfaat

salam

Apa hubungannya sidik jari sama kecerdasan anak?
Q. Aku liat iklan di TV soal tes sidik jari buat ngeliat kemampuan otak anak. Sebenernya doeloe juga udah pernah denger sih, tapi koq berasa kayak palmistry gitu ya kesannya~

Emangnya bener tuh? Ilmiah nggak?
Trus gimana cara ngeliatnya? Mksudq, koq bisa sidik jari yg melengkung kyk gini brarti bakatnya ini, sidik jari yg melingkar brarti bakatnya ini? Kira2 akurasinya berapa persen ya? hmm~

Makasih bantuannya... :)

A. Berangkat dari Metode Ilmiah yang selalu ingin tahu dan berusaha mencari tahu jawabannya. Dan didapatlah bahwa "Sidik Jari Ikut Menentukan Kecerdasan Anak". Entah untuk mencari sensasi atau kenyataan, karena antara keduanya hampir tidak dinding pemisahnya alias tidak jelas.
Biasanya, pengetahuan berangkat dari hal-hal yang sepertinya tidak mungkin. Dan lama kelamaan, sejalan dengan kemajuan ilmu pengetahuan, akan semakin jelas BENAR dan TIDAKnya.
Semuanya kembali kepada Anda. Hanya saja, jangan lupa, mainkan / manfaatkan / gunakan logika berfikir kita, "masuk akalkah kalau goresan / lingkaran sidik jari tersebut menentukan kecerdasan anak?".
Berdasarkan penelitian, sidik jari merupakan identitas si pemiliknya. Bahkan, dari sidik jari bisa dilukis wajah sipemiliknya.
Tentang hubungannya dengan kecerdasan, secara pribadi (terus terang), saya masih sangat meragukan karena kecerdasaran bisa diasah atau ditingkatkan, apakah hal ini juga berarti bahwa sidik jari juga akan berubah? Ga mungkin bukan?
Kalau benar, hal ini akan menggugurkan teori yang lama dimana sidik jari dijadikan sebagai identitas pemiliknya, yang hingga kini masih OK punya.

adakah kekerasan terhadap anak pada kecerdasan dan pola pikirnya?
Q. bila terlanjur terjadi bagaimana kiat menanggulanginya?

A. hai ...

mnurut aq, kekerasan pada anak dgn tujuan apapun akan menghambat pertumbuhan jiwa serta kreatifitasnya,

mungkin ada sebagian orang tua yg beranggapan bahwa mendidik anak dgn metode kekerasan akan membuat anak patuh pada "TUJUAN" orang tua demi membuat si anak pintar,
akan tetapi kita lupa bahwa akhirnya nanti si anak akan terpola cara berpikirnya bahwa hanya dgn DIKTE orang tualah dia bisa melakukan atau tidak melakukan sesuatu, dia tidak lagi berupaya utk memberdayakan kreatifitasnya,

si anak juga akan terbiasa menganggap bahwa apa yg diperintahkan orangtuanya adalah MUTLAK BENAR, yg berarti otak dan kreatifitasnya serta daya kritisnya tidak lagi merespon dlm suasana yg sedang dalam masa pertumbuhan,

yg juga tidak kalah penting, pada pola pikirnya akan terbentuk juga sesuatu yg HARUS DITIRU dari orang tuanya, yaitu MELAKUKAN KEKERASAN,
ini khan sangat membahayakan masa depan si anak, membahayakan proses pembentukan akhlak dan karakternya,

jadi sangat keliru cara mendidik anak dengan kekerasan, bagaimanapun yg namanya kekerasan adalah menganiaya, apakah kita rela menganiaya pertumbuhan jiwa dan kreatifitas anak kita ?

biarkan kita sebagai orangtuanya dlm proses mendidiknya sebagai pengawas dan pembimbing, agar kreatifitasnya berkembang dan berimprovisasi,

bila sdh terlanjur melakukan kekerasan selama ini, ada baiknya utk merubahnya dgn perlahan, mulailah dengan sesekali memujinya, memberinya hadiah dan secara berkala membawanya ke tempat hiburan yg segar, yg memungkinkan juga memiliki sarana mendidik yg menuntut kreatifitas,

hindarkanlah cara memarahi yg sangat keras saat dia melakukan kesalahan, akan tetapi berikan penjelasan serta pengarahan utk memberitahunya mana yg boleh dan mana yg tidak boleh, mana yang baik dan mana yg tidak baik,

hati - hati lho, cara mendidik dgn kekerasan sama saja dgn menumbuhkan bibit - bibit sadisme pada anak kita, anda tdk mau khan ?

semoga penjelasan sederhana ini bisa bermanfaat





"thanx"




Powered by Yahoo! Answers

Thursday, June 19, 2014

bagaimana melatih kecerdasan anak?

Q.

A. Hi,

kecerdasan anak semuanya tergantung dari bagaimana ortu mendidik / mengasuh mereka.

sebab kecerdasan tidak akan datang dengan sendiri seperti '' sulap ''.
semuanya tentu melewati proses pembelajaran anak sejak ia dilahirkan - masa balita - masuk remaja dan dewasa.

bagaimana ortu dirumah mengarahkan anak dengan memberi pendidikan baik itu bermula dari permainan bermain yg sehat dan mendidik s / d gambar2 visualisasi yg mendidik , kemudian pengenalan akan abjad dll.
usahakan sesuaikan dengan usianya.
anak2 adalah mahluk kecil yg sangat cerdas apabila mereka terlahir normal dan sehat.
mereka memiliki memory ingatan yg fantastic, sebab dalam proses pertumbuhan ini anak akan menyaring semua apa yg dia lihat, dengar.

sebab itu berikan cara didik menurut pola yg sesuai dengan usianya dan terarah - jangan memaksakan anak.

thnx

bagaimana meningkatkan kecerdasan anak?
Q. anak saya sangat lemah dalam pelajaran, anak saya laki-laki kelas 2 SD, masih sulit baca tulis, tulisannya acak-acakan dan sulit dibaca, jika dijelaskan tentang pelajaran sulit menangkap, bahkan sering menangis, apa yang harus saya lakukan, apakah ada obat yang bisa membantu kecerdasan, atau dengan cara bagaimana anak saya bisa meningkat kecerdasannya?

A. anak-anak adalah titipan Tuhan, mereka punya karakteristik yang berbeda meskipun mereka anak kembar. Finlandia terpilih menjadi negera paling baik sistem pendidikannya, ada beberapa alasan mengapa Finlandia terpilih, diantaranya :
1. Finlandia tidaklah mengenjot siswanya dengan menambah jam-jam belajar, memberi beban PR tambahan, menerapkan disiplin tentara, atau memborbardir siswa dengan berbagai tes. Sebaliknya, siswa di Finlandia mulai sekolah pada usia yang agak lambat dibandingkan dengan negara-negara lain, yaitu pada usia 7 tahun, dan jam sekolah mereka justru lebih sedikit, yaitu hanya 30 jam perminggu. Bandingkan dengan Korea, ranking kedua setelah Finnlandia, yang siswanya menghabiskan 50 jam perminggu, bagi kita orangtua jangan paksa anak-anak untuk belajar, tapi biarkan mereka menikmati belajar dan bermain, cari apa yang mereka senangi, ketika kita memaksa mereka belajar artinya kita memberi mereka satu lagi hal yang dibenci, yaitu belajar. setiap pemaksaan akan berakhir pada trauma.
2. Ternyata kuncinya memang terletak pada kualitas gurunya. Guru-guru Finlandia boleh dikata adalah guru-guru dengan kualitas terbaik dengan pelatihan terbaik pula, sebagai orangtua sudahkan kita belajar menjadi guru yang baik bagi anak kita, berapa model belajar yang sudah kita kuasai, sampai dimana kita mengenal gaya belajar anak kita dan masih banyak lagi, sudahkah kita belajar akan hal tersebut?
3. Jika negara-negara lain percaya bahwa ujian dan evaluasi bagi siswa merupakan bagian yang sangat penting bagi kualitas pendidikan, mereka justru percaya bahwa ujian dan testing itulah yang menghancurkan tujuan belajar siswa. Terlalu banyak testing membuat kita cenderung mengajar siswa untuk lolos ujian.
Artinya jangan jadikan nilai ujian sebagai patokan keberhasilan dalam belajar, einstien, Thomas Alva Edison adalah contoh anak2 yang kurang berhasil dalam belajar di usia kecil, namun sejarah selanjutnya anda tahu sendiri.
4. Suasana sekolah sangat santai dan fleksibel. Terlalu banyak komando hanya akan menghasilkan rasa tertekan dan belajar menjadi tidak menyenangkan dan Siswa yang lambat mendapat dukungan yang intensif. demikian pula suasana di rumah, jangan menambah tekanan pada anak itu hanya membuat frustasi, buat suasana belajar menjadi begitu menyenangkan, ganti mainan dengan buku-buku pendidikan yang banyak gambarnya misalnya, letakkan di tempat2 yang bisa dijangkau anak, biarkan mereka memilih, tapi kita yang memberikan mereka pilihan tanpa disadari mereka.
5. Para guru sangat menghindari kritik terhadap pekerjaan siswa mereka. Menurut mereka, jika kita mengatakan "Kamu salah" pada siswa, maka hal tersebut akan membuat siswa malu. Dan jika mereka malu maka ini akan menghambat mereka dalam belajar. Di rumah pun hindari sebisa mungkin kata-kata negatif seperti diatas, kemudian membanding2kan dengan anak lain yang lebih pintar, itu hanya akan membuat mereka "down" atau jatuh secara mental, beri kata2 positif yang membangun semangatnya.
6. Kehebatan sistem pendidikan di Finlandia adalah gabungan antara kompetensi guru yang tinggi, kesabaran, toleransi dan komitmen pada keberhasilan melalui tanggung jawab pribadi. Kalau saya gagal dalam mengajar seorang siswa, kata seorang guru, maka itu berarti ada yang tidak beres dengan pengajaran saya! Kalau kita gagal mendidik anak di rumah artinya juga bahwa ada yang tidak beres dengan cara mendidik kita di rumah.

Menjadi tua adalah alami dan biasa, menjadi dewasa adalah pilihan, menghadapi ujian perlu belajar sungguh-sungguh, menghadapi anak lebih-lebih lagi, perlu belajar dan belajar. Maukan kita berkorban untuk anak kita?

kapan waktunya kecerdasan anak dibentuk???
Q. mau tanya dong..
kapan sih saatnya kecerdasan anak dibentuk, kapan saat yang tepat untuk menjadikan anak manjadi pintar?
bagaimana caranya??
tolong yaaa..

