Showing posts with label AIDS. Show all posts
Showing posts with label AIDS. Show all posts

Saturday, June 21, 2014

bagaimana sih ciri2 HIV & AIDS?

Q.

A. Karena selama ini materi KIE (komunikasi, informasi dan edukasi) HIV/AIDS selalu dibalut dengan moral dan agama maka yang tumbuh subur di masyarakat hanya mitos (anggapan yang salah) tentang HIV/AIDS. Misalnya, mengait-ngaitkan penularan HIV dengan zina, pelacuran, waria dan gay. Padahal, tidak ada kaitan langsung antara penularan HIV dengan zina, pelacuran, waria dan gay. Sebagai virus HIV hanya bisa menular jika cairan darah, air mani atau cairan vagina yang mengandung HIV masuk ke tubuh seseorang. Ini fakta medis (bisa dibuktikan di laboratorium dengan teknologi kedokteran). Penularan antara lain bisa melalui hubungan seks yang tidak memakai kondom di dalam atau di luar nikah jika salah satu dari pasangan itu HIV-positif. Jadi, biar pun zina kalau dua-duanya HIV-negatif maka tidak akan pernah terjadi penularan HIV.

Terkait dengan pertanyaanmu, inilah persoalan besar dalam epidemi HIV/AIDS. Tidak ada tanda-tanda, gejala-gejala atau ciri-ciri yang khas AIDS pada diri seseorang yang sudah tertular HIV sebelum mencapai masa AIDS (antara 5 - 10 tahun setelah tertular HIV). Tapi, ingat, biar pun tidak ada tanda, gejala atau ciri-ciri yang khas AIDS pada diri seseorang yang sudah tertular HIV dia sudah bisa menularkan HIV kepada orang lain melalui (a) hubungan seks yang tidak memakai kondom di dalam atau di luar nikah, (b) transfusi darah, (c) jarum suntik, jarum tindik, jarum akupunktur, jarum tattoo atau alat-alat kesehatan, dan (d) dari seorang ibu yang HIV-positif kepada anaknya, terutama pada saat persalinan dan menyusui dengan air susu ibu (ASI).

Nah, karena kita tidak mengetahui orang-orang yang sudah tertular HIV maka hindarilah perilaku berisiko tinggi agar terlindung dari penularan HIV. Perilaku berisiko tinggi tertular HIV yaitu (1) melakukan hubungan seks penetrasi yakni penis masuk ke vagina (heteroseks), seks oral dan seks anal di dalam atau di luar ikatan pernikahan yang sah serta homoseks tanpa kondom dengan pasangan yang berganti-ganti, (2) melakukan hubungan seks penetrasi, seks oral dan seks anal di dalam atau di luar ikatan pernikahan yang sah serta homoseks tanpa kondom dengan seseorang yang suka berganti-ganti pasangan (seperti dengan pekerja seks perempuan/waria), (3) menerima transfusi darah yang tidak diskrining HIV, dan (4) memakai jarum suntik secara bersama-sama dengan bergiliran. ***

penyebab penyakit AIDS?
Q. apa penyebab penyakit AIDS?

A. Penyebab timbulnya penyakit AIDS belum dapat dijelaskan sepenuhnya. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa virus HIVtelah ada di dalam tubuh sebelum munculnya penyakit AIDS ini. Namun kenyataan bahwa tidak semua orang yang terinfeksi virus HIV ini terjangkit penyakit AIDS menunjukkan bahwa ada faktor-faktor lain yang berperan di sini. Penggunaan alkohol dan obat bius, kurang gizi, tingkat stress yang tinggi dan adanya penyakit lain terutama penyakit yang ditularkan lewat alat kelamin merupakan faktor-faktor yang mungkin berperan. Faktor yang lain adalah waktu. Penelitian terakhir menunjukkan bahwa kesempatan untuk terkena AIDS meningkat, bukannya menurun dikarenakan faktor waktu.

hiv/aids adalah wabah yang tergolong?
Q.

A. Penyakit HIV AIDS telah menjadi wabah mematikan

Meskipun penyakit AIDS selalu merupakan hasil dari infeksi HIV, tidak semua orang dengan penyakit HIV AIDS. Bahkan, orang dewasa yang terinfeksi HIV mungkin tampak sehat selama bertahun-tahun sebelum mereka sakit dengan AIDS. Para ilmuwan umumnya berpendapat bahwa penyakit HIV AIDS berasal dari Afrika Sub-Sahara. Kini AIDS telah menjadi wabah penyakit. AIDS diperkiraan telah menginfeksi 38,6 juta orang di seluruh dunia. Pada Januari 2006, UNAIDS bekerja sama dengan WHO memperkirakan bahwa AIDS telah menyebabkan kematian lebih dari 25 juta orang sejak pertama kali diakui pada tanggal 5 Juni 1981. Dengan demikian, penyakit ini merupakan salah satu wabah paling mematikan dalam sejarah

Be carreful with AIDS!!!?
Q. kenapa AIDS nasih belum ada obatnya sampai sekarang ini?
N kenapa penderita AIDS di negara kita tercinta ini semakin bertambah banyak aja ya?

A. AIDS sekarang sudah ada obatnya. Bahkan tahun 1987 itu sudah ada. AZT namanya. Tapi sayang obat itu manfaatnya hanya sebentar. Sebab bila diminum kemudian timbul resistensi. Setelah diadakan berbagai uji coba baru pada tahun 1996, obat itu betul-betul ada. Inilah yang menjadikan tonggak sejarah diciptakannya obat AIDS. Meskipun yang dicapai dalam obat ini tidak bisa menyembuhkan total, tapi paling tidak bisa membunuh virusnya sampai tidak terdeteksi. Sayangnya obatnya mahal. Harganya sekitar Rp 10 juta untuk diminum setiap bulannya. Oleh karenanya yang bisa membeli obat ini adalah masyarakat dari negara-negara kaya. Kecuali Brasil. Pemerintah Brasil memberikan obat secara cuma-cuma kepada sekitar 100 ribu penduduknya yang terjangkiti. Untuk Indonesia tentu saja sangat tidak mungkin dan harganya tidaklah terjangkau. Tapi baru pada tahun 2001, ketika di India diketemukan obat generik AIDS itulah baru kita mulai bisa berpikir. Sebab harganya bisa ditekan sekitar Rp 850 ribu. Makanya dengan harga obat inilah cukup banyak peminat.

Dengan memakai obat itu apakah penderita bisa sembuh?
Inilah bahayanya penyakit AIDS. Obat ini hanya untuk mematikan virusnya saja. Penderita harus minum obat itu seumur hidup. Coba bayangkan seandainya obat itu sangat mahal. Tentu umurnya tidak akan bertahan lama.

so mending kita harus jaga diri kita agar tidak terkena AIDS..

ok bos...

Gejala awal hiv-aids?
Q. Sya 5hari lalu melakukan hub sex dgn psk di batam tanpa kondom, sya mw tanya apa sya dapat terjangkit hiv? Saya sangat takut dan kapok, karena itu sex pertama saya, trus apa yg harus saya lakukan? Mohon bantuan ny

A. Masa inkubasi HIV-AIDS sangatbervariatif, antara 10 hari hingga beberapa bulan.
Jadi jika setelah 10 hari hasil tes menunjukkan negatif belum bisa berlega hati, karena kemungkinan belum berdampak.
Gejala HIV-AIDS adalah menurunnya system kekebalan didalam tubuh, sehingga orang yg terjangkit (ODA) mudah sakit, mudah terkena berbagai penyakit, dan begitu kena , tubuh tidak memiliki kekuatan untuk melawannya, sehingga penyakit tak akan dapat sembuh sampai kematian menjemput.
Itulah sebabnya kematian penderita HIV-AIDS pada umumnya disertai penderitaan yg amat sangat.




Powered by Yahoo! Answers

Thursday, June 19, 2014

penyebab penyakit AIDS?

Q. apa penyebab penyakit AIDS?

A. Penyebab timbulnya penyakit AIDS belum dapat dijelaskan sepenuhnya. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa virus HIVtelah ada di dalam tubuh sebelum munculnya penyakit AIDS ini. Namun kenyataan bahwa tidak semua orang yang terinfeksi virus HIV ini terjangkit penyakit AIDS menunjukkan bahwa ada faktor-faktor lain yang berperan di sini. Penggunaan alkohol dan obat bius, kurang gizi, tingkat stress yang tinggi dan adanya penyakit lain terutama penyakit yang ditularkan lewat alat kelamin merupakan faktor-faktor yang mungkin berperan. Faktor yang lain adalah waktu. Penelitian terakhir menunjukkan bahwa kesempatan untuk terkena AIDS meningkat, bukannya menurun dikarenakan faktor waktu.

hiv/aids adalah wabah yang tergolong?
Q.

A. Penyakit HIV AIDS telah menjadi wabah mematikan

Meskipun penyakit AIDS selalu merupakan hasil dari infeksi HIV, tidak semua orang dengan penyakit HIV AIDS. Bahkan, orang dewasa yang terinfeksi HIV mungkin tampak sehat selama bertahun-tahun sebelum mereka sakit dengan AIDS. Para ilmuwan umumnya berpendapat bahwa penyakit HIV AIDS berasal dari Afrika Sub-Sahara. Kini AIDS telah menjadi wabah penyakit. AIDS diperkiraan telah menginfeksi 38,6 juta orang di seluruh dunia. Pada Januari 2006, UNAIDS bekerja sama dengan WHO memperkirakan bahwa AIDS telah menyebabkan kematian lebih dari 25 juta orang sejak pertama kali diakui pada tanggal 5 Juni 1981. Dengan demikian, penyakit ini merupakan salah satu wabah paling mematikan dalam sejarah

Be carreful with AIDS!!!?
Q. kenapa AIDS nasih belum ada obatnya sampai sekarang ini?
N kenapa penderita AIDS di negara kita tercinta ini semakin bertambah banyak aja ya?

A. AIDS sekarang sudah ada obatnya. Bahkan tahun 1987 itu sudah ada. AZT namanya. Tapi sayang obat itu manfaatnya hanya sebentar. Sebab bila diminum kemudian timbul resistensi. Setelah diadakan berbagai uji coba baru pada tahun 1996, obat itu betul-betul ada. Inilah yang menjadikan tonggak sejarah diciptakannya obat AIDS. Meskipun yang dicapai dalam obat ini tidak bisa menyembuhkan total, tapi paling tidak bisa membunuh virusnya sampai tidak terdeteksi. Sayangnya obatnya mahal. Harganya sekitar Rp 10 juta untuk diminum setiap bulannya. Oleh karenanya yang bisa membeli obat ini adalah masyarakat dari negara-negara kaya. Kecuali Brasil. Pemerintah Brasil memberikan obat secara cuma-cuma kepada sekitar 100 ribu penduduknya yang terjangkiti. Untuk Indonesia tentu saja sangat tidak mungkin dan harganya tidaklah terjangkau. Tapi baru pada tahun 2001, ketika di India diketemukan obat generik AIDS itulah baru kita mulai bisa berpikir. Sebab harganya bisa ditekan sekitar Rp 850 ribu. Makanya dengan harga obat inilah cukup banyak peminat.

Dengan memakai obat itu apakah penderita bisa sembuh?
Inilah bahayanya penyakit AIDS. Obat ini hanya untuk mematikan virusnya saja. Penderita harus minum obat itu seumur hidup. Coba bayangkan seandainya obat itu sangat mahal. Tentu umurnya tidak akan bertahan lama.

so mending kita harus jaga diri kita agar tidak terkena AIDS..

ok bos...