A. 1. Kecerdasan anak dapat dipentuk sejak dr dlm kandungan contohnya : dengan makan makanan yang bergizi dan bernutrisi n minum susu yang banyak mengandung folat krn baik u/ pertumbuhan otak janin, untuk dari luarnya bisa dengan dengerin musik jazz / clasic krn janin yg dlm kandungan tu udah bisa menerima komunikasi dari lingkungan luar terutama ibunya, sering2 aja dia bercerita biar ada kaitan psikologi antara ibu dan anak sejak dini
2. Stlah lahir masa umur 1-3 thn adalah masa emas untuk perkembangan otak, usahakan kasih ASI n asupan makanan yang bergizi, jgn hindarkan mereka dari lemak (lemak yg baik) krn mereka sngt butuh lemak untuk perkembangan otaknya)

Apa Matematika selalu menjadi standar kecerdasan anak?
Q. Apa benar jika seorang anak pandai Matematika, berarti anak tersebut cerdas? Apa harus Matematika?

A. ada beberapa kecerdasan pada setiap manusia antara lain :
1. kecerdasan kinestik ( olah/gerak tubuh ) seperti para olah ragawan
2. kecerdasar linguistik / bahasa - para presenter, dramawan, pembaca berit adll
3. kecerdasan seni - menjadi musisi, penyanyi, penari, pemahat
4. kecerdasan matematis, kemampuan behitung/matematika
5. kecerdasan sosial - kemampuan bersosialisasi dengan orang lain,
6. kecerdasan emosional - kemampuan mengendalikan diri
7. kecerdasan spiritual - kemampuan ritual dalam hubungan dengan Tuhan dan mahluk ciptaan Tuhan
SETIAP MANUSIA MEMILIKI KECERDASAN YANG BERVARIASI , NAH SAYA YAKIN ANDA MEMILIKI BEBERAPA KECERDASAN SEPERTI DIATAS,
keberhasilan seseorang ditentukan oleh kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual dan kecerdasan intelegensial. semoga membantu

Bagaimana menstimulir kecerdasan anak batita?
Q. 1. Bagaimana caranya menstimulir kecerdasan pada anak batita, misal usia 1 tahun?
2. Saya pernah baca sekilas tentang adanya macam2 kecerdasan (kecerdasan motorik, sosial, visual, dst), apakah ini? Dan bagaimana menstimulirnya di anak batita?
3. Bagaimana dengan advance learning yang sepertinya sekarang sedang trend, misalnya Mind Map yang saya dengar berkali-kali disinggung di radio. Apakah applicable untuk batita? Advance learning apa yang bisa diterapkan di batita? Dan apakah memang cara2 advance learning baik/perlu diterapkan pada anak (mengingat di beberapa negara lain justru dilarang/tidak di-encourage)?
Thanks.

A. Hai T.O.S.I !

Gw udah coba ini sama keponakan gw, dan kayaknya ada hasil tuh.... Kesian ya dia jadi kelinci percobaan :D

1. Hal yang paling sederhana adalah megajak dia bicara, seolah-olah dia bisa mengerti apa yang kita bicarakan, sesering mungkin. Hasilnya sama ponakan gw adalah dia lebih cepat bicara daripada anak sebayanya. Dia juga mampu mengucapkan huruf "R" walaupun belom sempurna, tapi yang penting ga cedal.

Ini gw lakukan sejak dia baru lahir, dia udah gw ajak ngomong.

2. kecerdasan motorik= kemampuan untuk bergerak dan mangatur tenaga, apakah arah gerakan tepat dan apakah distribusi tenaganya sesuai.
Sosial=kemampuan untuk berhubungan dengan orang lain, memahami etika dalam hubungan antar pribadi, dan mengembangkan empati.
Visual=kemampuan untuk memahami bentuk-bentuk lewat penghilatan, mampu memperkirakan dimensi lewat penghilatannya.

cara stimulir secara keseluruhan: cara terbaik adalah mengajaknya bermain, mulai dari motorik kasar (kayak berjalan, lari-larian kalo udah bisa lari), motorik halus (bermain lipat kertas atau origami, menggambar dan mewarnai), mendampingi sambil nonton tv acara anak-anak, dan berusaha menjawab dengan sabar setiap dia tanya "kenapa?"

3. Untuk advanced learning, lebih baik konsultasi langsung sama profesional, terutama psikolog anak.




Powered by Yahoo! Answers

Wednesday, June 18, 2014

bagaimana mendeteksi kecerdasan anak sejak dini?

Q.

A. Salam Bu Naning..


"tidak ada satupun anak di dunia ini yang terlahir bodoh, lebih tepatnya mereka di paksa untuk bodoh",Adi W Gunawan


Pertanyaan Ibu sangat mudah dijawab....
Kecerdasan anak tidak perlu dideteksi, karena tiap anak didunia ini terlahir dengan kondisi kecerdasan yang sama....
kita terlahir genius
namun dengan perjalanan waktu, kecerdasan mereka akan dibatasi oleh lingkungan...
sehingga tingkat kecerdasan anak bukan tergantung dari bakat anak tersebut lahir, namun lebih tepatnya ditentukan oleh lingkungan sekitarnya....

saya akan berikan gambaran tentang belief(kepercayaan) mengenai Kecerdasan
-Orang yang percaya bahwa Kecerdasan adalah bakat yang berbeda pada tiap anak, dalam mendidik anak, cenderung melihat semua masalah dari sisi anak, saat anak mereka prestasi jelek, mereka akan melihat masalahnya dari sisi anak, ada yang tidak beres dengan anak, anak bodoh, otak udang, dll...
-orang yang percaya bahwa kecerdasan bukanlah bakat namun ditentukan oleh bagaimana cara mereka mengasuh, akan melihat semua masalah dari sudut pandang cara asuh mereka... sehingga mereka akan lebih hati hati dalam mendidik anak.....

jadi yang manakan pola pemikiran ibu???

semoga bermanfaat

salam

Apa hubungannya sidik jari sama kecerdasan anak?
Q. Aku liat iklan di TV soal tes sidik jari buat ngeliat kemampuan otak anak. Sebenernya doeloe juga udah pernah denger sih, tapi koq berasa kayak palmistry gitu ya kesannya~

Emangnya bener tuh? Ilmiah nggak?
Trus gimana cara ngeliatnya? Mksudq, koq bisa sidik jari yg melengkung kyk gini brarti bakatnya ini, sidik jari yg melingkar brarti bakatnya ini? Kira2 akurasinya berapa persen ya? hmm~

Makasih bantuannya... :)

A. Berangkat dari Metode Ilmiah yang selalu ingin tahu dan berusaha mencari tahu jawabannya. Dan didapatlah bahwa "Sidik Jari Ikut Menentukan Kecerdasan Anak". Entah untuk mencari sensasi atau kenyataan, karena antara keduanya hampir tidak dinding pemisahnya alias tidak jelas.
Biasanya, pengetahuan berangkat dari hal-hal yang sepertinya tidak mungkin. Dan lama kelamaan, sejalan dengan kemajuan ilmu pengetahuan, akan semakin jelas BENAR dan TIDAKnya.
Semuanya kembali kepada Anda. Hanya saja, jangan lupa, mainkan / manfaatkan / gunakan logika berfikir kita, "masuk akalkah kalau goresan / lingkaran sidik jari tersebut menentukan kecerdasan anak?".
Berdasarkan penelitian, sidik jari merupakan identitas si pemiliknya. Bahkan, dari sidik jari bisa dilukis wajah sipemiliknya.
Tentang hubungannya dengan kecerdasan, secara pribadi (terus terang), saya masih sangat meragukan karena kecerdasaran bisa diasah atau ditingkatkan, apakah hal ini juga berarti bahwa sidik jari juga akan berubah? Ga mungkin bukan?
Kalau benar, hal ini akan menggugurkan teori yang lama dimana sidik jari dijadikan sebagai identitas pemiliknya, yang hingga kini masih OK punya.

adakah kekerasan terhadap anak pada kecerdasan dan pola pikirnya?
Q. bila terlanjur terjadi bagaimana kiat menanggulanginya?

A. hai ...

mnurut aq, kekerasan pada anak dgn tujuan apapun akan menghambat pertumbuhan jiwa serta kreatifitasnya,

mungkin ada sebagian orang tua yg beranggapan bahwa mendidik anak dgn metode kekerasan akan membuat anak patuh pada "TUJUAN" orang tua demi membuat si anak pintar,
akan tetapi kita lupa bahwa akhirnya nanti si anak akan terpola cara berpikirnya bahwa hanya dgn DIKTE orang tualah dia bisa melakukan atau tidak melakukan sesuatu, dia tidak lagi berupaya utk memberdayakan kreatifitasnya,

si anak juga akan terbiasa menganggap bahwa apa yg diperintahkan orangtuanya adalah MUTLAK BENAR, yg berarti otak dan kreatifitasnya serta daya kritisnya tidak lagi merespon dlm suasana yg sedang dalam masa pertumbuhan,

yg juga tidak kalah penting, pada pola pikirnya akan terbentuk juga sesuatu yg HARUS DITIRU dari orang tuanya, yaitu MELAKUKAN KEKERASAN,
ini khan sangat membahayakan masa depan si anak, membahayakan proses pembentukan akhlak dan karakternya,

jadi sangat keliru cara mendidik anak dengan kekerasan, bagaimanapun yg namanya kekerasan adalah menganiaya, apakah kita rela menganiaya pertumbuhan jiwa dan kreatifitas anak kita ?

biarkan kita sebagai orangtuanya dlm proses mendidiknya sebagai pengawas dan pembimbing, agar kreatifitasnya berkembang dan berimprovisasi,

bila sdh terlanjur melakukan kekerasan selama ini, ada baiknya utk merubahnya dgn perlahan, mulailah dengan sesekali memujinya, memberinya hadiah dan secara berkala membawanya ke tempat hiburan yg segar, yg memungkinkan juga memiliki sarana mendidik yg menuntut kreatifitas,

hindarkanlah cara memarahi yg sangat keras saat dia melakukan kesalahan, akan tetapi berikan penjelasan serta pengarahan utk memberitahunya mana yg boleh dan mana yg tidak boleh, mana yang baik dan mana yg tidak baik,

hati - hati lho, cara mendidik dgn kekerasan sama saja dgn menumbuhkan bibit - bibit sadisme pada anak kita, anda tdk mau khan ?

semoga penjelasan sederhana ini bisa bermanfaat





"thanx"

Pada anak usia berapa tahunkah cara paling efektif mengajarkan anak u/ sikat gigi?dan bgmn caranya?
Q. Anak saya berusia 25 bulan, gigi susu bagian depan sudah patah 1/2 secara horizontal, akan tetapi ada sedikit bagian gigi yang masih "menyangkut" di gusi sehingga mengakibatkan rasa ngilu apabila dipakai u/ mengunyah/menggigit sehingga dia tidak mau makan dan tidak mau lagi menggosok giginya :(

A. Kecerdasan tiap anak berbeda-beda, namum mengajarkan menyikat gigi sebaiknya waktu anak sudah dapat diberi pengertian mangenai kesehatan gigi dan dapat memegang sikat gigi.