Gejala awal hiv-aids?
Q. Sya 5hari lalu melakukan hub sex dgn psk di batam tanpa kondom, sya mw tanya apa sya dapat terjangkit hiv? Saya sangat takut dan kapok, karena itu sex pertama saya, trus apa yg harus saya lakukan? Mohon bantuan ny

A. Masa inkubasi HIV-AIDS sangatbervariatif, antara 10 hari hingga beberapa bulan.
Jadi jika setelah 10 hari hasil tes menunjukkan negatif belum bisa berlega hati, karena kemungkinan belum berdampak.
Gejala HIV-AIDS adalah menurunnya system kekebalan didalam tubuh, sehingga orang yg terjangkit (ODA) mudah sakit, mudah terkena berbagai penyakit, dan begitu kena , tubuh tidak memiliki kekuatan untuk melawannya, sehingga penyakit tak akan dapat sembuh sampai kematian menjemput.
Itulah sebabnya kematian penderita HIV-AIDS pada umumnya disertai penderitaan yg amat sangat.

dari manakah asal mula HIV/AIDS itu?
Q. siapa yach yg menularkan penyakit berbahaya ini ??

A. - Sejarah

AIDS pertama kali dilaporkan pada tanggal 5 Juni 1981, ketika Centers for Disease Control and Prevention Amerika Serikat mencatat adanya Pneumonia pneumosistis (sekarang masih diklasifikasikan sebagai PCP tetapi diketahui disebabkan oleh Pneumocystis jirovecii) pada lima laki-laki homoseksual di Los Angeles.

Dua spesies HIV yang diketahui menginfeksi manusia adalah HIV-1 dan HIV-2. HIV-1 lebih mematikan dan lebih mudah masuk kedalam tubuh. HIV-1 adalah sumber dari mayoritas infeksi HIV di dunia, sementara HIV-2 sulit dimasukan dan kebanyakan berada di Afrika Barat. Baik HIV-1 dan HIV-2 berasal dari primata. Asal HIV-1 berasal dari simpanse Pan troglodytes troglodytes yang ditemukan di Kamerun selatan. HIV-2 berasal dari Sooty Mangabey (Cercocebus atys), monyet dari Guinea Bissau, Gabon, dan Kamerun.

Banyak ahli berpendapat bahwa HIV masuk ke dalam tubuh manusia akibat kontak dengan primata lainnya, contohnya selama berburu atau pemotongan daging. Teori yang lebih kontroversial yang dikenal dengan nama hipotesis OPV AIDS, menyatakan bahwa epidemik AIDS dimulai pada akhir tahun 1950-an di Kongo Belgia sebagai akibat dari penelitian Hilary Koprowski terhadap vaksin polio. Namun demikian, komunitas ilmiah umumnya berpendapat bahwa skenario tersebut tidak didukung oleh bukti-bukti yang ada.




Powered by Yahoo! Answers

Wednesday, June 18, 2014

Apakah bedanya HIV-positif dan HIV-AIDS?

Q.

A. HIV dan AIDS

Banyak yang mengira bahwa HIV dan AIDS adalah dua hal yang sama atau sebagai satu kesatuan sehingga ketika membaca data jumlah penderita HIV positif 19 orang, sementara penderita AIDS 18 orang, mereka menjadi heran. Bukankah HIV dan AIDS hal yang sama, kenapa tidak dikatakan penderita HIV/AIDS sekian..Kenapa datanya justru menyatakan HIV sekian dan AIDS sekian ? Apakah ada yang salah dengan datanya, atau kesalahan pada penulisannya?

Sebetulnya untuk membca data HIV dan AIDS ada dua kemungkinan, yaitu menjumlahkannya sekaligus, yaitu data HIV/AIDS adalah 19 + 18 = 37 orang. Atau bisa dengan HIV 19 orang dan AIDS 18 orang. Ini juga tidak salah karena pada dasarnya keduanya berbeda meski saling berkaitan satu dengan yang lain.

HIV/Human Immunodefiency Virus

HIV adalah nama virus yang menyerang kekebalan tubuh. Dalam tubuh kita ada system kekebalan tubuh yang terdiri dari sel-sel, diantaranya adalah sel-T yang tugasnya memerangi kuman dan infeksi.
Ketika virus HIV masuk ke dalam tubuh kita, virus itu akan menyerang sel-T dan masuk disana, sembunyi tanpa diketahui untuk berapa lama. Karena itu orang yang darahnya sudah terinfeksi HIV bisa nampak sehat, namun telah menjadi sumber penularan bagi orang lain.

Pada suatu saat HIV akan memperbanyak diri dan mulai merusak sel-T. Maka pada saat inilah system pertahanan tubuh kita lemah dan tidak mampu memerangi kuman yang berada di sekitar tubuh kita.

Ketika virus HIV sudah masuk ke dalam tubuh kita pada awalnya tidak ada gejala-gejala khusus. Baru beberapa minggu sesudah itu orang yang terinfeksi mengalami penyakit ringan sehari-hari seperti demam, flu atau diare. Selebihnya tidak ada gejala khusus.
Penderita HIV positif sering kali merasa sehat dan dari luar memang tampak sehat. Sering kali 3-4 tahun penderita tidak memperlihatkan gejala yang khas.
Sesudah masaa itu, bisa diatas lima tahun atau lebih mulai muncul penyakit-penyakit bawaan akibat kekebalan tubuh menurun, seperti timbul diare berulang, penurunan berat badan secara mendadak, sering sariawan di mulut dan terjadi pembengkakan di daerah kelenjar getah bening.
Pada saat inilah orang ini dikatakan positif AIDS atau sudah memasuki tahap AIDS.

Masa seseorng terinfeksi HIV hingga ke fase AIDS berbeda-beda, tergantung kepada gaya hidup dan asupan gizi yang masuk. Sebab virus HIV menyerang kekebalan tubuh, sehingga sakit ringan pada orang normal bisa sangat berbahaya pada penderita AIDS.

Bahayanya adalah jika seseorang tidak mengetahui ia menderita HIV. Begitu diketahui pada darahnya ada HIV, maka pada saat itu ia sudah sangat potensial menularkan. Sayangnya ia terlambat mengetahui ada HIV di tubuhnya sehingga setahun dua tahun kemudian dia sudah masuk ke fase AIDS dan akhirnya meninggal. Ia tidak tahu sudah berapa lama virus itu bersarang ditubuhnya.

Bagaimana Mengenali Tubuh Yang Terinfeksi HIV

Cara untuk mengenali atau mengetahui apakah seseorang terinfeksi HIV adalah melalui tes darah, jadi tidak bisa mengira-ngira dari gejala yang muncul saja. Jika seseorang mengalami sariawan berulang-ulang atau diare tak berkesudahan bukan berarti ia positif AIDS sebelum dilakukan pemeriksaan darah.
Kenyataan ini sekaligus menghapus mitos yang salah bahwa berhubungan seks dengan orang yang kelihatan sehat, bugar dan gagah tidak mungkin kena HIV/AIDS. Sekali lagi HIV tidak bisa dipandang secara kasat mata seperti itu. Harus dilakukan pemeriksaan darah.

Jika karena sesuatu hal kita hidup dengan resiko tinggi kena HIV, ada baiknya melakukanh pemeriksaan darah setiap 6 bulan sekali meski pada pemeriksaan terakhir hasilnya negatif.
Siapakah yang berisiko tinggi kena HIV ?
§ Orang yang sering berganti-ganti pasangan seks tanpa memakai pelindung.
§ Orang yang mendapatkan tranfusi darah yang tercemar. Saat ini masalah donor darah sudah semakin diperketat untuk mengantisipasi terjadinya hal ini.
§ Pemakai narkoba. HIV menular melalui jarum suntik yang tidak steril dan dipakai secara bergantian. Biasanya ini terjadi pada pemakai narkoba yang enggan menggunakan jarum suntik sendiri-sendiri. Biasanya mereka memakai bergantian. Tak heran jika tingkat penularan HIV di Indonesia tertinggi kedua adalah melalui jarum suntik pemakai narkoba.
§ Ibu hamil yang tertular HIV akan menularkan pada bayi yang dikandungnya.

AIDS

Seorang penderita AIDS adalah ketika tubuhnya mulai tidak bisa menghalau kuman atau infeksi yang datang, meskipun hanya kuman atau infeksi ringan seperti flu. Orang yang tubuhnya terinfeksi HIV dan sudah memasuki tahap AIDS bisa meninggal hanya karena flu, radang paru-paru atau diare yang tidak berkesudahan. Hal ini karena kekebalan tubuhnya tidak lagi berfungsi untuk menekan kuman dan infeksi yang ada sehingga infeksinya bertambah parah dan akhirnya meninggal.

Karena itu penderita HIV dianjurkan untuk menjalankan pola hidup sehat untuk menghindari gangguan kesehatan meski yang paling ringan sekalipun. Demikian pula dengan anjuran makan makanan bergizi yang diharapkan bisa memperkuat tubuhnya. Karena biasanya penderita HIV seringkali mudah lelah sehingga semakin mudah juga kuman dan infeksi masuk tubuhnya. Tapi kedua hal ini memang hanya proteksi agar seseorang bisa bertahan lama sebelum masuk ke AIDS. Sementara HIVnya sendiri tetap ada dan belum ada obatnya.

Beda nya HIV sama AIDS apa sich?
Q. ga' ngerti dech gw!

A. AIDS adalah sekumpulan gejala
penyakit yang menyerang tubuh
manusia sesudah sistem
kekebalannya dirusak oleh virus
yang disebut HIV. Pengertian
AIDS tercermin dari kepanjangan
AcquiredImmune Deficiency
Syndrome, atau Sindrom Cacat
Kekebalan Tubuh Dapatan.
AIDS adalah sindrom yang fatal
karena menimbulkan kerusakan
progresif pada sistem kekebalan
tubuh. Akibatnya, penderita
amat rentan dan mudah
terjangkit beberapa penyakit.
Antara lain penyakit yang
disebabkan berbagai jenis
protozoa, cacing, jamur, bakteri,
virus dan kanker. Karena
banyaknya variasi penyakit yang
menyerang penderita, AIDS
disebut suatu sindrom.
HIV adalah singkatan Human
Immunodeficiency virus, yaitu
virus yang menyerang sistem
kekebalan tubuh manusia
hingga akhirnya menimbulkan
AIDS. HIV menyerang sel-sel
darah putih sistem kekebalan
tubuh. Sel yang bernama
limfosit ini bertugas menangkal
infeksi yang menyerang tubuh
manusia. Sel ini juga disebut sel
T-4, atau sel T penolong (T-
helper).
HIV adalah kelompok retrovirus
yang mempunyai kemampuan
mengcopy cetak biru materi-
materi Figenetik sel-sel manusia
yang ditumpangi. Dengan
proses ini HIV dapat mematikan
sel-sel T-4.
Masa inkubasi HIV biasanya
antara 5-7 tahun. Selama itu,
penderita tidak memperlihatkan
gejala-gejala, meski jumlah virus
HIVsemakin banyak dan sel T-4
semakin habis. Semakin kecil
jumlah sel T-4, semakin rusaklah
fungsi sistem kekebalan tubuh.
Artinya, penyakit-penyakit yang
semula tidak menyebabkan
kelainan karena sistem
kekebalan tubuh baik,
berkembang menjadi parah.
Penyakit-penyakit ini lazim
disebut infeksi oportunistik.
Pada saat sistem kekebalan
tubuh seseorang dalam keadaan
rusak, pengidap HIV mulai
menampakkan gejala-gejala
AIDS. Dan kondisi itu akan terus
memburuk hingga ajal
menjemput.

bagaimana sih ciri2 HIV & AIDS?
Q.

A. Karena selama ini materi KIE (komunikasi, informasi dan edukasi) HIV/AIDS selalu dibalut dengan moral dan agama maka yang tumbuh subur di masyarakat hanya mitos (anggapan yang salah) tentang HIV/AIDS. Misalnya, mengait-ngaitkan penularan HIV dengan zina, pelacuran, waria dan gay. Padahal, tidak ada kaitan langsung antara penularan HIV dengan zina, pelacuran, waria dan gay. Sebagai virus HIV hanya bisa menular jika cairan darah, air mani atau cairan vagina yang mengandung HIV masuk ke tubuh seseorang. Ini fakta medis (bisa dibuktikan di laboratorium dengan teknologi kedokteran). Penularan antara lain bisa melalui hubungan seks yang tidak memakai kondom di dalam atau di luar nikah jika salah satu dari pasangan itu HIV-positif. Jadi, biar pun zina kalau dua-duanya HIV-negatif maka tidak akan pernah terjadi penularan HIV.

Terkait dengan pertanyaanmu, inilah persoalan besar dalam epidemi HIV/AIDS. Tidak ada tanda-tanda, gejala-gejala atau ciri-ciri yang khas AIDS pada diri seseorang yang sudah tertular HIV sebelum mencapai masa AIDS (antara 5 - 10 tahun setelah tertular HIV). Tapi, ingat, biar pun tidak ada tanda, gejala atau ciri-ciri yang khas AIDS pada diri seseorang yang sudah tertular HIV dia sudah bisa menularkan HIV kepada orang lain melalui (a) hubungan seks yang tidak memakai kondom di dalam atau di luar nikah, (b) transfusi darah, (c) jarum suntik, jarum tindik, jarum akupunktur, jarum tattoo atau alat-alat kesehatan, dan (d) dari seorang ibu yang HIV-positif kepada anaknya, terutama pada saat persalinan dan menyusui dengan air susu ibu (ASI).

Nah, karena kita tidak mengetahui orang-orang yang sudah tertular HIV maka hindarilah perilaku berisiko tinggi agar terlindung dari penularan HIV. Perilaku berisiko tinggi tertular HIV yaitu (1) melakukan hubungan seks penetrasi yakni penis masuk ke vagina (heteroseks), seks oral dan seks anal di dalam atau di luar ikatan pernikahan yang sah serta homoseks tanpa kondom dengan pasangan yang berganti-ganti, (2) melakukan hubungan seks penetrasi, seks oral dan seks anal di dalam atau di luar ikatan pernikahan yang sah serta homoseks tanpa kondom dengan seseorang yang suka berganti-ganti pasangan (seperti dengan pekerja seks perempuan/waria), (3) menerima transfusi darah yang tidak diskrining HIV, dan (4) memakai jarum suntik secara bersama-sama dengan bergiliran. ***

penyebab penyakit AIDS?
Q. apa penyebab penyakit AIDS?

A. Penyebab timbulnya penyakit AIDS belum dapat dijelaskan sepenuhnya. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa virus HIVtelah ada di dalam tubuh sebelum munculnya penyakit AIDS ini. Namun kenyataan bahwa tidak semua orang yang terinfeksi virus HIV ini terjangkit penyakit AIDS menunjukkan bahwa ada faktor-faktor lain yang berperan di sini. Penggunaan alkohol dan obat bius, kurang gizi, tingkat stress yang tinggi dan adanya penyakit lain terutama penyakit yang ditularkan lewat alat kelamin merupakan faktor-faktor yang mungkin berperan. Faktor yang lain adalah waktu. Penelitian terakhir menunjukkan bahwa kesempatan untuk terkena AIDS meningkat, bukannya menurun dikarenakan faktor waktu.

hiv/aids adalah wabah yang tergolong?
Q.

A. Penyakit HIV AIDS telah menjadi wabah mematikan

Meskipun penyakit AIDS selalu merupakan hasil dari infeksi HIV, tidak semua orang dengan penyakit HIV AIDS. Bahkan, orang dewasa yang terinfeksi HIV mungkin tampak sehat selama bertahun-tahun sebelum mereka sakit dengan AIDS. Para ilmuwan umumnya berpendapat bahwa penyakit HIV AIDS berasal dari Afrika Sub-Sahara. Kini AIDS telah menjadi wabah penyakit. AIDS diperkiraan telah menginfeksi 38,6 juta orang di seluruh dunia. Pada Januari 2006, UNAIDS bekerja sama dengan WHO memperkirakan bahwa AIDS telah menyebabkan kematian lebih dari 25 juta orang sejak pertama kali diakui pada tanggal 5 Juni 1981. Dengan demikian, penyakit ini merupakan salah satu wabah paling mematikan dalam sejarah




Powered by Yahoo! Answers

Tuesday, June 17, 2014

Beda nya HIV sama AIDS apa sich?

Q. ga' ngerti dech gw!

A. AIDS adalah sekumpulan gejala
penyakit yang menyerang tubuh
manusia sesudah sistem
kekebalannya dirusak oleh virus
yang disebut HIV. Pengertian
AIDS tercermin dari kepanjangan
AcquiredImmune Deficiency
Syndrome, atau Sindrom Cacat
Kekebalan Tubuh Dapatan.
AIDS adalah sindrom yang fatal
karena menimbulkan kerusakan
progresif pada sistem kekebalan
tubuh. Akibatnya, penderita
amat rentan dan mudah
terjangkit beberapa penyakit.
Antara lain penyakit yang
disebabkan berbagai jenis
protozoa, cacing, jamur, bakteri,
virus dan kanker. Karena
banyaknya variasi penyakit yang
menyerang penderita, AIDS
disebut suatu sindrom.
HIV adalah singkatan Human
Immunodeficiency virus, yaitu
virus yang menyerang sistem
kekebalan tubuh manusia
hingga akhirnya menimbulkan
AIDS. HIV menyerang sel-sel
darah putih sistem kekebalan
tubuh. Sel yang bernama
limfosit ini bertugas menangkal
infeksi yang menyerang tubuh
manusia. Sel ini juga disebut sel
T-4, atau sel T penolong (T-
helper).
HIV adalah kelompok retrovirus
yang mempunyai kemampuan
mengcopy cetak biru materi-
materi Figenetik sel-sel manusia
yang ditumpangi. Dengan
proses ini HIV dapat mematikan
sel-sel T-4.
Masa inkubasi HIV biasanya
antara 5-7 tahun. Selama itu,
penderita tidak memperlihatkan
gejala-gejala, meski jumlah virus
HIVsemakin banyak dan sel T-4
semakin habis. Semakin kecil
jumlah sel T-4, semakin rusaklah
fungsi sistem kekebalan tubuh.
Artinya, penyakit-penyakit yang
semula tidak menyebabkan
kelainan karena sistem
kekebalan tubuh baik,
berkembang menjadi parah.
Penyakit-penyakit ini lazim
disebut infeksi oportunistik.
Pada saat sistem kekebalan
tubuh seseorang dalam keadaan
rusak, pengidap HIV mulai
menampakkan gejala-gejala
AIDS. Dan kondisi itu akan terus
memburuk hingga ajal
menjemput.

bagaimana sih ciri2 HIV & AIDS?
Q.

A. Karena selama ini materi KIE (komunikasi, informasi dan edukasi) HIV/AIDS selalu dibalut dengan moral dan agama maka yang tumbuh subur di masyarakat hanya mitos (anggapan yang salah) tentang HIV/AIDS. Misalnya, mengait-ngaitkan penularan HIV dengan zina, pelacuran, waria dan gay. Padahal, tidak ada kaitan langsung antara penularan HIV dengan zina, pelacuran, waria dan gay. Sebagai virus HIV hanya bisa menular jika cairan darah, air mani atau cairan vagina yang mengandung HIV masuk ke tubuh seseorang. Ini fakta medis (bisa dibuktikan di laboratorium dengan teknologi kedokteran). Penularan antara lain bisa melalui hubungan seks yang tidak memakai kondom di dalam atau di luar nikah jika salah satu dari pasangan itu HIV-positif. Jadi, biar pun zina kalau dua-duanya HIV-negatif maka tidak akan pernah terjadi penularan HIV.

Terkait dengan pertanyaanmu, inilah persoalan besar dalam epidemi HIV/AIDS. Tidak ada tanda-tanda, gejala-gejala atau ciri-ciri yang khas AIDS pada diri seseorang yang sudah tertular HIV sebelum mencapai masa AIDS (antara 5 - 10 tahun setelah tertular HIV). Tapi, ingat, biar pun tidak ada tanda, gejala atau ciri-ciri yang khas AIDS pada diri seseorang yang sudah tertular HIV dia sudah bisa menularkan HIV kepada orang lain melalui (a) hubungan seks yang tidak memakai kondom di dalam atau di luar nikah, (b) transfusi darah, (c) jarum suntik, jarum tindik, jarum akupunktur, jarum tattoo atau alat-alat kesehatan, dan (d) dari seorang ibu yang HIV-positif kepada anaknya, terutama pada saat persalinan dan menyusui dengan air susu ibu (ASI).

Nah, karena kita tidak mengetahui orang-orang yang sudah tertular HIV maka hindarilah perilaku berisiko tinggi agar terlindung dari penularan HIV. Perilaku berisiko tinggi tertular HIV yaitu (1) melakukan hubungan seks penetrasi yakni penis masuk ke vagina (heteroseks), seks oral dan seks anal di dalam atau di luar ikatan pernikahan yang sah serta homoseks tanpa kondom dengan pasangan yang berganti-ganti, (2) melakukan hubungan seks penetrasi, seks oral dan seks anal di dalam atau di luar ikatan pernikahan yang sah serta homoseks tanpa kondom dengan seseorang yang suka berganti-ganti pasangan (seperti dengan pekerja seks perempuan/waria), (3) menerima transfusi darah yang tidak diskrining HIV, dan (4) memakai jarum suntik secara bersama-sama dengan bergiliran. ***

penyebab penyakit AIDS?
Q. apa penyebab penyakit AIDS?

A. Penyebab timbulnya penyakit AIDS belum dapat dijelaskan sepenuhnya. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa virus HIVtelah ada di dalam tubuh sebelum munculnya penyakit AIDS ini. Namun kenyataan bahwa tidak semua orang yang terinfeksi virus HIV ini terjangkit penyakit AIDS menunjukkan bahwa ada faktor-faktor lain yang berperan di sini. Penggunaan alkohol dan obat bius, kurang gizi, tingkat stress yang tinggi dan adanya penyakit lain terutama penyakit yang ditularkan lewat alat kelamin merupakan faktor-faktor yang mungkin berperan. Faktor yang lain adalah waktu. Penelitian terakhir menunjukkan bahwa kesempatan untuk terkena AIDS meningkat, bukannya menurun dikarenakan faktor waktu.

hiv/aids adalah wabah yang tergolong?
Q.

A. Penyakit HIV AIDS telah menjadi wabah mematikan

Meskipun penyakit AIDS selalu merupakan hasil dari infeksi HIV, tidak semua orang dengan penyakit HIV AIDS. Bahkan, orang dewasa yang terinfeksi HIV mungkin tampak sehat selama bertahun-tahun sebelum mereka sakit dengan AIDS. Para ilmuwan umumnya berpendapat bahwa penyakit HIV AIDS berasal dari Afrika Sub-Sahara. Kini AIDS telah menjadi wabah penyakit. AIDS diperkiraan telah menginfeksi 38,6 juta orang di seluruh dunia. Pada Januari 2006, UNAIDS bekerja sama dengan WHO memperkirakan bahwa AIDS telah menyebabkan kematian lebih dari 25 juta orang sejak pertama kali diakui pada tanggal 5 Juni 1981. Dengan demikian, penyakit ini merupakan salah satu wabah paling mematikan dalam sejarah

Be carreful with AIDS!!!?
Q. kenapa AIDS nasih belum ada obatnya sampai sekarang ini?
N kenapa penderita AIDS di negara kita tercinta ini semakin bertambah banyak aja ya?

A. AIDS sekarang sudah ada obatnya. Bahkan tahun 1987 itu sudah ada. AZT namanya. Tapi sayang obat itu manfaatnya hanya sebentar. Sebab bila diminum kemudian timbul resistensi. Setelah diadakan berbagai uji coba baru pada tahun 1996, obat itu betul-betul ada. Inilah yang menjadikan tonggak sejarah diciptakannya obat AIDS. Meskipun yang dicapai dalam obat ini tidak bisa menyembuhkan total, tapi paling tidak bisa membunuh virusnya sampai tidak terdeteksi. Sayangnya obatnya mahal. Harganya sekitar Rp 10 juta untuk diminum setiap bulannya. Oleh karenanya yang bisa membeli obat ini adalah masyarakat dari negara-negara kaya. Kecuali Brasil. Pemerintah Brasil memberikan obat secara cuma-cuma kepada sekitar 100 ribu penduduknya yang terjangkiti. Untuk Indonesia tentu saja sangat tidak mungkin dan harganya tidaklah terjangkau. Tapi baru pada tahun 2001, ketika di India diketemukan obat generik AIDS itulah baru kita mulai bisa berpikir. Sebab harganya bisa ditekan sekitar Rp 850 ribu. Makanya dengan harga obat inilah cukup banyak peminat.