Untuk gigi yang patah, sebaiknya dibawa ke dokter gigi untuk dibersihkan dan ditambal. Karena kalau dicabut sebelum waktunya, menyebabkkan pertumuhan gigi permanennya menjadi kurang rapi.

Semoga bermanfaat.

bagaimana cara untuk mengetahui tingkat kecerdasan anak saya yang berusia 2 tahun?
Q.

A. coba aja anda cari pada situs2 atau buku-buku parenting step2 perkembangan anak sesuai umur, kalau anak anda sudah menunjukkan perkembangan yang sesuai berarti tidak ada masalah dengan kecerdasan anak anda.




Powered by Yahoo! Answers

Thursday, May 29, 2014

bagaimana mendeteksi kecerdasan anak sejak dini?

Q.

A. Salam Bu Naning..


"tidak ada satupun anak di dunia ini yang terlahir bodoh, lebih tepatnya mereka di paksa untuk bodoh",Adi W Gunawan


Pertanyaan Ibu sangat mudah dijawab....
Kecerdasan anak tidak perlu dideteksi, karena tiap anak didunia ini terlahir dengan kondisi kecerdasan yang sama....
kita terlahir genius
namun dengan perjalanan waktu, kecerdasan mereka akan dibatasi oleh lingkungan...
sehingga tingkat kecerdasan anak bukan tergantung dari bakat anak tersebut lahir, namun lebih tepatnya ditentukan oleh lingkungan sekitarnya....

saya akan berikan gambaran tentang belief(kepercayaan) mengenai Kecerdasan
-Orang yang percaya bahwa Kecerdasan adalah bakat yang berbeda pada tiap anak, dalam mendidik anak, cenderung melihat semua masalah dari sisi anak, saat anak mereka prestasi jelek, mereka akan melihat masalahnya dari sisi anak, ada yang tidak beres dengan anak, anak bodoh, otak udang, dll...
-orang yang percaya bahwa kecerdasan bukanlah bakat namun ditentukan oleh bagaimana cara mereka mengasuh, akan melihat semua masalah dari sudut pandang cara asuh mereka... sehingga mereka akan lebih hati hati dalam mendidik anak.....

jadi yang manakan pola pemikiran ibu???

semoga bermanfaat

salam

Apa hubungannya sidik jari sama kecerdasan anak?
Q. Aku liat iklan di TV soal tes sidik jari buat ngeliat kemampuan otak anak. Sebenernya doeloe juga udah pernah denger sih, tapi koq berasa kayak palmistry gitu ya kesannya~

Emangnya bener tuh? Ilmiah nggak?
Trus gimana cara ngeliatnya? Mksudq, koq bisa sidik jari yg melengkung kyk gini brarti bakatnya ini, sidik jari yg melingkar brarti bakatnya ini? Kira2 akurasinya berapa persen ya? hmm~

Makasih bantuannya... :)

A. Berangkat dari Metode Ilmiah yang selalu ingin tahu dan berusaha mencari tahu jawabannya. Dan didapatlah bahwa "Sidik Jari Ikut Menentukan Kecerdasan Anak". Entah untuk mencari sensasi atau kenyataan, karena antara keduanya hampir tidak dinding pemisahnya alias tidak jelas.
Biasanya, pengetahuan berangkat dari hal-hal yang sepertinya tidak mungkin. Dan lama kelamaan, sejalan dengan kemajuan ilmu pengetahuan, akan semakin jelas BENAR dan TIDAKnya.
Semuanya kembali kepada Anda. Hanya saja, jangan lupa, mainkan / manfaatkan / gunakan logika berfikir kita, "masuk akalkah kalau goresan / lingkaran sidik jari tersebut menentukan kecerdasan anak?".
Berdasarkan penelitian, sidik jari merupakan identitas si pemiliknya. Bahkan, dari sidik jari bisa dilukis wajah sipemiliknya.
Tentang hubungannya dengan kecerdasan, secara pribadi (terus terang), saya masih sangat meragukan karena kecerdasaran bisa diasah atau ditingkatkan, apakah hal ini juga berarti bahwa sidik jari juga akan berubah? Ga mungkin bukan?
Kalau benar, hal ini akan menggugurkan teori yang lama dimana sidik jari dijadikan sebagai identitas pemiliknya, yang hingga kini masih OK punya.

adakah kekerasan terhadap anak pada kecerdasan dan pola pikirnya?
Q. bila terlanjur terjadi bagaimana kiat menanggulanginya?

A. hai ...

mnurut aq, kekerasan pada anak dgn tujuan apapun akan menghambat pertumbuhan jiwa serta kreatifitasnya,

mungkin ada sebagian orang tua yg beranggapan bahwa mendidik anak dgn metode kekerasan akan membuat anak patuh pada "TUJUAN" orang tua demi membuat si anak pintar,
akan tetapi kita lupa bahwa akhirnya nanti si anak akan terpola cara berpikirnya bahwa hanya dgn DIKTE orang tualah dia bisa melakukan atau tidak melakukan sesuatu, dia tidak lagi berupaya utk memberdayakan kreatifitasnya,

si anak juga akan terbiasa menganggap bahwa apa yg diperintahkan orangtuanya adalah MUTLAK BENAR, yg berarti otak dan kreatifitasnya serta daya kritisnya tidak lagi merespon dlm suasana yg sedang dalam masa pertumbuhan,

yg juga tidak kalah penting, pada pola pikirnya akan terbentuk juga sesuatu yg HARUS DITIRU dari orang tuanya, yaitu MELAKUKAN KEKERASAN,
ini khan sangat membahayakan masa depan si anak, membahayakan proses pembentukan akhlak dan karakternya,

jadi sangat keliru cara mendidik anak dengan kekerasan, bagaimanapun yg namanya kekerasan adalah menganiaya, apakah kita rela menganiaya pertumbuhan jiwa dan kreatifitas anak kita ?

biarkan kita sebagai orangtuanya dlm proses mendidiknya sebagai pengawas dan pembimbing, agar kreatifitasnya berkembang dan berimprovisasi,

bila sdh terlanjur melakukan kekerasan selama ini, ada baiknya utk merubahnya dgn perlahan, mulailah dengan sesekali memujinya, memberinya hadiah dan secara berkala membawanya ke tempat hiburan yg segar, yg memungkinkan juga memiliki sarana mendidik yg menuntut kreatifitas,

hindarkanlah cara memarahi yg sangat keras saat dia melakukan kesalahan, akan tetapi berikan penjelasan serta pengarahan utk memberitahunya mana yg boleh dan mana yg tidak boleh, mana yang baik dan mana yg tidak baik,

hati - hati lho, cara mendidik dgn kekerasan sama saja dgn menumbuhkan bibit - bibit sadisme pada anak kita, anda tdk mau khan ?

semoga penjelasan sederhana ini bisa bermanfaat





"thanx"

Pada anak usia berapa tahunkah cara paling efektif mengajarkan anak u/ sikat gigi?dan bgmn caranya?
Q. Anak saya berusia 25 bulan, gigi susu bagian depan sudah patah 1/2 secara horizontal, akan tetapi ada sedikit bagian gigi yang masih "menyangkut" di gusi sehingga mengakibatkan rasa ngilu apabila dipakai u/ mengunyah/menggigit sehingga dia tidak mau makan dan tidak mau lagi menggosok giginya :(

A. Kecerdasan tiap anak berbeda-beda, namum mengajarkan menyikat gigi sebaiknya waktu anak sudah dapat diberi pengertian mangenai kesehatan gigi dan dapat memegang sikat gigi.

Untuk gigi yang patah, sebaiknya dibawa ke dokter gigi untuk dibersihkan dan ditambal. Karena kalau dicabut sebelum waktunya, menyebabkkan pertumuhan gigi permanennya menjadi kurang rapi.

Semoga bermanfaat.

bagaimana cara untuk mengetahui tingkat kecerdasan anak saya yang berusia 2 tahun?
Q.

A. coba aja anda cari pada situs2 atau buku-buku parenting step2 perkembangan anak sesuai umur, kalau anak anda sudah menunjukkan perkembangan yang sesuai berarti tidak ada masalah dengan kecerdasan anak anda.




Powered by Yahoo! Answers

Thursday, May 22, 2014

kapan waktunya kecerdasan anak dibentuk???

Q. mau tanya dong..
kapan sih saatnya kecerdasan anak dibentuk, kapan saat yang tepat untuk menjadikan anak manjadi pintar?
bagaimana caranya??
tolong yaaa..

A. 1. Kecerdasan anak dapat dipentuk sejak dr dlm kandungan contohnya : dengan makan makanan yang bergizi dan bernutrisi n minum susu yang banyak mengandung folat krn baik u/ pertumbuhan otak janin, untuk dari luarnya bisa dengan dengerin musik jazz / clasic krn janin yg dlm kandungan tu udah bisa menerima komunikasi dari lingkungan luar terutama ibunya, sering2 aja dia bercerita biar ada kaitan psikologi antara ibu dan anak sejak dini
2. Stlah lahir masa umur 1-3 thn adalah masa emas untuk perkembangan otak, usahakan kasih ASI n asupan makanan yang bergizi, jgn hindarkan mereka dari lemak (lemak yg baik) krn mereka sngt butuh lemak untuk perkembangan otaknya)

Apa Matematika selalu menjadi standar kecerdasan anak?
Q. Apa benar jika seorang anak pandai Matematika, berarti anak tersebut cerdas? Apa harus Matematika?

A. ada beberapa kecerdasan pada setiap manusia antara lain :
1. kecerdasan kinestik ( olah/gerak tubuh ) seperti para olah ragawan
2. kecerdasar linguistik / bahasa - para presenter, dramawan, pembaca berit adll
3. kecerdasan seni - menjadi musisi, penyanyi, penari, pemahat
4. kecerdasan matematis, kemampuan behitung/matematika
5. kecerdasan sosial - kemampuan bersosialisasi dengan orang lain,
6. kecerdasan emosional - kemampuan mengendalikan diri
7. kecerdasan spiritual - kemampuan ritual dalam hubungan dengan Tuhan dan mahluk ciptaan Tuhan
SETIAP MANUSIA MEMILIKI KECERDASAN YANG BERVARIASI , NAH SAYA YAKIN ANDA MEMILIKI BEBERAPA KECERDASAN SEPERTI DIATAS,
keberhasilan seseorang ditentukan oleh kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual dan kecerdasan intelegensial. semoga membantu

Bagaimana menstimulir kecerdasan anak batita?
Q. 1. Bagaimana caranya menstimulir kecerdasan pada anak batita, misal usia 1 tahun?
2. Saya pernah baca sekilas tentang adanya macam2 kecerdasan (kecerdasan motorik, sosial, visual, dst), apakah ini? Dan bagaimana menstimulirnya di anak batita?
3. Bagaimana dengan advance learning yang sepertinya sekarang sedang trend, misalnya Mind Map yang saya dengar berkali-kali disinggung di radio. Apakah applicable untuk batita? Advance learning apa yang bisa diterapkan di batita? Dan apakah memang cara2 advance learning baik/perlu diterapkan pada anak (mengingat di beberapa negara lain justru dilarang/tidak di-encourage)?
Thanks.