Dengan memakai obat itu apakah penderita bisa sembuh?
Inilah bahayanya penyakit AIDS. Obat ini hanya untuk mematikan virusnya saja. Penderita harus minum obat itu seumur hidup. Coba bayangkan seandainya obat itu sangat mahal. Tentu umurnya tidak akan bertahan lama.

so mending kita harus jaga diri kita agar tidak terkena AIDS..

ok bos...




Powered by Yahoo! Answers

Thursday, June 12, 2014

awal mula penyakit aids?

Q.

A. AIDS pertama kali dilaporkan pada tanggal 5 Juni 1981 , ketika Centers for Disease Control and Prevention Amerika Serikat mencatat adanya Pneumonia pneumosistis (sekarang masih diklasifikasikan sebagai PCP tetapi diketahui disebabkan oleh Pneumocystis jirovecii ) pada lima laki-laki homoseksual di Los Angeles . Dua spesies HIV yang diketahui menginfeksi manusia adalah HIV-1 dan HIV-2 . HIV-1 lebih mematikan dan lebih mudah masuk kedalam tubuh. HIV-1 adalah sumber dari mayoritas infeksi HIV di dunia, sementara HIV-2 sulit dimasukan dan kebanyakan berada di Afrika Barat . Baik HIV-1 dan HIV-2 berasal dari primata . Asal HIV-1 berasal dari simpanse Pan troglodytes troglodytes yang ditemukan di Kamerun selatan. HIV-2 berasal dari Sooty Mangabey ( Cercocebus atys ), monyet dari Guinea Bissau , Gabon , dan Kamerun . Banyak ahli berpendapat bahwa HIV masuk ke dalam tubuh manusia akibat kontak dengan primata lainnya, contohnya selama berburu atau pemotongan daging. Teori yang lebih kontroversial yang dikenal dengan nama hipotesis OPV AIDS , menyatakan bahwa epidemik AIDS dimulai pada akhir tahun 1950 - an di Kongo Belgia sebagai akibat dari penelitian Hilary Koprowski terhadap vaksin polio . Namun demikian, komunitas ilmiah umumnya berpendapat bahwa skenario tersebut tidak didukung oleh bukti-bukti yang ada....

Apakah bedanya HIV-positif dan HIV-AIDS?
Q.

A. HIV dan AIDS

Banyak yang mengira bahwa HIV dan AIDS adalah dua hal yang sama atau sebagai satu kesatuan sehingga ketika membaca data jumlah penderita HIV positif 19 orang, sementara penderita AIDS 18 orang, mereka menjadi heran. Bukankah HIV dan AIDS hal yang sama, kenapa tidak dikatakan penderita HIV/AIDS sekian..Kenapa datanya justru menyatakan HIV sekian dan AIDS sekian ? Apakah ada yang salah dengan datanya, atau kesalahan pada penulisannya?

Sebetulnya untuk membca data HIV dan AIDS ada dua kemungkinan, yaitu menjumlahkannya sekaligus, yaitu data HIV/AIDS adalah 19 + 18 = 37 orang. Atau bisa dengan HIV 19 orang dan AIDS 18 orang. Ini juga tidak salah karena pada dasarnya keduanya berbeda meski saling berkaitan satu dengan yang lain.

HIV/Human Immunodefiency Virus

HIV adalah nama virus yang menyerang kekebalan tubuh. Dalam tubuh kita ada system kekebalan tubuh yang terdiri dari sel-sel, diantaranya adalah sel-T yang tugasnya memerangi kuman dan infeksi.
Ketika virus HIV masuk ke dalam tubuh kita, virus itu akan menyerang sel-T dan masuk disana, sembunyi tanpa diketahui untuk berapa lama. Karena itu orang yang darahnya sudah terinfeksi HIV bisa nampak sehat, namun telah menjadi sumber penularan bagi orang lain.

Pada suatu saat HIV akan memperbanyak diri dan mulai merusak sel-T. Maka pada saat inilah system pertahanan tubuh kita lemah dan tidak mampu memerangi kuman yang berada di sekitar tubuh kita.

Ketika virus HIV sudah masuk ke dalam tubuh kita pada awalnya tidak ada gejala-gejala khusus. Baru beberapa minggu sesudah itu orang yang terinfeksi mengalami penyakit ringan sehari-hari seperti demam, flu atau diare. Selebihnya tidak ada gejala khusus.
Penderita HIV positif sering kali merasa sehat dan dari luar memang tampak sehat. Sering kali 3-4 tahun penderita tidak memperlihatkan gejala yang khas.
Sesudah masaa itu, bisa diatas lima tahun atau lebih mulai muncul penyakit-penyakit bawaan akibat kekebalan tubuh menurun, seperti timbul diare berulang, penurunan berat badan secara mendadak, sering sariawan di mulut dan terjadi pembengkakan di daerah kelenjar getah bening.
Pada saat inilah orang ini dikatakan positif AIDS atau sudah memasuki tahap AIDS.

Masa seseorng terinfeksi HIV hingga ke fase AIDS berbeda-beda, tergantung kepada gaya hidup dan asupan gizi yang masuk. Sebab virus HIV menyerang kekebalan tubuh, sehingga sakit ringan pada orang normal bisa sangat berbahaya pada penderita AIDS.

Bahayanya adalah jika seseorang tidak mengetahui ia menderita HIV. Begitu diketahui pada darahnya ada HIV, maka pada saat itu ia sudah sangat potensial menularkan. Sayangnya ia terlambat mengetahui ada HIV di tubuhnya sehingga setahun dua tahun kemudian dia sudah masuk ke fase AIDS dan akhirnya meninggal. Ia tidak tahu sudah berapa lama virus itu bersarang ditubuhnya.

Bagaimana Mengenali Tubuh Yang Terinfeksi HIV

Cara untuk mengenali atau mengetahui apakah seseorang terinfeksi HIV adalah melalui tes darah, jadi tidak bisa mengira-ngira dari gejala yang muncul saja. Jika seseorang mengalami sariawan berulang-ulang atau diare tak berkesudahan bukan berarti ia positif AIDS sebelum dilakukan pemeriksaan darah.
Kenyataan ini sekaligus menghapus mitos yang salah bahwa berhubungan seks dengan orang yang kelihatan sehat, bugar dan gagah tidak mungkin kena HIV/AIDS. Sekali lagi HIV tidak bisa dipandang secara kasat mata seperti itu. Harus dilakukan pemeriksaan darah.

Jika karena sesuatu hal kita hidup dengan resiko tinggi kena HIV, ada baiknya melakukanh pemeriksaan darah setiap 6 bulan sekali meski pada pemeriksaan terakhir hasilnya negatif.
Siapakah yang berisiko tinggi kena HIV ?
§ Orang yang sering berganti-ganti pasangan seks tanpa memakai pelindung.
§ Orang yang mendapatkan tranfusi darah yang tercemar. Saat ini masalah donor darah sudah semakin diperketat untuk mengantisipasi terjadinya hal ini.
§ Pemakai narkoba. HIV menular melalui jarum suntik yang tidak steril dan dipakai secara bergantian. Biasanya ini terjadi pada pemakai narkoba yang enggan menggunakan jarum suntik sendiri-sendiri. Biasanya mereka memakai bergantian. Tak heran jika tingkat penularan HIV di Indonesia tertinggi kedua adalah melalui jarum suntik pemakai narkoba.
§ Ibu hamil yang tertular HIV akan menularkan pada bayi yang dikandungnya.

AIDS

Seorang penderita AIDS adalah ketika tubuhnya mulai tidak bisa menghalau kuman atau infeksi yang datang, meskipun hanya kuman atau infeksi ringan seperti flu. Orang yang tubuhnya terinfeksi HIV dan sudah memasuki tahap AIDS bisa meninggal hanya karena flu, radang paru-paru atau diare yang tidak berkesudahan. Hal ini karena kekebalan tubuhnya tidak lagi berfungsi untuk menekan kuman dan infeksi yang ada sehingga infeksinya bertambah parah dan akhirnya meninggal.

Karena itu penderita HIV dianjurkan untuk menjalankan pola hidup sehat untuk menghindari gangguan kesehatan meski yang paling ringan sekalipun. Demikian pula dengan anjuran makan makanan bergizi yang diharapkan bisa memperkuat tubuhnya. Karena biasanya penderita HIV seringkali mudah lelah sehingga semakin mudah juga kuman dan infeksi masuk tubuhnya. Tapi kedua hal ini memang hanya proteksi agar seseorang bisa bertahan lama sebelum masuk ke AIDS. Sementara HIVnya sendiri tetap ada dan belum ada obatnya.

Beda nya HIV sama AIDS apa sich?
Q. ga' ngerti dech gw!

A. AIDS adalah sekumpulan gejala
penyakit yang menyerang tubuh
manusia sesudah sistem
kekebalannya dirusak oleh virus
yang disebut HIV. Pengertian
AIDS tercermin dari kepanjangan
AcquiredImmune Deficiency
Syndrome, atau Sindrom Cacat
Kekebalan Tubuh Dapatan.
AIDS adalah sindrom yang fatal
karena menimbulkan kerusakan
progresif pada sistem kekebalan
tubuh. Akibatnya, penderita
amat rentan dan mudah
terjangkit beberapa penyakit.
Antara lain penyakit yang
disebabkan berbagai jenis
protozoa, cacing, jamur, bakteri,
virus dan kanker. Karena
banyaknya variasi penyakit yang
menyerang penderita, AIDS
disebut suatu sindrom.
HIV adalah singkatan Human
Immunodeficiency virus, yaitu
virus yang menyerang sistem
kekebalan tubuh manusia
hingga akhirnya menimbulkan
AIDS. HIV menyerang sel-sel
darah putih sistem kekebalan
tubuh. Sel yang bernama
limfosit ini bertugas menangkal
infeksi yang menyerang tubuh
manusia. Sel ini juga disebut sel
T-4, atau sel T penolong (T-
helper).
HIV adalah kelompok retrovirus
yang mempunyai kemampuan
mengcopy cetak biru materi-
materi Figenetik sel-sel manusia
yang ditumpangi. Dengan
proses ini HIV dapat mematikan
sel-sel T-4.
Masa inkubasi HIV biasanya
antara 5-7 tahun. Selama itu,
penderita tidak memperlihatkan
gejala-gejala, meski jumlah virus
HIVsemakin banyak dan sel T-4
semakin habis. Semakin kecil
jumlah sel T-4, semakin rusaklah
fungsi sistem kekebalan tubuh.
Artinya, penyakit-penyakit yang
semula tidak menyebabkan
kelainan karena sistem
kekebalan tubuh baik,
berkembang menjadi parah.
Penyakit-penyakit ini lazim
disebut infeksi oportunistik.
Pada saat sistem kekebalan
tubuh seseorang dalam keadaan
rusak, pengidap HIV mulai
menampakkan gejala-gejala
AIDS. Dan kondisi itu akan terus
memburuk hingga ajal
menjemput.

bagaimana sih ciri2 HIV & AIDS?
Q.

A. Karena selama ini materi KIE (komunikasi, informasi dan edukasi) HIV/AIDS selalu dibalut dengan moral dan agama maka yang tumbuh subur di masyarakat hanya mitos (anggapan yang salah) tentang HIV/AIDS. Misalnya, mengait-ngaitkan penularan HIV dengan zina, pelacuran, waria dan gay. Padahal, tidak ada kaitan langsung antara penularan HIV dengan zina, pelacuran, waria dan gay. Sebagai virus HIV hanya bisa menular jika cairan darah, air mani atau cairan vagina yang mengandung HIV masuk ke tubuh seseorang. Ini fakta medis (bisa dibuktikan di laboratorium dengan teknologi kedokteran). Penularan antara lain bisa melalui hubungan seks yang tidak memakai kondom di dalam atau di luar nikah jika salah satu dari pasangan itu HIV-positif. Jadi, biar pun zina kalau dua-duanya HIV-negatif maka tidak akan pernah terjadi penularan HIV.