A. Hai T.O.S.I !

Gw udah coba ini sama keponakan gw, dan kayaknya ada hasil tuh.... Kesian ya dia jadi kelinci percobaan :D

1. Hal yang paling sederhana adalah megajak dia bicara, seolah-olah dia bisa mengerti apa yang kita bicarakan, sesering mungkin. Hasilnya sama ponakan gw adalah dia lebih cepat bicara daripada anak sebayanya. Dia juga mampu mengucapkan huruf "R" walaupun belom sempurna, tapi yang penting ga cedal.

Ini gw lakukan sejak dia baru lahir, dia udah gw ajak ngomong.

2. kecerdasan motorik= kemampuan untuk bergerak dan mangatur tenaga, apakah arah gerakan tepat dan apakah distribusi tenaganya sesuai.
Sosial=kemampuan untuk berhubungan dengan orang lain, memahami etika dalam hubungan antar pribadi, dan mengembangkan empati.
Visual=kemampuan untuk memahami bentuk-bentuk lewat penghilatan, mampu memperkirakan dimensi lewat penghilatannya.

cara stimulir secara keseluruhan: cara terbaik adalah mengajaknya bermain, mulai dari motorik kasar (kayak berjalan, lari-larian kalo udah bisa lari), motorik halus (bermain lipat kertas atau origami, menggambar dan mewarnai), mendampingi sambil nonton tv acara anak-anak, dan berusaha menjawab dengan sabar setiap dia tanya "kenapa?"

3. Untuk advanced learning, lebih baik konsultasi langsung sama profesional, terutama psikolog anak.

bagaimana mendeteksi kecerdasan anak sejak dini?
Q.

A. Salam Bu Naning..


"tidak ada satupun anak di dunia ini yang terlahir bodoh, lebih tepatnya mereka di paksa untuk bodoh",Adi W Gunawan


Pertanyaan Ibu sangat mudah dijawab....
Kecerdasan anak tidak perlu dideteksi, karena tiap anak didunia ini terlahir dengan kondisi kecerdasan yang sama....
kita terlahir genius
namun dengan perjalanan waktu, kecerdasan mereka akan dibatasi oleh lingkungan...
sehingga tingkat kecerdasan anak bukan tergantung dari bakat anak tersebut lahir, namun lebih tepatnya ditentukan oleh lingkungan sekitarnya....

saya akan berikan gambaran tentang belief(kepercayaan) mengenai Kecerdasan
-Orang yang percaya bahwa Kecerdasan adalah bakat yang berbeda pada tiap anak, dalam mendidik anak, cenderung melihat semua masalah dari sisi anak, saat anak mereka prestasi jelek, mereka akan melihat masalahnya dari sisi anak, ada yang tidak beres dengan anak, anak bodoh, otak udang, dll...
-orang yang percaya bahwa kecerdasan bukanlah bakat namun ditentukan oleh bagaimana cara mereka mengasuh, akan melihat semua masalah dari sudut pandang cara asuh mereka... sehingga mereka akan lebih hati hati dalam mendidik anak.....

jadi yang manakan pola pemikiran ibu???

semoga bermanfaat

salam

Apa hubungannya sidik jari sama kecerdasan anak?
Q. Aku liat iklan di TV soal tes sidik jari buat ngeliat kemampuan otak anak. Sebenernya doeloe juga udah pernah denger sih, tapi koq berasa kayak palmistry gitu ya kesannya~

Emangnya bener tuh? Ilmiah nggak?
Trus gimana cara ngeliatnya? Mksudq, koq bisa sidik jari yg melengkung kyk gini brarti bakatnya ini, sidik jari yg melingkar brarti bakatnya ini? Kira2 akurasinya berapa persen ya? hmm~

Makasih bantuannya... :)

A. Berangkat dari Metode Ilmiah yang selalu ingin tahu dan berusaha mencari tahu jawabannya. Dan didapatlah bahwa "Sidik Jari Ikut Menentukan Kecerdasan Anak". Entah untuk mencari sensasi atau kenyataan, karena antara keduanya hampir tidak dinding pemisahnya alias tidak jelas.
Biasanya, pengetahuan berangkat dari hal-hal yang sepertinya tidak mungkin. Dan lama kelamaan, sejalan dengan kemajuan ilmu pengetahuan, akan semakin jelas BENAR dan TIDAKnya.
Semuanya kembali kepada Anda. Hanya saja, jangan lupa, mainkan / manfaatkan / gunakan logika berfikir kita, "masuk akalkah kalau goresan / lingkaran sidik jari tersebut menentukan kecerdasan anak?".
Berdasarkan penelitian, sidik jari merupakan identitas si pemiliknya. Bahkan, dari sidik jari bisa dilukis wajah sipemiliknya.
Tentang hubungannya dengan kecerdasan, secara pribadi (terus terang), saya masih sangat meragukan karena kecerdasaran bisa diasah atau ditingkatkan, apakah hal ini juga berarti bahwa sidik jari juga akan berubah? Ga mungkin bukan?
Kalau benar, hal ini akan menggugurkan teori yang lama dimana sidik jari dijadikan sebagai identitas pemiliknya, yang hingga kini masih OK punya.




Powered by Yahoo! Answers

Monday, May 12, 2014

kapan waktunya kecerdasan anak dibentuk???

Q. mau tanya dong..
kapan sih saatnya kecerdasan anak dibentuk, kapan saat yang tepat untuk menjadikan anak manjadi pintar?
bagaimana caranya??
tolong yaaa..

A. 1. Kecerdasan anak dapat dipentuk sejak dr dlm kandungan contohnya : dengan makan makanan yang bergizi dan bernutrisi n minum susu yang banyak mengandung folat krn baik u/ pertumbuhan otak janin, untuk dari luarnya bisa dengan dengerin musik jazz / clasic krn janin yg dlm kandungan tu udah bisa menerima komunikasi dari lingkungan luar terutama ibunya, sering2 aja dia bercerita biar ada kaitan psikologi antara ibu dan anak sejak dini
2. Stlah lahir masa umur 1-3 thn adalah masa emas untuk perkembangan otak, usahakan kasih ASI n asupan makanan yang bergizi, jgn hindarkan mereka dari lemak (lemak yg baik) krn mereka sngt butuh lemak untuk perkembangan otaknya)

Apa Matematika selalu menjadi standar kecerdasan anak?
Q. Apa benar jika seorang anak pandai Matematika, berarti anak tersebut cerdas? Apa harus Matematika?

A. ada beberapa kecerdasan pada setiap manusia antara lain :
1. kecerdasan kinestik ( olah/gerak tubuh ) seperti para olah ragawan
2. kecerdasar linguistik / bahasa - para presenter, dramawan, pembaca berit adll
3. kecerdasan seni - menjadi musisi, penyanyi, penari, pemahat
4. kecerdasan matematis, kemampuan behitung/matematika
5. kecerdasan sosial - kemampuan bersosialisasi dengan orang lain,
6. kecerdasan emosional - kemampuan mengendalikan diri
7. kecerdasan spiritual - kemampuan ritual dalam hubungan dengan Tuhan dan mahluk ciptaan Tuhan
SETIAP MANUSIA MEMILIKI KECERDASAN YANG BERVARIASI , NAH SAYA YAKIN ANDA MEMILIKI BEBERAPA KECERDASAN SEPERTI DIATAS,
keberhasilan seseorang ditentukan oleh kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual dan kecerdasan intelegensial. semoga membantu

Bagaimana menstimulir kecerdasan anak batita?
Q. 1. Bagaimana caranya menstimulir kecerdasan pada anak batita, misal usia 1 tahun?
2. Saya pernah baca sekilas tentang adanya macam2 kecerdasan (kecerdasan motorik, sosial, visual, dst), apakah ini? Dan bagaimana menstimulirnya di anak batita?
3. Bagaimana dengan advance learning yang sepertinya sekarang sedang trend, misalnya Mind Map yang saya dengar berkali-kali disinggung di radio. Apakah applicable untuk batita? Advance learning apa yang bisa diterapkan di batita? Dan apakah memang cara2 advance learning baik/perlu diterapkan pada anak (mengingat di beberapa negara lain justru dilarang/tidak di-encourage)?
Thanks.

A. Hai T.O.S.I !

Gw udah coba ini sama keponakan gw, dan kayaknya ada hasil tuh.... Kesian ya dia jadi kelinci percobaan :D

1. Hal yang paling sederhana adalah megajak dia bicara, seolah-olah dia bisa mengerti apa yang kita bicarakan, sesering mungkin. Hasilnya sama ponakan gw adalah dia lebih cepat bicara daripada anak sebayanya. Dia juga mampu mengucapkan huruf "R" walaupun belom sempurna, tapi yang penting ga cedal.

Ini gw lakukan sejak dia baru lahir, dia udah gw ajak ngomong.

2. kecerdasan motorik= kemampuan untuk bergerak dan mangatur tenaga, apakah arah gerakan tepat dan apakah distribusi tenaganya sesuai.
Sosial=kemampuan untuk berhubungan dengan orang lain, memahami etika dalam hubungan antar pribadi, dan mengembangkan empati.
Visual=kemampuan untuk memahami bentuk-bentuk lewat penghilatan, mampu memperkirakan dimensi lewat penghilatannya.

cara stimulir secara keseluruhan: cara terbaik adalah mengajaknya bermain, mulai dari motorik kasar (kayak berjalan, lari-larian kalo udah bisa lari), motorik halus (bermain lipat kertas atau origami, menggambar dan mewarnai), mendampingi sambil nonton tv acara anak-anak, dan berusaha menjawab dengan sabar setiap dia tanya "kenapa?"

3. Untuk advanced learning, lebih baik konsultasi langsung sama profesional, terutama psikolog anak.

bagaimana mendeteksi kecerdasan anak sejak dini?
Q.