Terkait dengan pertanyaanmu, inilah persoalan besar dalam epidemi HIV/AIDS. Tidak ada tanda-tanda, gejala-gejala atau ciri-ciri yang khas AIDS pada diri seseorang yang sudah tertular HIV sebelum mencapai masa AIDS (antara 5 - 10 tahun setelah tertular HIV). Tapi, ingat, biar pun tidak ada tanda, gejala atau ciri-ciri yang khas AIDS pada diri seseorang yang sudah tertular HIV dia sudah bisa menularkan HIV kepada orang lain melalui (a) hubungan seks yang tidak memakai kondom di dalam atau di luar nikah, (b) transfusi darah, (c) jarum suntik, jarum tindik, jarum akupunktur, jarum tattoo atau alat-alat kesehatan, dan (d) dari seorang ibu yang HIV-positif kepada anaknya, terutama pada saat persalinan dan menyusui dengan air susu ibu (ASI).

Nah, karena kita tidak mengetahui orang-orang yang sudah tertular HIV maka hindarilah perilaku berisiko tinggi agar terlindung dari penularan HIV. Perilaku berisiko tinggi tertular HIV yaitu (1) melakukan hubungan seks penetrasi yakni penis masuk ke vagina (heteroseks), seks oral dan seks anal di dalam atau di luar ikatan pernikahan yang sah serta homoseks tanpa kondom dengan pasangan yang berganti-ganti, (2) melakukan hubungan seks penetrasi, seks oral dan seks anal di dalam atau di luar ikatan pernikahan yang sah serta homoseks tanpa kondom dengan seseorang yang suka berganti-ganti pasangan (seperti dengan pekerja seks perempuan/waria), (3) menerima transfusi darah yang tidak diskrining HIV, dan (4) memakai jarum suntik secara bersama-sama dengan bergiliran. ***

penyebab penyakit AIDS?
Q. apa penyebab penyakit AIDS?

A. Penyebab timbulnya penyakit AIDS belum dapat dijelaskan sepenuhnya. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa virus HIVtelah ada di dalam tubuh sebelum munculnya penyakit AIDS ini. Namun kenyataan bahwa tidak semua orang yang terinfeksi virus HIV ini terjangkit penyakit AIDS menunjukkan bahwa ada faktor-faktor lain yang berperan di sini. Penggunaan alkohol dan obat bius, kurang gizi, tingkat stress yang tinggi dan adanya penyakit lain terutama penyakit yang ditularkan lewat alat kelamin merupakan faktor-faktor yang mungkin berperan. Faktor yang lain adalah waktu. Penelitian terakhir menunjukkan bahwa kesempatan untuk terkena AIDS meningkat, bukannya menurun dikarenakan faktor waktu.




Powered by Yahoo! Answers

Thursday, June 5, 2014

awal mula penyakit aids?

Q.

A. AIDS pertama kali dilaporkan pada tanggal 5 Juni 1981 , ketika Centers for Disease Control and Prevention Amerika Serikat mencatat adanya Pneumonia pneumosistis (sekarang masih diklasifikasikan sebagai PCP tetapi diketahui disebabkan oleh Pneumocystis jirovecii ) pada lima laki-laki homoseksual di Los Angeles . Dua spesies HIV yang diketahui menginfeksi manusia adalah HIV-1 dan HIV-2 . HIV-1 lebih mematikan dan lebih mudah masuk kedalam tubuh. HIV-1 adalah sumber dari mayoritas infeksi HIV di dunia, sementara HIV-2 sulit dimasukan dan kebanyakan berada di Afrika Barat . Baik HIV-1 dan HIV-2 berasal dari primata . Asal HIV-1 berasal dari simpanse Pan troglodytes troglodytes yang ditemukan di Kamerun selatan. HIV-2 berasal dari Sooty Mangabey ( Cercocebus atys ), monyet dari Guinea Bissau , Gabon , dan Kamerun . Banyak ahli berpendapat bahwa HIV masuk ke dalam tubuh manusia akibat kontak dengan primata lainnya, contohnya selama berburu atau pemotongan daging. Teori yang lebih kontroversial yang dikenal dengan nama hipotesis OPV AIDS , menyatakan bahwa epidemik AIDS dimulai pada akhir tahun 1950 - an di Kongo Belgia sebagai akibat dari penelitian Hilary Koprowski terhadap vaksin polio . Namun demikian, komunitas ilmiah umumnya berpendapat bahwa skenario tersebut tidak didukung oleh bukti-bukti yang ada....

Apakah bedanya HIV-positif dan HIV-AIDS?
Q.

A. HIV dan AIDS

Banyak yang mengira bahwa HIV dan AIDS adalah dua hal yang sama atau sebagai satu kesatuan sehingga ketika membaca data jumlah penderita HIV positif 19 orang, sementara penderita AIDS 18 orang, mereka menjadi heran. Bukankah HIV dan AIDS hal yang sama, kenapa tidak dikatakan penderita HIV/AIDS sekian..Kenapa datanya justru menyatakan HIV sekian dan AIDS sekian ? Apakah ada yang salah dengan datanya, atau kesalahan pada penulisannya?

Sebetulnya untuk membca data HIV dan AIDS ada dua kemungkinan, yaitu menjumlahkannya sekaligus, yaitu data HIV/AIDS adalah 19 + 18 = 37 orang. Atau bisa dengan HIV 19 orang dan AIDS 18 orang. Ini juga tidak salah karena pada dasarnya keduanya berbeda meski saling berkaitan satu dengan yang lain.

HIV/Human Immunodefiency Virus

HIV adalah nama virus yang menyerang kekebalan tubuh. Dalam tubuh kita ada system kekebalan tubuh yang terdiri dari sel-sel, diantaranya adalah sel-T yang tugasnya memerangi kuman dan infeksi.
Ketika virus HIV masuk ke dalam tubuh kita, virus itu akan menyerang sel-T dan masuk disana, sembunyi tanpa diketahui untuk berapa lama. Karena itu orang yang darahnya sudah terinfeksi HIV bisa nampak sehat, namun telah menjadi sumber penularan bagi orang lain.

Pada suatu saat HIV akan memperbanyak diri dan mulai merusak sel-T. Maka pada saat inilah system pertahanan tubuh kita lemah dan tidak mampu memerangi kuman yang berada di sekitar tubuh kita.

Ketika virus HIV sudah masuk ke dalam tubuh kita pada awalnya tidak ada gejala-gejala khusus. Baru beberapa minggu sesudah itu orang yang terinfeksi mengalami penyakit ringan sehari-hari seperti demam, flu atau diare. Selebihnya tidak ada gejala khusus.
Penderita HIV positif sering kali merasa sehat dan dari luar memang tampak sehat. Sering kali 3-4 tahun penderita tidak memperlihatkan gejala yang khas.
Sesudah masaa itu, bisa diatas lima tahun atau lebih mulai muncul penyakit-penyakit bawaan akibat kekebalan tubuh menurun, seperti timbul diare berulang, penurunan berat badan secara mendadak, sering sariawan di mulut dan terjadi pembengkakan di daerah kelenjar getah bening.
Pada saat inilah orang ini dikatakan positif AIDS atau sudah memasuki tahap AIDS.

Masa seseorng terinfeksi HIV hingga ke fase AIDS berbeda-beda, tergantung kepada gaya hidup dan asupan gizi yang masuk. Sebab virus HIV menyerang kekebalan tubuh, sehingga sakit ringan pada orang normal bisa sangat berbahaya pada penderita AIDS.

Bahayanya adalah jika seseorang tidak mengetahui ia menderita HIV. Begitu diketahui pada darahnya ada HIV, maka pada saat itu ia sudah sangat potensial menularkan. Sayangnya ia terlambat mengetahui ada HIV di tubuhnya sehingga setahun dua tahun kemudian dia sudah masuk ke fase AIDS dan akhirnya meninggal. Ia tidak tahu sudah berapa lama virus itu bersarang ditubuhnya.

Bagaimana Mengenali Tubuh Yang Terinfeksi HIV

Cara untuk mengenali atau mengetahui apakah seseorang terinfeksi HIV adalah melalui tes darah, jadi tidak bisa mengira-ngira dari gejala yang muncul saja. Jika seseorang mengalami sariawan berulang-ulang atau diare tak berkesudahan bukan berarti ia positif AIDS sebelum dilakukan pemeriksaan darah.
Kenyataan ini sekaligus menghapus mitos yang salah bahwa berhubungan seks dengan orang yang kelihatan sehat, bugar dan gagah tidak mungkin kena HIV/AIDS. Sekali lagi HIV tidak bisa dipandang secara kasat mata seperti itu. Harus dilakukan pemeriksaan darah.

Jika karena sesuatu hal kita hidup dengan resiko tinggi kena HIV, ada baiknya melakukanh pemeriksaan darah setiap 6 bulan sekali meski pada pemeriksaan terakhir hasilnya negatif.
Siapakah yang berisiko tinggi kena HIV ?
§ Orang yang sering berganti-ganti pasangan seks tanpa memakai pelindung.
§ Orang yang mendapatkan tranfusi darah yang tercemar. Saat ini masalah donor darah sudah semakin diperketat untuk mengantisipasi terjadinya hal ini.
§ Pemakai narkoba. HIV menular melalui jarum suntik yang tidak steril dan dipakai secara bergantian. Biasanya ini terjadi pada pemakai narkoba yang enggan menggunakan jarum suntik sendiri-sendiri. Biasanya mereka memakai bergantian. Tak heran jika tingkat penularan HIV di Indonesia tertinggi kedua adalah melalui jarum suntik pemakai narkoba.
§ Ibu hamil yang tertular HIV akan menularkan pada bayi yang dikandungnya.

AIDS

Seorang penderita AIDS adalah ketika tubuhnya mulai tidak bisa menghalau kuman atau infeksi yang datang, meskipun hanya kuman atau infeksi ringan seperti flu. Orang yang tubuhnya terinfeksi HIV dan sudah memasuki tahap AIDS bisa meninggal hanya karena flu, radang paru-paru atau diare yang tidak berkesudahan. Hal ini karena kekebalan tubuhnya tidak lagi berfungsi untuk menekan kuman dan infeksi yang ada sehingga infeksinya bertambah parah dan akhirnya meninggal.

Karena itu penderita HIV dianjurkan untuk menjalankan pola hidup sehat untuk menghindari gangguan kesehatan meski yang paling ringan sekalipun. Demikian pula dengan anjuran makan makanan bergizi yang diharapkan bisa memperkuat tubuhnya. Karena biasanya penderita HIV seringkali mudah lelah sehingga semakin mudah juga kuman dan infeksi masuk tubuhnya. Tapi kedua hal ini memang hanya proteksi agar seseorang bisa bertahan lama sebelum masuk ke AIDS. Sementara HIVnya sendiri tetap ada dan belum ada obatnya.

Beda nya HIV sama AIDS apa sich?
Q. ga' ngerti dech gw!