A. Salam Bu Naning..


"tidak ada satupun anak di dunia ini yang terlahir bodoh, lebih tepatnya mereka di paksa untuk bodoh",Adi W Gunawan


Pertanyaan Ibu sangat mudah dijawab....
Kecerdasan anak tidak perlu dideteksi, karena tiap anak didunia ini terlahir dengan kondisi kecerdasan yang sama....
kita terlahir genius
namun dengan perjalanan waktu, kecerdasan mereka akan dibatasi oleh lingkungan...
sehingga tingkat kecerdasan anak bukan tergantung dari bakat anak tersebut lahir, namun lebih tepatnya ditentukan oleh lingkungan sekitarnya....

saya akan berikan gambaran tentang belief(kepercayaan) mengenai Kecerdasan
-Orang yang percaya bahwa Kecerdasan adalah bakat yang berbeda pada tiap anak, dalam mendidik anak, cenderung melihat semua masalah dari sisi anak, saat anak mereka prestasi jelek, mereka akan melihat masalahnya dari sisi anak, ada yang tidak beres dengan anak, anak bodoh, otak udang, dll...
-orang yang percaya bahwa kecerdasan bukanlah bakat namun ditentukan oleh bagaimana cara mereka mengasuh, akan melihat semua masalah dari sudut pandang cara asuh mereka... sehingga mereka akan lebih hati hati dalam mendidik anak.....

jadi yang manakan pola pemikiran ibu???

semoga bermanfaat

salam

Apa hubungannya sidik jari sama kecerdasan anak?
Q. Aku liat iklan di TV soal tes sidik jari buat ngeliat kemampuan otak anak. Sebenernya doeloe juga udah pernah denger sih, tapi koq berasa kayak palmistry gitu ya kesannya~

Emangnya bener tuh? Ilmiah nggak?
Trus gimana cara ngeliatnya? Mksudq, koq bisa sidik jari yg melengkung kyk gini brarti bakatnya ini, sidik jari yg melingkar brarti bakatnya ini? Kira2 akurasinya berapa persen ya? hmm~

Makasih bantuannya... :)

A. Berangkat dari Metode Ilmiah yang selalu ingin tahu dan berusaha mencari tahu jawabannya. Dan didapatlah bahwa "Sidik Jari Ikut Menentukan Kecerdasan Anak". Entah untuk mencari sensasi atau kenyataan, karena antara keduanya hampir tidak dinding pemisahnya alias tidak jelas.
Biasanya, pengetahuan berangkat dari hal-hal yang sepertinya tidak mungkin. Dan lama kelamaan, sejalan dengan kemajuan ilmu pengetahuan, akan semakin jelas BENAR dan TIDAKnya.
Semuanya kembali kepada Anda. Hanya saja, jangan lupa, mainkan / manfaatkan / gunakan logika berfikir kita, "masuk akalkah kalau goresan / lingkaran sidik jari tersebut menentukan kecerdasan anak?".
Berdasarkan penelitian, sidik jari merupakan identitas si pemiliknya. Bahkan, dari sidik jari bisa dilukis wajah sipemiliknya.
Tentang hubungannya dengan kecerdasan, secara pribadi (terus terang), saya masih sangat meragukan karena kecerdasaran bisa diasah atau ditingkatkan, apakah hal ini juga berarti bahwa sidik jari juga akan berubah? Ga mungkin bukan?
Kalau benar, hal ini akan menggugurkan teori yang lama dimana sidik jari dijadikan sebagai identitas pemiliknya, yang hingga kini masih OK punya.




Powered by Yahoo! Answers

Friday, May 2, 2014

Bagaimana menstimulir kecerdasan anak batita?

Q. 1. Bagaimana caranya menstimulir kecerdasan pada anak batita, misal usia 1 tahun?
2. Saya pernah baca sekilas tentang adanya macam2 kecerdasan (kecerdasan motorik, sosial, visual, dst), apakah ini? Dan bagaimana menstimulirnya di anak batita?
3. Bagaimana dengan advance learning yang sepertinya sekarang sedang trend, misalnya Mind Map yang saya dengar berkali-kali disinggung di radio. Apakah applicable untuk batita? Advance learning apa yang bisa diterapkan di batita? Dan apakah memang cara2 advance learning baik/perlu diterapkan pada anak (mengingat di beberapa negara lain justru dilarang/tidak di-encourage)?
Thanks.

A. Hai T.O.S.I !

Gw udah coba ini sama keponakan gw, dan kayaknya ada hasil tuh.... Kesian ya dia jadi kelinci percobaan :D

1. Hal yang paling sederhana adalah megajak dia bicara, seolah-olah dia bisa mengerti apa yang kita bicarakan, sesering mungkin. Hasilnya sama ponakan gw adalah dia lebih cepat bicara daripada anak sebayanya. Dia juga mampu mengucapkan huruf "R" walaupun belom sempurna, tapi yang penting ga cedal.

Ini gw lakukan sejak dia baru lahir, dia udah gw ajak ngomong.

2. kecerdasan motorik= kemampuan untuk bergerak dan mangatur tenaga, apakah arah gerakan tepat dan apakah distribusi tenaganya sesuai.
Sosial=kemampuan untuk berhubungan dengan orang lain, memahami etika dalam hubungan antar pribadi, dan mengembangkan empati.
Visual=kemampuan untuk memahami bentuk-bentuk lewat penghilatan, mampu memperkirakan dimensi lewat penghilatannya.

cara stimulir secara keseluruhan: cara terbaik adalah mengajaknya bermain, mulai dari motorik kasar (kayak berjalan, lari-larian kalo udah bisa lari), motorik halus (bermain lipat kertas atau origami, menggambar dan mewarnai), mendampingi sambil nonton tv acara anak-anak, dan berusaha menjawab dengan sabar setiap dia tanya "kenapa?"

3. Untuk advanced learning, lebih baik konsultasi langsung sama profesional, terutama psikolog anak.

bagaimana mendeteksi kecerdasan anak sejak dini?
Q.

A. Salam Bu Naning..


"tidak ada satupun anak di dunia ini yang terlahir bodoh, lebih tepatnya mereka di paksa untuk bodoh",Adi W Gunawan


Pertanyaan Ibu sangat mudah dijawab....
Kecerdasan anak tidak perlu dideteksi, karena tiap anak didunia ini terlahir dengan kondisi kecerdasan yang sama....
kita terlahir genius
namun dengan perjalanan waktu, kecerdasan mereka akan dibatasi oleh lingkungan...
sehingga tingkat kecerdasan anak bukan tergantung dari bakat anak tersebut lahir, namun lebih tepatnya ditentukan oleh lingkungan sekitarnya....

saya akan berikan gambaran tentang belief(kepercayaan) mengenai Kecerdasan
-Orang yang percaya bahwa Kecerdasan adalah bakat yang berbeda pada tiap anak, dalam mendidik anak, cenderung melihat semua masalah dari sisi anak, saat anak mereka prestasi jelek, mereka akan melihat masalahnya dari sisi anak, ada yang tidak beres dengan anak, anak bodoh, otak udang, dll...
-orang yang percaya bahwa kecerdasan bukanlah bakat namun ditentukan oleh bagaimana cara mereka mengasuh, akan melihat semua masalah dari sudut pandang cara asuh mereka... sehingga mereka akan lebih hati hati dalam mendidik anak.....

jadi yang manakan pola pemikiran ibu???

semoga bermanfaat

salam

Apa hubungannya sidik jari sama kecerdasan anak?
Q. Aku liat iklan di TV soal tes sidik jari buat ngeliat kemampuan otak anak. Sebenernya doeloe juga udah pernah denger sih, tapi koq berasa kayak palmistry gitu ya kesannya~

Emangnya bener tuh? Ilmiah nggak?
Trus gimana cara ngeliatnya? Mksudq, koq bisa sidik jari yg melengkung kyk gini brarti bakatnya ini, sidik jari yg melingkar brarti bakatnya ini? Kira2 akurasinya berapa persen ya? hmm~

Makasih bantuannya... :)

A. Berangkat dari Metode Ilmiah yang selalu ingin tahu dan berusaha mencari tahu jawabannya. Dan didapatlah bahwa "Sidik Jari Ikut Menentukan Kecerdasan Anak". Entah untuk mencari sensasi atau kenyataan, karena antara keduanya hampir tidak dinding pemisahnya alias tidak jelas.
Biasanya, pengetahuan berangkat dari hal-hal yang sepertinya tidak mungkin. Dan lama kelamaan, sejalan dengan kemajuan ilmu pengetahuan, akan semakin jelas BENAR dan TIDAKnya.
Semuanya kembali kepada Anda. Hanya saja, jangan lupa, mainkan / manfaatkan / gunakan logika berfikir kita, "masuk akalkah kalau goresan / lingkaran sidik jari tersebut menentukan kecerdasan anak?".
Berdasarkan penelitian, sidik jari merupakan identitas si pemiliknya. Bahkan, dari sidik jari bisa dilukis wajah sipemiliknya.
Tentang hubungannya dengan kecerdasan, secara pribadi (terus terang), saya masih sangat meragukan karena kecerdasaran bisa diasah atau ditingkatkan, apakah hal ini juga berarti bahwa sidik jari juga akan berubah? Ga mungkin bukan?
Kalau benar, hal ini akan menggugurkan teori yang lama dimana sidik jari dijadikan sebagai identitas pemiliknya, yang hingga kini masih OK punya.

adakah kekerasan terhadap anak pada kecerdasan dan pola pikirnya?
Q. bila terlanjur terjadi bagaimana kiat menanggulanginya?

A. hai ...

mnurut aq, kekerasan pada anak dgn tujuan apapun akan menghambat pertumbuhan jiwa serta kreatifitasnya,

mungkin ada sebagian orang tua yg beranggapan bahwa mendidik anak dgn metode kekerasan akan membuat anak patuh pada "TUJUAN" orang tua demi membuat si anak pintar,
akan tetapi kita lupa bahwa akhirnya nanti si anak akan terpola cara berpikirnya bahwa hanya dgn DIKTE orang tualah dia bisa melakukan atau tidak melakukan sesuatu, dia tidak lagi berupaya utk memberdayakan kreatifitasnya,

si anak juga akan terbiasa menganggap bahwa apa yg diperintahkan orangtuanya adalah MUTLAK BENAR, yg berarti otak dan kreatifitasnya serta daya kritisnya tidak lagi merespon dlm suasana yg sedang dalam masa pertumbuhan,

yg juga tidak kalah penting, pada pola pikirnya akan terbentuk juga sesuatu yg HARUS DITIRU dari orang tuanya, yaitu MELAKUKAN KEKERASAN,
ini khan sangat membahayakan masa depan si anak, membahayakan proses pembentukan akhlak dan karakternya,

jadi sangat keliru cara mendidik anak dengan kekerasan, bagaimanapun yg namanya kekerasan adalah menganiaya, apakah kita rela menganiaya pertumbuhan jiwa dan kreatifitas anak kita ?

biarkan kita sebagai orangtuanya dlm proses mendidiknya sebagai pengawas dan pembimbing, agar kreatifitasnya berkembang dan berimprovisasi,

bila sdh terlanjur melakukan kekerasan selama ini, ada baiknya utk merubahnya dgn perlahan, mulailah dengan sesekali memujinya, memberinya hadiah dan secara berkala membawanya ke tempat hiburan yg segar, yg memungkinkan juga memiliki sarana mendidik yg menuntut kreatifitas,

hindarkanlah cara memarahi yg sangat keras saat dia melakukan kesalahan, akan tetapi berikan penjelasan serta pengarahan utk memberitahunya mana yg boleh dan mana yg tidak boleh, mana yang baik dan mana yg tidak baik,

hati - hati lho, cara mendidik dgn kekerasan sama saja dgn menumbuhkan bibit - bibit sadisme pada anak kita, anda tdk mau khan ?

semoga penjelasan sederhana ini bisa bermanfaat





"thanx"

Pada anak usia berapa tahunkah cara paling efektif mengajarkan anak u/ sikat gigi?dan bgmn caranya?
Q. Anak saya berusia 25 bulan, gigi susu bagian depan sudah patah 1/2 secara horizontal, akan tetapi ada sedikit bagian gigi yang masih "menyangkut" di gusi sehingga mengakibatkan rasa ngilu apabila dipakai u/ mengunyah/menggigit sehingga dia tidak mau makan dan tidak mau lagi menggosok giginya :(

A. Kecerdasan tiap anak berbeda-beda, namum mengajarkan menyikat gigi sebaiknya waktu anak sudah dapat diberi pengertian mangenai kesehatan gigi dan dapat memegang sikat gigi.

Untuk gigi yang patah, sebaiknya dibawa ke dokter gigi untuk dibersihkan dan ditambal. Karena kalau dicabut sebelum waktunya, menyebabkkan pertumuhan gigi permanennya menjadi kurang rapi.

Semoga bermanfaat.




Powered by Yahoo! Answers

bagaimana meningkatkan kecerdasan anak?

Q. anak saya sangat lemah dalam pelajaran, anak saya laki-laki kelas 2 SD, masih sulit baca tulis, tulisannya acak-acakan dan sulit dibaca, jika dijelaskan tentang pelajaran sulit menangkap, bahkan sering menangis, apa yang harus saya lakukan, apakah ada obat yang bisa membantu kecerdasan, atau dengan cara bagaimana anak saya bisa meningkat kecerdasannya?

A. anak-anak adalah titipan Tuhan, mereka punya karakteristik yang berbeda meskipun mereka anak kembar. Finlandia terpilih menjadi negera paling baik sistem pendidikannya, ada beberapa alasan mengapa Finlandia terpilih, diantaranya :
1. Finlandia tidaklah mengenjot siswanya dengan menambah jam-jam belajar, memberi beban PR tambahan, menerapkan disiplin tentara, atau memborbardir siswa dengan berbagai tes. Sebaliknya, siswa di Finlandia mulai sekolah pada usia yang agak lambat dibandingkan dengan negara-negara lain, yaitu pada usia 7 tahun, dan jam sekolah mereka justru lebih sedikit, yaitu hanya 30 jam perminggu. Bandingkan dengan Korea, ranking kedua setelah Finnlandia, yang siswanya menghabiskan 50 jam perminggu, bagi kita orangtua jangan paksa anak-anak untuk belajar, tapi biarkan mereka menikmati belajar dan bermain, cari apa yang mereka senangi, ketika kita memaksa mereka belajar artinya kita memberi mereka satu lagi hal yang dibenci, yaitu belajar. setiap pemaksaan akan berakhir pada trauma.
2. Ternyata kuncinya memang terletak pada kualitas gurunya. Guru-guru Finlandia boleh dikata adalah guru-guru dengan kualitas terbaik dengan pelatihan terbaik pula, sebagai orangtua sudahkan kita belajar menjadi guru yang baik bagi anak kita, berapa model belajar yang sudah kita kuasai, sampai dimana kita mengenal gaya belajar anak kita dan masih banyak lagi, sudahkah kita belajar akan hal tersebut?
3. Jika negara-negara lain percaya bahwa ujian dan evaluasi bagi siswa merupakan bagian yang sangat penting bagi kualitas pendidikan, mereka justru percaya bahwa ujian dan testing itulah yang menghancurkan tujuan belajar siswa. Terlalu banyak testing membuat kita cenderung mengajar siswa untuk lolos ujian.
Artinya jangan jadikan nilai ujian sebagai patokan keberhasilan dalam belajar, einstien, Thomas Alva Edison adalah contoh anak2 yang kurang berhasil dalam belajar di usia kecil, namun sejarah selanjutnya anda tahu sendiri.
4. Suasana sekolah sangat santai dan fleksibel. Terlalu banyak komando hanya akan menghasilkan rasa tertekan dan belajar menjadi tidak menyenangkan dan Siswa yang lambat mendapat dukungan yang intensif. demikian pula suasana di rumah, jangan menambah tekanan pada anak itu hanya membuat frustasi, buat suasana belajar menjadi begitu menyenangkan, ganti mainan dengan buku-buku pendidikan yang banyak gambarnya misalnya, letakkan di tempat2 yang bisa dijangkau anak, biarkan mereka memilih, tapi kita yang memberikan mereka pilihan tanpa disadari mereka.
5. Para guru sangat menghindari kritik terhadap pekerjaan siswa mereka. Menurut mereka, jika kita mengatakan "Kamu salah" pada siswa, maka hal tersebut akan membuat siswa malu. Dan jika mereka malu maka ini akan menghambat mereka dalam belajar. Di rumah pun hindari sebisa mungkin kata-kata negatif seperti diatas, kemudian membanding2kan dengan anak lain yang lebih pintar, itu hanya akan membuat mereka "down" atau jatuh secara mental, beri kata2 positif yang membangun semangatnya.
6. Kehebatan sistem pendidikan di Finlandia adalah gabungan antara kompetensi guru yang tinggi, kesabaran, toleransi dan komitmen pada keberhasilan melalui tanggung jawab pribadi. Kalau saya gagal dalam mengajar seorang siswa, kata seorang guru, maka itu berarti ada yang tidak beres dengan pengajaran saya! Kalau kita gagal mendidik anak di rumah artinya juga bahwa ada yang tidak beres dengan cara mendidik kita di rumah.

Menjadi tua adalah alami dan biasa, menjadi dewasa adalah pilihan, menghadapi ujian perlu belajar sungguh-sungguh, menghadapi anak lebih-lebih lagi, perlu belajar dan belajar. Maukan kita berkorban untuk anak kita?

kapan waktunya kecerdasan anak dibentuk???
Q. mau tanya dong..
kapan sih saatnya kecerdasan anak dibentuk, kapan saat yang tepat untuk menjadikan anak manjadi pintar?
bagaimana caranya??
tolong yaaa..

A. 1. Kecerdasan anak dapat dipentuk sejak dr dlm kandungan contohnya : dengan makan makanan yang bergizi dan bernutrisi n minum susu yang banyak mengandung folat krn baik u/ pertumbuhan otak janin, untuk dari luarnya bisa dengan dengerin musik jazz / clasic krn janin yg dlm kandungan tu udah bisa menerima komunikasi dari lingkungan luar terutama ibunya, sering2 aja dia bercerita biar ada kaitan psikologi antara ibu dan anak sejak dini
2. Stlah lahir masa umur 1-3 thn adalah masa emas untuk perkembangan otak, usahakan kasih ASI n asupan makanan yang bergizi, jgn hindarkan mereka dari lemak (lemak yg baik) krn mereka sngt butuh lemak untuk perkembangan otaknya)

Apa Matematika selalu menjadi standar kecerdasan anak?
Q. Apa benar jika seorang anak pandai Matematika, berarti anak tersebut cerdas? Apa harus Matematika?

A. ada beberapa kecerdasan pada setiap manusia antara lain :
1. kecerdasan kinestik ( olah/gerak tubuh ) seperti para olah ragawan
2. kecerdasar linguistik / bahasa - para presenter, dramawan, pembaca berit adll
3. kecerdasan seni - menjadi musisi, penyanyi, penari, pemahat
4. kecerdasan matematis, kemampuan behitung/matematika
5. kecerdasan sosial - kemampuan bersosialisasi dengan orang lain,
6. kecerdasan emosional - kemampuan mengendalikan diri
7. kecerdasan spiritual - kemampuan ritual dalam hubungan dengan Tuhan dan mahluk ciptaan Tuhan
SETIAP MANUSIA MEMILIKI KECERDASAN YANG BERVARIASI , NAH SAYA YAKIN ANDA MEMILIKI BEBERAPA KECERDASAN SEPERTI DIATAS,
keberhasilan seseorang ditentukan oleh kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual dan kecerdasan intelegensial. semoga membantu

Bagaimana menstimulir kecerdasan anak batita?
Q. 1. Bagaimana caranya menstimulir kecerdasan pada anak batita, misal usia 1 tahun?
2. Saya pernah baca sekilas tentang adanya macam2 kecerdasan (kecerdasan motorik, sosial, visual, dst), apakah ini? Dan bagaimana menstimulirnya di anak batita?
3. Bagaimana dengan advance learning yang sepertinya sekarang sedang trend, misalnya Mind Map yang saya dengar berkali-kali disinggung di radio. Apakah applicable untuk batita? Advance learning apa yang bisa diterapkan di batita? Dan apakah memang cara2 advance learning baik/perlu diterapkan pada anak (mengingat di beberapa negara lain justru dilarang/tidak di-encourage)?
Thanks.

A. Hai T.O.S.I !

Gw udah coba ini sama keponakan gw, dan kayaknya ada hasil tuh.... Kesian ya dia jadi kelinci percobaan :D

1. Hal yang paling sederhana adalah megajak dia bicara, seolah-olah dia bisa mengerti apa yang kita bicarakan, sesering mungkin. Hasilnya sama ponakan gw adalah dia lebih cepat bicara daripada anak sebayanya. Dia juga mampu mengucapkan huruf "R" walaupun belom sempurna, tapi yang penting ga cedal.

Ini gw lakukan sejak dia baru lahir, dia udah gw ajak ngomong.

2. kecerdasan motorik= kemampuan untuk bergerak dan mangatur tenaga, apakah arah gerakan tepat dan apakah distribusi tenaganya sesuai.
Sosial=kemampuan untuk berhubungan dengan orang lain, memahami etika dalam hubungan antar pribadi, dan mengembangkan empati.
Visual=kemampuan untuk memahami bentuk-bentuk lewat penghilatan, mampu memperkirakan dimensi lewat penghilatannya.

cara stimulir secara keseluruhan: cara terbaik adalah mengajaknya bermain, mulai dari motorik kasar (kayak berjalan, lari-larian kalo udah bisa lari), motorik halus (bermain lipat kertas atau origami, menggambar dan mewarnai), mendampingi sambil nonton tv acara anak-anak, dan berusaha menjawab dengan sabar setiap dia tanya "kenapa?"

3. Untuk advanced learning, lebih baik konsultasi langsung sama profesional, terutama psikolog anak.

bagaimana mendeteksi kecerdasan anak sejak dini?
Q.