A. AIDS adalah sekumpulan gejala
penyakit yang menyerang tubuh
manusia sesudah sistem
kekebalannya dirusak oleh virus
yang disebut HIV. Pengertian
AIDS tercermin dari kepanjangan
AcquiredImmune Deficiency
Syndrome, atau Sindrom Cacat
Kekebalan Tubuh Dapatan.
AIDS adalah sindrom yang fatal
karena menimbulkan kerusakan
progresif pada sistem kekebalan
tubuh. Akibatnya, penderita
amat rentan dan mudah
terjangkit beberapa penyakit.
Antara lain penyakit yang
disebabkan berbagai jenis
protozoa, cacing, jamur, bakteri,
virus dan kanker. Karena
banyaknya variasi penyakit yang
menyerang penderita, AIDS
disebut suatu sindrom.
HIV adalah singkatan Human
Immunodeficiency virus, yaitu
virus yang menyerang sistem
kekebalan tubuh manusia
hingga akhirnya menimbulkan
AIDS. HIV menyerang sel-sel
darah putih sistem kekebalan
tubuh. Sel yang bernama
limfosit ini bertugas menangkal
infeksi yang menyerang tubuh
manusia. Sel ini juga disebut sel
T-4, atau sel T penolong (T-
helper).
HIV adalah kelompok retrovirus
yang mempunyai kemampuan
mengcopy cetak biru materi-
materi Figenetik sel-sel manusia
yang ditumpangi. Dengan
proses ini HIV dapat mematikan
sel-sel T-4.
Masa inkubasi HIV biasanya
antara 5-7 tahun. Selama itu,
penderita tidak memperlihatkan
gejala-gejala, meski jumlah virus
HIVsemakin banyak dan sel T-4
semakin habis. Semakin kecil
jumlah sel T-4, semakin rusaklah
fungsi sistem kekebalan tubuh.
Artinya, penyakit-penyakit yang
semula tidak menyebabkan
kelainan karena sistem
kekebalan tubuh baik,
berkembang menjadi parah.
Penyakit-penyakit ini lazim
disebut infeksi oportunistik.
Pada saat sistem kekebalan
tubuh seseorang dalam keadaan
rusak, pengidap HIV mulai
menampakkan gejala-gejala
AIDS. Dan kondisi itu akan terus
memburuk hingga ajal
menjemput.

bagaimana sih ciri2 HIV & AIDS?
Q.

A. Karena selama ini materi KIE (komunikasi, informasi dan edukasi) HIV/AIDS selalu dibalut dengan moral dan agama maka yang tumbuh subur di masyarakat hanya mitos (anggapan yang salah) tentang HIV/AIDS. Misalnya, mengait-ngaitkan penularan HIV dengan zina, pelacuran, waria dan gay. Padahal, tidak ada kaitan langsung antara penularan HIV dengan zina, pelacuran, waria dan gay. Sebagai virus HIV hanya bisa menular jika cairan darah, air mani atau cairan vagina yang mengandung HIV masuk ke tubuh seseorang. Ini fakta medis (bisa dibuktikan di laboratorium dengan teknologi kedokteran). Penularan antara lain bisa melalui hubungan seks yang tidak memakai kondom di dalam atau di luar nikah jika salah satu dari pasangan itu HIV-positif. Jadi, biar pun zina kalau dua-duanya HIV-negatif maka tidak akan pernah terjadi penularan HIV.

Terkait dengan pertanyaanmu, inilah persoalan besar dalam epidemi HIV/AIDS. Tidak ada tanda-tanda, gejala-gejala atau ciri-ciri yang khas AIDS pada diri seseorang yang sudah tertular HIV sebelum mencapai masa AIDS (antara 5 - 10 tahun setelah tertular HIV). Tapi, ingat, biar pun tidak ada tanda, gejala atau ciri-ciri yang khas AIDS pada diri seseorang yang sudah tertular HIV dia sudah bisa menularkan HIV kepada orang lain melalui (a) hubungan seks yang tidak memakai kondom di dalam atau di luar nikah, (b) transfusi darah, (c) jarum suntik, jarum tindik, jarum akupunktur, jarum tattoo atau alat-alat kesehatan, dan (d) dari seorang ibu yang HIV-positif kepada anaknya, terutama pada saat persalinan dan menyusui dengan air susu ibu (ASI).

Nah, karena kita tidak mengetahui orang-orang yang sudah tertular HIV maka hindarilah perilaku berisiko tinggi agar terlindung dari penularan HIV. Perilaku berisiko tinggi tertular HIV yaitu (1) melakukan hubungan seks penetrasi yakni penis masuk ke vagina (heteroseks), seks oral dan seks anal di dalam atau di luar ikatan pernikahan yang sah serta homoseks tanpa kondom dengan pasangan yang berganti-ganti, (2) melakukan hubungan seks penetrasi, seks oral dan seks anal di dalam atau di luar ikatan pernikahan yang sah serta homoseks tanpa kondom dengan seseorang yang suka berganti-ganti pasangan (seperti dengan pekerja seks perempuan/waria), (3) menerima transfusi darah yang tidak diskrining HIV, dan (4) memakai jarum suntik secara bersama-sama dengan bergiliran. ***

penyebab penyakit AIDS?
Q. apa penyebab penyakit AIDS?

A. Penyebab timbulnya penyakit AIDS belum dapat dijelaskan sepenuhnya. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa virus HIVtelah ada di dalam tubuh sebelum munculnya penyakit AIDS ini. Namun kenyataan bahwa tidak semua orang yang terinfeksi virus HIV ini terjangkit penyakit AIDS menunjukkan bahwa ada faktor-faktor lain yang berperan di sini. Penggunaan alkohol dan obat bius, kurang gizi, tingkat stress yang tinggi dan adanya penyakit lain terutama penyakit yang ditularkan lewat alat kelamin merupakan faktor-faktor yang mungkin berperan. Faktor yang lain adalah waktu. Penelitian terakhir menunjukkan bahwa kesempatan untuk terkena AIDS meningkat, bukannya menurun dikarenakan faktor waktu.




Powered by Yahoo! Answers

Monday, June 2, 2014

Be carreful with AIDS!!!?

Q. kenapa AIDS nasih belum ada obatnya sampai sekarang ini?
N kenapa penderita AIDS di negara kita tercinta ini semakin bertambah banyak aja ya?

A. AIDS sekarang sudah ada obatnya. Bahkan tahun 1987 itu sudah ada. AZT namanya. Tapi sayang obat itu manfaatnya hanya sebentar. Sebab bila diminum kemudian timbul resistensi. Setelah diadakan berbagai uji coba baru pada tahun 1996, obat itu betul-betul ada. Inilah yang menjadikan tonggak sejarah diciptakannya obat AIDS. Meskipun yang dicapai dalam obat ini tidak bisa menyembuhkan total, tapi paling tidak bisa membunuh virusnya sampai tidak terdeteksi. Sayangnya obatnya mahal. Harganya sekitar Rp 10 juta untuk diminum setiap bulannya. Oleh karenanya yang bisa membeli obat ini adalah masyarakat dari negara-negara kaya. Kecuali Brasil. Pemerintah Brasil memberikan obat secara cuma-cuma kepada sekitar 100 ribu penduduknya yang terjangkiti. Untuk Indonesia tentu saja sangat tidak mungkin dan harganya tidaklah terjangkau. Tapi baru pada tahun 2001, ketika di India diketemukan obat generik AIDS itulah baru kita mulai bisa berpikir. Sebab harganya bisa ditekan sekitar Rp 850 ribu. Makanya dengan harga obat inilah cukup banyak peminat.

Dengan memakai obat itu apakah penderita bisa sembuh?
Inilah bahayanya penyakit AIDS. Obat ini hanya untuk mematikan virusnya saja. Penderita harus minum obat itu seumur hidup. Coba bayangkan seandainya obat itu sangat mahal. Tentu umurnya tidak akan bertahan lama.

so mending kita harus jaga diri kita agar tidak terkena AIDS..

ok bos...

Gejala awal hiv-aids?
Q. Sya 5hari lalu melakukan hub sex dgn psk di batam tanpa kondom, sya mw tanya apa sya dapat terjangkit hiv? Saya sangat takut dan kapok, karena itu sex pertama saya, trus apa yg harus saya lakukan? Mohon bantuan ny

A. Masa inkubasi HIV-AIDS sangatbervariatif, antara 10 hari hingga beberapa bulan.
Jadi jika setelah 10 hari hasil tes menunjukkan negatif belum bisa berlega hati, karena kemungkinan belum berdampak.
Gejala HIV-AIDS adalah menurunnya system kekebalan didalam tubuh, sehingga orang yg terjangkit (ODA) mudah sakit, mudah terkena berbagai penyakit, dan begitu kena , tubuh tidak memiliki kekuatan untuk melawannya, sehingga penyakit tak akan dapat sembuh sampai kematian menjemput.
Itulah sebabnya kematian penderita HIV-AIDS pada umumnya disertai penderitaan yg amat sangat.

dari manakah asal mula HIV/AIDS itu?
Q. siapa yach yg menularkan penyakit berbahaya ini ??

A. - Sejarah

AIDS pertama kali dilaporkan pada tanggal 5 Juni 1981, ketika Centers for Disease Control and Prevention Amerika Serikat mencatat adanya Pneumonia pneumosistis (sekarang masih diklasifikasikan sebagai PCP tetapi diketahui disebabkan oleh Pneumocystis jirovecii) pada lima laki-laki homoseksual di Los Angeles.

Dua spesies HIV yang diketahui menginfeksi manusia adalah HIV-1 dan HIV-2. HIV-1 lebih mematikan dan lebih mudah masuk kedalam tubuh. HIV-1 adalah sumber dari mayoritas infeksi HIV di dunia, sementara HIV-2 sulit dimasukan dan kebanyakan berada di Afrika Barat. Baik HIV-1 dan HIV-2 berasal dari primata. Asal HIV-1 berasal dari simpanse Pan troglodytes troglodytes yang ditemukan di Kamerun selatan. HIV-2 berasal dari Sooty Mangabey (Cercocebus atys), monyet dari Guinea Bissau, Gabon, dan Kamerun.

Banyak ahli berpendapat bahwa HIV masuk ke dalam tubuh manusia akibat kontak dengan primata lainnya, contohnya selama berburu atau pemotongan daging. Teori yang lebih kontroversial yang dikenal dengan nama hipotesis OPV AIDS, menyatakan bahwa epidemik AIDS dimulai pada akhir tahun 1950-an di Kongo Belgia sebagai akibat dari penelitian Hilary Koprowski terhadap vaksin polio. Namun demikian, komunitas ilmiah umumnya berpendapat bahwa skenario tersebut tidak didukung oleh bukti-bukti yang ada.

apa sich yg kalian ketahui tentang aids...?
Q. aye cuma mo tau aje
sebenernye pada ngarti ga sich
tentang aids ame penularannye...

di bawa nyantai aje bang, mpo
jawabnye...
jangan sambil gemeteran ye...

cyahahahahahah

makasih buat yg udeh jawab ye.
moga di kasih sehat n panjang umur

say no to free sex..

A. AIDS atau Acquired Immune Deficiency Syndrome adalah suatu sindrom âserbuanâ penyakit-penyakit terhadap tubuh akibat menurunnya sistem kekebalan. AIDS disebabkan oleh Human Immunodeficiency Virus (HIV).
AIDS merupakan kelanjutan dari HIV pada tingkatan yang lebih parah dan berbahaya. Lemahnya sistem imun pada tubuh penderita AIDS membuatnya rentan mengalami infeksi oportunistik.

Mohon dijawab, ini tentang virus aids?
Q. Salah satu penyakit yang disebabkan oleh virus dan sangat ditakuti manusia adalah AIDS. AIDS disebabkan oleh virus virus HIV. Vitus HIV sebenarnya tidak menyebabkan kematian, tetapi penderita perlahan lahan akan meninggal. Mengapa hal itu dapat terjadi?

A. Permisi,anak IPS mau Jawab :)
Acquired Immunodeficiency Syndrome atau Acquired Immune Deficiency Syndrome (disingkat AIDS) adalah sekumpulan gejala dan infeksi (atau: sindrom) yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus HIV;atau infeksi virus-virus lain yang mirip yang menyerang spesies lainnya (SIV, FIV, dan lain-lain).

Virusnya sendiri bernama Human Immunodeficiency Virus (atau disingkat HIV) yaitu virus yang memperlemah kekebalan pada tubuh manusia. Orang yang terkena virus ini akan menjadi rentan terhadap infeksi oportunistik ataupun mudah terkena tumor. Meskipun penanganan yang telah ada dapat memperlambat laju perkembangan virus, namun penyakit ini belum benar-benar bisa disembuhkan.