A. Salam Bu Naning..


"tidak ada satupun anak di dunia ini yang terlahir bodoh, lebih tepatnya mereka di paksa untuk bodoh",Adi W Gunawan


Pertanyaan Ibu sangat mudah dijawab....
Kecerdasan anak tidak perlu dideteksi, karena tiap anak didunia ini terlahir dengan kondisi kecerdasan yang sama....
kita terlahir genius
namun dengan perjalanan waktu, kecerdasan mereka akan dibatasi oleh lingkungan...
sehingga tingkat kecerdasan anak bukan tergantung dari bakat anak tersebut lahir, namun lebih tepatnya ditentukan oleh lingkungan sekitarnya....

saya akan berikan gambaran tentang belief(kepercayaan) mengenai Kecerdasan
-Orang yang percaya bahwa Kecerdasan adalah bakat yang berbeda pada tiap anak, dalam mendidik anak, cenderung melihat semua masalah dari sisi anak, saat anak mereka prestasi jelek, mereka akan melihat masalahnya dari sisi anak, ada yang tidak beres dengan anak, anak bodoh, otak udang, dll...
-orang yang percaya bahwa kecerdasan bukanlah bakat namun ditentukan oleh bagaimana cara mereka mengasuh, akan melihat semua masalah dari sudut pandang cara asuh mereka... sehingga mereka akan lebih hati hati dalam mendidik anak.....

jadi yang manakan pola pemikiran ibu???

semoga bermanfaat

salam




Powered by Yahoo! Answers

Thursday, April 24, 2014

bagaimana mendeteksi kecerdasan anak sejak dini?

Q.

A. Salam Bu Naning..


"tidak ada satupun anak di dunia ini yang terlahir bodoh, lebih tepatnya mereka di paksa untuk bodoh",Adi W Gunawan


Pertanyaan Ibu sangat mudah dijawab....
Kecerdasan anak tidak perlu dideteksi, karena tiap anak didunia ini terlahir dengan kondisi kecerdasan yang sama....
kita terlahir genius
namun dengan perjalanan waktu, kecerdasan mereka akan dibatasi oleh lingkungan...
sehingga tingkat kecerdasan anak bukan tergantung dari bakat anak tersebut lahir, namun lebih tepatnya ditentukan oleh lingkungan sekitarnya....

saya akan berikan gambaran tentang belief(kepercayaan) mengenai Kecerdasan
-Orang yang percaya bahwa Kecerdasan adalah bakat yang berbeda pada tiap anak, dalam mendidik anak, cenderung melihat semua masalah dari sisi anak, saat anak mereka prestasi jelek, mereka akan melihat masalahnya dari sisi anak, ada yang tidak beres dengan anak, anak bodoh, otak udang, dll...
-orang yang percaya bahwa kecerdasan bukanlah bakat namun ditentukan oleh bagaimana cara mereka mengasuh, akan melihat semua masalah dari sudut pandang cara asuh mereka... sehingga mereka akan lebih hati hati dalam mendidik anak.....

jadi yang manakan pola pemikiran ibu???

semoga bermanfaat

salam

Apa hubungannya sidik jari sama kecerdasan anak?
Q. Aku liat iklan di TV soal tes sidik jari buat ngeliat kemampuan otak anak. Sebenernya doeloe juga udah pernah denger sih, tapi koq berasa kayak palmistry gitu ya kesannya~

Emangnya bener tuh? Ilmiah nggak?
Trus gimana cara ngeliatnya? Mksudq, koq bisa sidik jari yg melengkung kyk gini brarti bakatnya ini, sidik jari yg melingkar brarti bakatnya ini? Kira2 akurasinya berapa persen ya? hmm~

Makasih bantuannya... :)

A. Berangkat dari Metode Ilmiah yang selalu ingin tahu dan berusaha mencari tahu jawabannya. Dan didapatlah bahwa "Sidik Jari Ikut Menentukan Kecerdasan Anak". Entah untuk mencari sensasi atau kenyataan, karena antara keduanya hampir tidak dinding pemisahnya alias tidak jelas.
Biasanya, pengetahuan berangkat dari hal-hal yang sepertinya tidak mungkin. Dan lama kelamaan, sejalan dengan kemajuan ilmu pengetahuan, akan semakin jelas BENAR dan TIDAKnya.
Semuanya kembali kepada Anda. Hanya saja, jangan lupa, mainkan / manfaatkan / gunakan logika berfikir kita, "masuk akalkah kalau goresan / lingkaran sidik jari tersebut menentukan kecerdasan anak?".
Berdasarkan penelitian, sidik jari merupakan identitas si pemiliknya. Bahkan, dari sidik jari bisa dilukis wajah sipemiliknya.
Tentang hubungannya dengan kecerdasan, secara pribadi (terus terang), saya masih sangat meragukan karena kecerdasaran bisa diasah atau ditingkatkan, apakah hal ini juga berarti bahwa sidik jari juga akan berubah? Ga mungkin bukan?
Kalau benar, hal ini akan menggugurkan teori yang lama dimana sidik jari dijadikan sebagai identitas pemiliknya, yang hingga kini masih OK punya.

adakah kekerasan terhadap anak pada kecerdasan dan pola pikirnya?
Q. bila terlanjur terjadi bagaimana kiat menanggulanginya?

A. hai ...

mnurut aq, kekerasan pada anak dgn tujuan apapun akan menghambat pertumbuhan jiwa serta kreatifitasnya,

mungkin ada sebagian orang tua yg beranggapan bahwa mendidik anak dgn metode kekerasan akan membuat anak patuh pada "TUJUAN" orang tua demi membuat si anak pintar,
akan tetapi kita lupa bahwa akhirnya nanti si anak akan terpola cara berpikirnya bahwa hanya dgn DIKTE orang tualah dia bisa melakukan atau tidak melakukan sesuatu, dia tidak lagi berupaya utk memberdayakan kreatifitasnya,

si anak juga akan terbiasa menganggap bahwa apa yg diperintahkan orangtuanya adalah MUTLAK BENAR, yg berarti otak dan kreatifitasnya serta daya kritisnya tidak lagi merespon dlm suasana yg sedang dalam masa pertumbuhan,

yg juga tidak kalah penting, pada pola pikirnya akan terbentuk juga sesuatu yg HARUS DITIRU dari orang tuanya, yaitu MELAKUKAN KEKERASAN,
ini khan sangat membahayakan masa depan si anak, membahayakan proses pembentukan akhlak dan karakternya,

jadi sangat keliru cara mendidik anak dengan kekerasan, bagaimanapun yg namanya kekerasan adalah menganiaya, apakah kita rela menganiaya pertumbuhan jiwa dan kreatifitas anak kita ?

biarkan kita sebagai orangtuanya dlm proses mendidiknya sebagai pengawas dan pembimbing, agar kreatifitasnya berkembang dan berimprovisasi,

bila sdh terlanjur melakukan kekerasan selama ini, ada baiknya utk merubahnya dgn perlahan, mulailah dengan sesekali memujinya, memberinya hadiah dan secara berkala membawanya ke tempat hiburan yg segar, yg memungkinkan juga memiliki sarana mendidik yg menuntut kreatifitas,

hindarkanlah cara memarahi yg sangat keras saat dia melakukan kesalahan, akan tetapi berikan penjelasan serta pengarahan utk memberitahunya mana yg boleh dan mana yg tidak boleh, mana yang baik dan mana yg tidak baik,

hati - hati lho, cara mendidik dgn kekerasan sama saja dgn menumbuhkan bibit - bibit sadisme pada anak kita, anda tdk mau khan ?

semoga penjelasan sederhana ini bisa bermanfaat





"thanx"

Pada anak usia berapa tahunkah cara paling efektif mengajarkan anak u/ sikat gigi?dan bgmn caranya?
Q. Anak saya berusia 25 bulan, gigi susu bagian depan sudah patah 1/2 secara horizontal, akan tetapi ada sedikit bagian gigi yang masih "menyangkut" di gusi sehingga mengakibatkan rasa ngilu apabila dipakai u/ mengunyah/menggigit sehingga dia tidak mau makan dan tidak mau lagi menggosok giginya :(

A. Kecerdasan tiap anak berbeda-beda, namum mengajarkan menyikat gigi sebaiknya waktu anak sudah dapat diberi pengertian mangenai kesehatan gigi dan dapat memegang sikat gigi.

Untuk gigi yang patah, sebaiknya dibawa ke dokter gigi untuk dibersihkan dan ditambal. Karena kalau dicabut sebelum waktunya, menyebabkkan pertumuhan gigi permanennya menjadi kurang rapi.

Semoga bermanfaat.

bagaimana cara untuk mengetahui tingkat kecerdasan anak saya yang berusia 2 tahun?
Q.

A. coba aja anda cari pada situs2 atau buku-buku parenting step2 perkembangan anak sesuai umur, kalau anak anda sudah menunjukkan perkembangan yang sesuai berarti tidak ada masalah dengan kecerdasan anak anda.




Powered by Yahoo! Answers

Saturday, April 12, 2014

adakah kekerasan terhadap anak pada kecerdasan dan pola pikirnya?

Q. bila terlanjur terjadi bagaimana kiat menanggulanginya?

A. hai ...

mnurut aq, kekerasan pada anak dgn tujuan apapun akan menghambat pertumbuhan jiwa serta kreatifitasnya,

mungkin ada sebagian orang tua yg beranggapan bahwa mendidik anak dgn metode kekerasan akan membuat anak patuh pada "TUJUAN" orang tua demi membuat si anak pintar,
akan tetapi kita lupa bahwa akhirnya nanti si anak akan terpola cara berpikirnya bahwa hanya dgn DIKTE orang tualah dia bisa melakukan atau tidak melakukan sesuatu, dia tidak lagi berupaya utk memberdayakan kreatifitasnya,

si anak juga akan terbiasa menganggap bahwa apa yg diperintahkan orangtuanya adalah MUTLAK BENAR, yg berarti otak dan kreatifitasnya serta daya kritisnya tidak lagi merespon dlm suasana yg sedang dalam masa pertumbuhan,

yg juga tidak kalah penting, pada pola pikirnya akan terbentuk juga sesuatu yg HARUS DITIRU dari orang tuanya, yaitu MELAKUKAN KEKERASAN,
ini khan sangat membahayakan masa depan si anak, membahayakan proses pembentukan akhlak dan karakternya,

jadi sangat keliru cara mendidik anak dengan kekerasan, bagaimanapun yg namanya kekerasan adalah menganiaya, apakah kita rela menganiaya pertumbuhan jiwa dan kreatifitas anak kita ?

biarkan kita sebagai orangtuanya dlm proses mendidiknya sebagai pengawas dan pembimbing, agar kreatifitasnya berkembang dan berimprovisasi,

bila sdh terlanjur melakukan kekerasan selama ini, ada baiknya utk merubahnya dgn perlahan, mulailah dengan sesekali memujinya, memberinya hadiah dan secara berkala membawanya ke tempat hiburan yg segar, yg memungkinkan juga memiliki sarana mendidik yg menuntut kreatifitas,

hindarkanlah cara memarahi yg sangat keras saat dia melakukan kesalahan, akan tetapi berikan penjelasan serta pengarahan utk memberitahunya mana yg boleh dan mana yg tidak boleh, mana yang baik dan mana yg tidak baik,

hati - hati lho, cara mendidik dgn kekerasan sama saja dgn menumbuhkan bibit - bibit sadisme pada anak kita, anda tdk mau khan ?

semoga penjelasan sederhana ini bisa bermanfaat





"thanx"

Pada anak usia berapa tahunkah cara paling efektif mengajarkan anak u/ sikat gigi?dan bgmn caranya?
Q. Anak saya berusia 25 bulan, gigi susu bagian depan sudah patah 1/2 secara horizontal, akan tetapi ada sedikit bagian gigi yang masih "menyangkut" di gusi sehingga mengakibatkan rasa ngilu apabila dipakai u/ mengunyah/menggigit sehingga dia tidak mau makan dan tidak mau lagi menggosok giginya :(

A. Kecerdasan tiap anak berbeda-beda, namum mengajarkan menyikat gigi sebaiknya waktu anak sudah dapat diberi pengertian mangenai kesehatan gigi dan dapat memegang sikat gigi.

Untuk gigi yang patah, sebaiknya dibawa ke dokter gigi untuk dibersihkan dan ditambal. Karena kalau dicabut sebelum waktunya, menyebabkkan pertumuhan gigi permanennya menjadi kurang rapi.

Semoga bermanfaat.

bagaimana cara untuk mengetahui tingkat kecerdasan anak saya yang berusia 2 tahun?
Q.

A. coba aja anda cari pada situs2 atau buku-buku parenting step2 perkembangan anak sesuai umur, kalau anak anda sudah menunjukkan perkembangan yang sesuai berarti tidak ada masalah dengan kecerdasan anak anda.

apakah bila anak sering demam panas akan mempengaruhi kecerdasan anak tersebut?
Q.

A. Dampak Negatif dari panas demam :
Pertama, kemungkinan dehidrasi (kekurangan cairan tubuh). Ketika mengalami demam, terjadi peningkatan penguapan cairan tubuh sehingga anak bisa kekurangan cairan.

Kedua, kekurangan oksigen. Saat demam, anak dengan penyakit paru-paru atau penyakit jantung-pembuluh darah bisa mengalami kekurangan oksigen sehingga penyakit paru-parau atau kelainan jantungnya infeksi saluran napas akut (Isakan semakin berat.

Ketiga, demam di atas 42 derajat selsius bisa menyebabkan kerusakan neurologis (SARAF), meskipun sangat jarang terjadi. Tidak ada bukti penelitian yang menunjukkan terjadinya kerusakan neurologis bila demam di bawah 42 derajat selsius.

Terakhir, anak di bawah usia 5 tahun (balita), terutama pada umur di antara 6 bulan dan 3 tahun, berada dalam risiko kejang demam (febrile convulsions), khususnya pada temperatur rektal di atas 40 derajat selsius. Kejang demam biasanya hilang dengan sendirinya, dan tidak menyebabkan gangguan neurologis (kerusakan saraf). Lihat guideline kejang demam.

Suhu badan yang tinggi akan menyebabkan gangguan metabolisme basal. Padahal kenaikan suhu tubuh sebesar 1 C saja sudah bisa menyebabkan peningkatan metabolisme basal (yakni jumlah minimal energi yang dibutuhkan untuk mempertahankan fungsi vital tubuh) sebanyak 10-15%. Pada kondisi ini, kebutuhan oksigen pada otak naik sebesar 20%. Masalahnya, di usia balita, aliran darah ke otak mencapai 65% dari aliran seluruh tubuh. Bandingkan pada orang dewasa yang hanya 15%.

Kenaikan suhu tubuh lebih mudah menimbulkan gangguan pada metabolisme otak. Konsekuensinya, keseimbangan sel otak pun akan terganggu. Gangguan tersebut akan menimbulkan terjadinya pelepasan muatan listrik yang menyebar ke seluruh jaringan otak. Akibatnya, terjadilah kekakuan otot yang menyebabkan kejang di sekujur tubuh.

Terjadinya kejang demam, mengindikasikan si kecil memiliki penyakit yang memicu demam seperti tuberkolusa (TBC). Bisa juga penyakit-penyakit infeksi lainnya seperti flu, radang tenggorok, gondongan, campak, demam berdarah, tipus, dan sebagainya. Demam yang menjadi pemicu kejang pun bisa muncul akibat reaksi tubuh terhadap kondisi yang ada. Seperti anak yang tersengat sinar matahari dalam jangka waktu yang lama, sedang tumbuh gigi, atau setelah mendapat imunisasi. Makanya banyak dokter yang memberi obat penurun panas setelah si kecil diimunisasi. Berikan segera obat penurun panas ini pada anak.

Biar lebih jelas lihat di :
http://www.mail-archive.com
WASPADAI KEJANG PADA BALITA
http://www.anakku.net
Apakah Demam Itu?

Makana apa yang baik untuk kecerdasan otak?
Q.

A. 10 BRAIN FOOD

Makanan yang dapat meningkatkan kecerdasan otak anak, apa saja ya..? Makanan yang dijuluki âBrain Foodâ ini diyakini dapat merangsang pertumbuhan sel-sel otak, memperbaiki fungsinya, meningkatkan daya ingat dan konsentrasi berpikir anak-anak.

1. Salmon
Ikan berlemak seperti salmon merupakan sumber terbaik asam lemak omega-3 â DHA and EPA â yang keduanya penting bagi pertumbuhan dan perkembangan fungsi otak. Riset terbaru juga menunjukkan bahwa orang yang memperoleh asupan asam lemak lebih banyak memiliki pikiran lebih tajam dan mencatat hasil memuaskan dalam uji kemampuan. Menurut para ahli walaupun tuna mengandung asam omega-3, namun ikan ini tidaklah sekaya salmon.

2. Telur
Telur dikenal sebagai sumber penting protein yang relatif murah dan harganya cukup terjangkau. Bagian kuning telur ternyata padat akan kandungan kolin, suatu zat yang dapat membantu perkembangan memori atau daya ingat.

3. Selai kacang
âKacang tanah (peanut) dan selai kacang merupakan salah satu sumber vitamin E. Vitamin ini merupakan antioksidan yang dapat melindungi membran-membran sel saraf. Bersama thiamin, vitamin E membantu otak dan sistem saraf dalam penggunaan glukosa untuk kebutuhan energi.

4. Gandum murni
Otak membutuhkan suplai atau sediaan glukosa dari tubuh yang sifatnya konstan. Gandum murni memiliki kemampuan untuk mendukung kebutuhan tersebut. Serat yang terkandung dalam gandum murni dapat membantu mengatur pelepasan glukosa dalam tubuh. Gandum juga mengandung vitamin B yang berfungsi memelihara kesehatan sistem saraf.

5. Oat/Oatmeal
Oat merupakan salah satu jenis sereal paling populer di kalangan anak-anak dan kaya akan nutrisi penting bagi otak. Oat dapat menyediakan energi atau bahan bakar untuk otak yang sangat dibutuhkan anak-anak mengawali aktivitasnya di pagi hari. Kaya akan kandungan serat, oat akan menjaga otak anak terpenuhi kebutuhannya di sepanjang pagi. Oat juga merupakan sumber vitamin E, vitamin B, potassium dan seng â yang membuat tubuh dan fungsi otak berfungsi pada kapasitas penuh.

6. Berry
Strawberry, cherry, blueberriy dan blackberry. Secara umum, semakin kuat warnanya, semakin banyak nutritisi yang di kandungnya. Berry mengandung antioksidan kadar tinggi, khususnya vitamin C, yang berfaedah mencegah kanker.

Beberapa riset menunjukkan mereka yang mendapatkan ekstrak blueberry dan strawberry mengalami perbaikian dalam fungsi daya ingatnya. Biji dari buah berri ini juga ternyata kaya akan asam lemak omega-3.

7. Kacang-kacangan
Kacang adalah makanan spesial sebab makanan ini memiliki energi yang berasal dari protein serta karbohidrat kompleks. Selain itu, kacang kaya akan kandungan serat, vitamin dan mineral. Kacang juga makanan yang baik untuk otak karena mereka dapat mempertahankan energi dan kemampuan berpikir anak-anak pada puncaknya di sore hari jika dikonsumsi saat makan siang.

Menurut hasil penelitian, kacang merah dan kacang pinto mengandung lebih banyak asal lemak omega 3 daripada jenis kacang lainnya â khususnya ALA â jenis asal omega-3 yang penting bagi pertumbuhan dan fungsi otak .

8. Sayuran berwarna
Tomat, ubi jalar merah, labu, wortel, bayam adalah sayuran yang kaya nutrisi dan sumber antioksidan yang akan membuat sel-sel otak kuat dan sehat.

9. Susu dan Yogurt
Makanan yang berasal dari produk susu mengandung protein dan vitamin B tinggi. Dua jenis nutrisi ini penting bagi pertumbuhan jaringan otak, neurotransmitter dan enzim. Susu dan yogurt juga bisa membuat perut kenyang karena kandungan protein dan karbohidratnya sekaligus menjadi sumber energi bagi otak.

Penelitian terbaru mengindikasikan bahwa anak-anak dan remaja membutuhkan lebih banyak vitamin D bahkan 10 kali dari dosis yang direkomendasikan. Vitamin D adalah vitamin yang juga penting bagi sistem saraf otot dan siklus hidup sel-sel manusia secara keseluruhan.

10. Daging sapi tanpa lemak
Zat besi adalah jenis mineral esensial yang akan membantu anak-anak tetap berenergi dan berkonsentrasi di sekolag. Daging sapi tanpa lemak adalah salah atu sumber makanan yang mengandung banyak zat ebsi. Dengan hanya mengonsumsi 1 ons per hari, maka tubuh Anda akan terbantu dalam penyerapan zat besi darai sumrbe lainnya. Daging sapi juga mengandung mineral seng yang dapat membantu memelihara daya ingat .

Khsusus bagi yang vegetarian, Anda dapat memanfaatkan kacang hitam dan burger kedelai sebagai pilihan. Kacang-kacangan adalah adalah sumber penting zat besi nonheme â tipe zat besi yang membutuhkan vitamin C untuk di serap oleh tubuh . Mengonsumsi tomat , jus jeruk, strawberry dan kacang-kacangan juga dapat dipilih sebagai upaya mencukupi kebutuhan zat besi.

Sumber : detikhealth




Powered by Yahoo! Answers