HIV dan virus-virus sejenisnya umumnya ditularkan melalui kontak langsung antara lapisan kulit dalam (membran mukosa) atau aliran darah, dengan cairan tubuh yang mengandung HIV, seperti darah, air mani, cairan vagina, cairan preseminal, dan air susu ibu.Penularan dapat terjadi melalui hubungan intim (vaginal, anal, ataupun oral), transfusi darah, jarum suntik yang terkontaminasi, antara ibu dan bayi selama kehamilan, bersalin, atau menyusui, serta bentuk kontak lainnya dengan cairan-cairan tubuh tersebut.

Para ilmuwan umumnya berpendapat bahwa AIDS berasal dari Afrika Sub-Sahara.Kini AIDS telah menjadi wabah penyakit. AIDS diperkiraan telah menginfeksi 38,6 juta orang di seluruh dunia.Pada Januari 2006, UNAIDS bekerja sama dengan WHO memperkirakan bahwa AIDS telah menyebabkan kematian lebih dari 25 juta orang sejak pertama kali diakui pada tanggal 5 Juni 1981. Dengan demikian, penyakit ini merupakan salah satu wabah paling mematikan dalam sejarah. AIDS diklaim telah menyebabkan kematian sebanyak 2,4 hingga 3,3 juta jiwa pada tahun 2005 saja, dan lebih dari 570.000 jiwa di antaranya adalah anak-anak.Sepertiga dari jumlah kematian ini terjadi di Afrika Sub-Sahara, sehingga memperlambat pertumbuhan ekonomi dan menghancurkan kekuatan sumber daya manusia di sana. Perawatan antiretrovirus sesungguhnya dapat mengurangi tingkat kematian dan parahnya infeksi HIV, namun akses terhadap pengobatan tersebut tidak tersedia di semua negara.

Hukuman sosial bagi penderita HIV/AIDS, umumnya lebih berat bila dibandingkan dengan penderita penyakit mematikan lainnya. Kadang-kadang hukuman sosial tersebut juga turut tertimpakan kepada petugas kesehatan atau sukarelawan, yang terlibat dalam merawat orang yang hidup dengan HIV/AIDS (ODHA).




Powered by Yahoo! Answers

Gejala awal hiv-aids?

Q. Sya 5hari lalu melakukan hub sex dgn psk di batam tanpa kondom, sya mw tanya apa sya dapat terjangkit hiv? Saya sangat takut dan kapok, karena itu sex pertama saya, trus apa yg harus saya lakukan? Mohon bantuan ny

A. Masa inkubasi HIV-AIDS sangatbervariatif, antara 10 hari hingga beberapa bulan.
Jadi jika setelah 10 hari hasil tes menunjukkan negatif belum bisa berlega hati, karena kemungkinan belum berdampak.
Gejala HIV-AIDS adalah menurunnya system kekebalan didalam tubuh, sehingga orang yg terjangkit (ODA) mudah sakit, mudah terkena berbagai penyakit, dan begitu kena , tubuh tidak memiliki kekuatan untuk melawannya, sehingga penyakit tak akan dapat sembuh sampai kematian menjemput.
Itulah sebabnya kematian penderita HIV-AIDS pada umumnya disertai penderitaan yg amat sangat.

dari manakah asal mula HIV/AIDS itu?
Q. siapa yach yg menularkan penyakit berbahaya ini ??

A. - Sejarah

AIDS pertama kali dilaporkan pada tanggal 5 Juni 1981, ketika Centers for Disease Control and Prevention Amerika Serikat mencatat adanya Pneumonia pneumosistis (sekarang masih diklasifikasikan sebagai PCP tetapi diketahui disebabkan oleh Pneumocystis jirovecii) pada lima laki-laki homoseksual di Los Angeles.

Dua spesies HIV yang diketahui menginfeksi manusia adalah HIV-1 dan HIV-2. HIV-1 lebih mematikan dan lebih mudah masuk kedalam tubuh. HIV-1 adalah sumber dari mayoritas infeksi HIV di dunia, sementara HIV-2 sulit dimasukan dan kebanyakan berada di Afrika Barat. Baik HIV-1 dan HIV-2 berasal dari primata. Asal HIV-1 berasal dari simpanse Pan troglodytes troglodytes yang ditemukan di Kamerun selatan. HIV-2 berasal dari Sooty Mangabey (Cercocebus atys), monyet dari Guinea Bissau, Gabon, dan Kamerun.

Banyak ahli berpendapat bahwa HIV masuk ke dalam tubuh manusia akibat kontak dengan primata lainnya, contohnya selama berburu atau pemotongan daging. Teori yang lebih kontroversial yang dikenal dengan nama hipotesis OPV AIDS, menyatakan bahwa epidemik AIDS dimulai pada akhir tahun 1950-an di Kongo Belgia sebagai akibat dari penelitian Hilary Koprowski terhadap vaksin polio. Namun demikian, komunitas ilmiah umumnya berpendapat bahwa skenario tersebut tidak didukung oleh bukti-bukti yang ada.

apa sich yg kalian ketahui tentang aids...?
Q. aye cuma mo tau aje
sebenernye pada ngarti ga sich
tentang aids ame penularannye...

di bawa nyantai aje bang, mpo
jawabnye...
jangan sambil gemeteran ye...

cyahahahahahah

makasih buat yg udeh jawab ye.
moga di kasih sehat n panjang umur

say no to free sex..

A. AIDS atau Acquired Immune Deficiency Syndrome adalah suatu sindrom âserbuanâ penyakit-penyakit terhadap tubuh akibat menurunnya sistem kekebalan. AIDS disebabkan oleh Human Immunodeficiency Virus (HIV).
AIDS merupakan kelanjutan dari HIV pada tingkatan yang lebih parah dan berbahaya. Lemahnya sistem imun pada tubuh penderita AIDS membuatnya rentan mengalami infeksi oportunistik.

Mohon dijawab, ini tentang virus aids?
Q. Salah satu penyakit yang disebabkan oleh virus dan sangat ditakuti manusia adalah AIDS. AIDS disebabkan oleh virus virus HIV. Vitus HIV sebenarnya tidak menyebabkan kematian, tetapi penderita perlahan lahan akan meninggal. Mengapa hal itu dapat terjadi?

A. Permisi,anak IPS mau Jawab :)
Acquired Immunodeficiency Syndrome atau Acquired Immune Deficiency Syndrome (disingkat AIDS) adalah sekumpulan gejala dan infeksi (atau: sindrom) yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus HIV;atau infeksi virus-virus lain yang mirip yang menyerang spesies lainnya (SIV, FIV, dan lain-lain).

Virusnya sendiri bernama Human Immunodeficiency Virus (atau disingkat HIV) yaitu virus yang memperlemah kekebalan pada tubuh manusia. Orang yang terkena virus ini akan menjadi rentan terhadap infeksi oportunistik ataupun mudah terkena tumor. Meskipun penanganan yang telah ada dapat memperlambat laju perkembangan virus, namun penyakit ini belum benar-benar bisa disembuhkan.

HIV dan virus-virus sejenisnya umumnya ditularkan melalui kontak langsung antara lapisan kulit dalam (membran mukosa) atau aliran darah, dengan cairan tubuh yang mengandung HIV, seperti darah, air mani, cairan vagina, cairan preseminal, dan air susu ibu.Penularan dapat terjadi melalui hubungan intim (vaginal, anal, ataupun oral), transfusi darah, jarum suntik yang terkontaminasi, antara ibu dan bayi selama kehamilan, bersalin, atau menyusui, serta bentuk kontak lainnya dengan cairan-cairan tubuh tersebut.

Para ilmuwan umumnya berpendapat bahwa AIDS berasal dari Afrika Sub-Sahara.Kini AIDS telah menjadi wabah penyakit. AIDS diperkiraan telah menginfeksi 38,6 juta orang di seluruh dunia.Pada Januari 2006, UNAIDS bekerja sama dengan WHO memperkirakan bahwa AIDS telah menyebabkan kematian lebih dari 25 juta orang sejak pertama kali diakui pada tanggal 5 Juni 1981. Dengan demikian, penyakit ini merupakan salah satu wabah paling mematikan dalam sejarah. AIDS diklaim telah menyebabkan kematian sebanyak 2,4 hingga 3,3 juta jiwa pada tahun 2005 saja, dan lebih dari 570.000 jiwa di antaranya adalah anak-anak.Sepertiga dari jumlah kematian ini terjadi di Afrika Sub-Sahara, sehingga memperlambat pertumbuhan ekonomi dan menghancurkan kekuatan sumber daya manusia di sana. Perawatan antiretrovirus sesungguhnya dapat mengurangi tingkat kematian dan parahnya infeksi HIV, namun akses terhadap pengobatan tersebut tidak tersedia di semua negara.

Hukuman sosial bagi penderita HIV/AIDS, umumnya lebih berat bila dibandingkan dengan penderita penyakit mematikan lainnya. Kadang-kadang hukuman sosial tersebut juga turut tertimpakan kepada petugas kesehatan atau sukarelawan, yang terlibat dalam merawat orang yang hidup dengan HIV/AIDS (ODHA).

Penularan viruz hiv/aids?
Q. Q co usia 17, pnya cwe umur 16... Pd suatu hari saat kt pacaran Q cium bi2r dan maen lidah ama dia, pernah hampir Q sex ma dia, tp g jd coz gw pgn perjaka gw buat istri w besuk.. Kpala penisku macuk ke vaginanya dikit dan sbentar, yg mw gw tanyakan, apakah dgn pcran yg saya lakukan diatas dpt menularkan viruz hiv/aids?

A. Saya gak tau sejauh mana "permainan" yang telah kamu lakukan.
Tetapi pertama kali perlu dipahami bahwa penyebaran HIV adalah sebagai berikut:
1. Lewat transfusi darah
2. Lewat plasenta janin dari ibu sewaktu dalam kandungan
3. Lewat hubungan seksual
4. Lewat jarum tidak steril
5. Lewat alat medis dan alat cukur tidak steril

Khusus untuk hubungan seksual :
1. Berganti-ganti pasangan (sejenis maupun lawan jenis) tanpa alat pengaman.
2. Hubungan seks luar biasa (lewat anus, ciuman sampe bibir yang luka, sadomasokism sampe berdarah, dsb).

Proses Transmisi :
HIV berpindah lewat cairan tubuh (darah, serum, sperma, cairan vagina, serviks dll) kecuali liur sedangkan ASI masih diperdebatkan.

Kesimpulan : saat kamu berhubungan, bukan masalah 1 ato 2 kali masuk atau seberapa jauh dan lama masuknya alat kelamin kamu, tapi apakah ada jaminan bahwa alat kelamin kamu tidak sampai bersentuhan dengan cairan vagina mitra seks kamu. Gak masalah kalo dia sehat tapi tentunya akan menjadi persoalan jika dia dalam status sakit.

AIDS sendiri adalah kelanjutan dari infeksi HIV yang biasanya muncul setelah melewati masa 4-6 tahun pasca infeksi. Orang dengan HIV tidak akan ketahuan dan tidak ada tanda2 khusus sampai dia dengan sukarela memeriksakan darahnya ke lab. Sedangkan saat masa AIDS maka akan muncullah sekumpulan gejala-gejala seperti yang kita liat selama ini (diare, jamur, batuk yang tidak sembuh2 dengan pengobatan).

Semoga berkenan, salam.

info-info kesehatan umum lainnya :
http://leukosit.wordpress.com




Powered by Yahoo! Answers

Sunday, May 18, 2014

hiv/aids adalah wabah yang tergolong?

Q.

A. Penyakit HIV AIDS telah menjadi wabah mematikan

Meskipun penyakit AIDS selalu merupakan hasil dari infeksi HIV, tidak semua orang dengan penyakit HIV AIDS. Bahkan, orang dewasa yang terinfeksi HIV mungkin tampak sehat selama bertahun-tahun sebelum mereka sakit dengan AIDS. Para ilmuwan umumnya berpendapat bahwa penyakit HIV AIDS berasal dari Afrika Sub-Sahara. Kini AIDS telah menjadi wabah penyakit. AIDS diperkiraan telah menginfeksi 38,6 juta orang di seluruh dunia. Pada Januari 2006, UNAIDS bekerja sama dengan WHO memperkirakan bahwa AIDS telah menyebabkan kematian lebih dari 25 juta orang sejak pertama kali diakui pada tanggal 5 Juni 1981. Dengan demikian, penyakit ini merupakan salah satu wabah paling mematikan dalam sejarah

Be carreful with AIDS!!!?
Q. kenapa AIDS nasih belum ada obatnya sampai sekarang ini?
N kenapa penderita AIDS di negara kita tercinta ini semakin bertambah banyak aja ya?

A. AIDS sekarang sudah ada obatnya. Bahkan tahun 1987 itu sudah ada. AZT namanya. Tapi sayang obat itu manfaatnya hanya sebentar. Sebab bila diminum kemudian timbul resistensi. Setelah diadakan berbagai uji coba baru pada tahun 1996, obat itu betul-betul ada. Inilah yang menjadikan tonggak sejarah diciptakannya obat AIDS. Meskipun yang dicapai dalam obat ini tidak bisa menyembuhkan total, tapi paling tidak bisa membunuh virusnya sampai tidak terdeteksi. Sayangnya obatnya mahal. Harganya sekitar Rp 10 juta untuk diminum setiap bulannya. Oleh karenanya yang bisa membeli obat ini adalah masyarakat dari negara-negara kaya. Kecuali Brasil. Pemerintah Brasil memberikan obat secara cuma-cuma kepada sekitar 100 ribu penduduknya yang terjangkiti. Untuk Indonesia tentu saja sangat tidak mungkin dan harganya tidaklah terjangkau. Tapi baru pada tahun 2001, ketika di India diketemukan obat generik AIDS itulah baru kita mulai bisa berpikir. Sebab harganya bisa ditekan sekitar Rp 850 ribu. Makanya dengan harga obat inilah cukup banyak peminat.

Dengan memakai obat itu apakah penderita bisa sembuh?
Inilah bahayanya penyakit AIDS. Obat ini hanya untuk mematikan virusnya saja. Penderita harus minum obat itu seumur hidup. Coba bayangkan seandainya obat itu sangat mahal. Tentu umurnya tidak akan bertahan lama.

so mending kita harus jaga diri kita agar tidak terkena AIDS..

ok bos...

Gejala awal hiv-aids?
Q. Sya 5hari lalu melakukan hub sex dgn psk di batam tanpa kondom, sya mw tanya apa sya dapat terjangkit hiv? Saya sangat takut dan kapok, karena itu sex pertama saya, trus apa yg harus saya lakukan? Mohon bantuan ny

A. Masa inkubasi HIV-AIDS sangatbervariatif, antara 10 hari hingga beberapa bulan.
Jadi jika setelah 10 hari hasil tes menunjukkan negatif belum bisa berlega hati, karena kemungkinan belum berdampak.
Gejala HIV-AIDS adalah menurunnya system kekebalan didalam tubuh, sehingga orang yg terjangkit (ODA) mudah sakit, mudah terkena berbagai penyakit, dan begitu kena , tubuh tidak memiliki kekuatan untuk melawannya, sehingga penyakit tak akan dapat sembuh sampai kematian menjemput.
Itulah sebabnya kematian penderita HIV-AIDS pada umumnya disertai penderitaan yg amat sangat.

dari manakah asal mula HIV/AIDS itu?
Q. siapa yach yg menularkan penyakit berbahaya ini ??

A. - Sejarah

AIDS pertama kali dilaporkan pada tanggal 5 Juni 1981, ketika Centers for Disease Control and Prevention Amerika Serikat mencatat adanya Pneumonia pneumosistis (sekarang masih diklasifikasikan sebagai PCP tetapi diketahui disebabkan oleh Pneumocystis jirovecii) pada lima laki-laki homoseksual di Los Angeles.

Dua spesies HIV yang diketahui menginfeksi manusia adalah HIV-1 dan HIV-2. HIV-1 lebih mematikan dan lebih mudah masuk kedalam tubuh. HIV-1 adalah sumber dari mayoritas infeksi HIV di dunia, sementara HIV-2 sulit dimasukan dan kebanyakan berada di Afrika Barat. Baik HIV-1 dan HIV-2 berasal dari primata. Asal HIV-1 berasal dari simpanse Pan troglodytes troglodytes yang ditemukan di Kamerun selatan. HIV-2 berasal dari Sooty Mangabey (Cercocebus atys), monyet dari Guinea Bissau, Gabon, dan Kamerun.

Banyak ahli berpendapat bahwa HIV masuk ke dalam tubuh manusia akibat kontak dengan primata lainnya, contohnya selama berburu atau pemotongan daging. Teori yang lebih kontroversial yang dikenal dengan nama hipotesis OPV AIDS, menyatakan bahwa epidemik AIDS dimulai pada akhir tahun 1950-an di Kongo Belgia sebagai akibat dari penelitian Hilary Koprowski terhadap vaksin polio. Namun demikian, komunitas ilmiah umumnya berpendapat bahwa skenario tersebut tidak didukung oleh bukti-bukti yang ada.

apa sich yg kalian ketahui tentang aids...?
Q. aye cuma mo tau aje
sebenernye pada ngarti ga sich
tentang aids ame penularannye...

di bawa nyantai aje bang, mpo
jawabnye...
jangan sambil gemeteran ye...

cyahahahahahah

makasih buat yg udeh jawab ye.
moga di kasih sehat n panjang umur

say no to free sex..

A. AIDS atau Acquired Immune Deficiency Syndrome adalah suatu sindrom âserbuanâ penyakit-penyakit terhadap tubuh akibat menurunnya sistem kekebalan. AIDS disebabkan oleh Human Immunodeficiency Virus (HIV).
AIDS merupakan kelanjutan dari HIV pada tingkatan yang lebih parah dan berbahaya. Lemahnya sistem imun pada tubuh penderita AIDS membuatnya rentan mengalami infeksi oportunistik.




Powered by Yahoo! Answers

Friday, May 16, 2014

dari manakah asal mula HIV/AIDS itu?

Q. siapa yach yg menularkan penyakit berbahaya ini ??

A. - Sejarah

AIDS pertama kali dilaporkan pada tanggal 5 Juni 1981, ketika Centers for Disease Control and Prevention Amerika Serikat mencatat adanya Pneumonia pneumosistis (sekarang masih diklasifikasikan sebagai PCP tetapi diketahui disebabkan oleh Pneumocystis jirovecii) pada lima laki-laki homoseksual di Los Angeles.

Dua spesies HIV yang diketahui menginfeksi manusia adalah HIV-1 dan HIV-2. HIV-1 lebih mematikan dan lebih mudah masuk kedalam tubuh. HIV-1 adalah sumber dari mayoritas infeksi HIV di dunia, sementara HIV-2 sulit dimasukan dan kebanyakan berada di Afrika Barat. Baik HIV-1 dan HIV-2 berasal dari primata. Asal HIV-1 berasal dari simpanse Pan troglodytes troglodytes yang ditemukan di Kamerun selatan. HIV-2 berasal dari Sooty Mangabey (Cercocebus atys), monyet dari Guinea Bissau, Gabon, dan Kamerun.

Banyak ahli berpendapat bahwa HIV masuk ke dalam tubuh manusia akibat kontak dengan primata lainnya, contohnya selama berburu atau pemotongan daging. Teori yang lebih kontroversial yang dikenal dengan nama hipotesis OPV AIDS, menyatakan bahwa epidemik AIDS dimulai pada akhir tahun 1950-an di Kongo Belgia sebagai akibat dari penelitian Hilary Koprowski terhadap vaksin polio. Namun demikian, komunitas ilmiah umumnya berpendapat bahwa skenario tersebut tidak didukung oleh bukti-bukti yang ada.

apa sich yg kalian ketahui tentang aids...?
Q. aye cuma mo tau aje
sebenernye pada ngarti ga sich
tentang aids ame penularannye...

di bawa nyantai aje bang, mpo
jawabnye...
jangan sambil gemeteran ye...

cyahahahahahah

makasih buat yg udeh jawab ye.
moga di kasih sehat n panjang umur

say no to free sex..

A. AIDS atau Acquired Immune Deficiency Syndrome adalah suatu sindrom âserbuanâ penyakit-penyakit terhadap tubuh akibat menurunnya sistem kekebalan. AIDS disebabkan oleh Human Immunodeficiency Virus (HIV).
AIDS merupakan kelanjutan dari HIV pada tingkatan yang lebih parah dan berbahaya. Lemahnya sistem imun pada tubuh penderita AIDS membuatnya rentan mengalami infeksi oportunistik.

Mohon dijawab, ini tentang virus aids?
Q. Salah satu penyakit yang disebabkan oleh virus dan sangat ditakuti manusia adalah AIDS. AIDS disebabkan oleh virus virus HIV. Vitus HIV sebenarnya tidak menyebabkan kematian, tetapi penderita perlahan lahan akan meninggal. Mengapa hal itu dapat terjadi?

A. Permisi,anak IPS mau Jawab :)
Acquired Immunodeficiency Syndrome atau Acquired Immune Deficiency Syndrome (disingkat AIDS) adalah sekumpulan gejala dan infeksi (atau: sindrom) yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus HIV;atau infeksi virus-virus lain yang mirip yang menyerang spesies lainnya (SIV, FIV, dan lain-lain).

Virusnya sendiri bernama Human Immunodeficiency Virus (atau disingkat HIV) yaitu virus yang memperlemah kekebalan pada tubuh manusia. Orang yang terkena virus ini akan menjadi rentan terhadap infeksi oportunistik ataupun mudah terkena tumor. Meskipun penanganan yang telah ada dapat memperlambat laju perkembangan virus, namun penyakit ini belum benar-benar bisa disembuhkan.

HIV dan virus-virus sejenisnya umumnya ditularkan melalui kontak langsung antara lapisan kulit dalam (membran mukosa) atau aliran darah, dengan cairan tubuh yang mengandung HIV, seperti darah, air mani, cairan vagina, cairan preseminal, dan air susu ibu.Penularan dapat terjadi melalui hubungan intim (vaginal, anal, ataupun oral), transfusi darah, jarum suntik yang terkontaminasi, antara ibu dan bayi selama kehamilan, bersalin, atau menyusui, serta bentuk kontak lainnya dengan cairan-cairan tubuh tersebut.

Para ilmuwan umumnya berpendapat bahwa AIDS berasal dari Afrika Sub-Sahara.Kini AIDS telah menjadi wabah penyakit. AIDS diperkiraan telah menginfeksi 38,6 juta orang di seluruh dunia.Pada Januari 2006, UNAIDS bekerja sama dengan WHO memperkirakan bahwa AIDS telah menyebabkan kematian lebih dari 25 juta orang sejak pertama kali diakui pada tanggal 5 Juni 1981. Dengan demikian, penyakit ini merupakan salah satu wabah paling mematikan dalam sejarah. AIDS diklaim telah menyebabkan kematian sebanyak 2,4 hingga 3,3 juta jiwa pada tahun 2005 saja, dan lebih dari 570.000 jiwa di antaranya adalah anak-anak.Sepertiga dari jumlah kematian ini terjadi di Afrika Sub-Sahara, sehingga memperlambat pertumbuhan ekonomi dan menghancurkan kekuatan sumber daya manusia di sana. Perawatan antiretrovirus sesungguhnya dapat mengurangi tingkat kematian dan parahnya infeksi HIV, namun akses terhadap pengobatan tersebut tidak tersedia di semua negara.

Hukuman sosial bagi penderita HIV/AIDS, umumnya lebih berat bila dibandingkan dengan penderita penyakit mematikan lainnya. Kadang-kadang hukuman sosial tersebut juga turut tertimpakan kepada petugas kesehatan atau sukarelawan, yang terlibat dalam merawat orang yang hidup dengan HIV/AIDS (ODHA).

Penularan viruz hiv/aids?
Q. Q co usia 17, pnya cwe umur 16... Pd suatu hari saat kt pacaran Q cium bi2r dan maen lidah ama dia, pernah hampir Q sex ma dia, tp g jd coz gw pgn perjaka gw buat istri w besuk.. Kpala penisku macuk ke vaginanya dikit dan sbentar, yg mw gw tanyakan, apakah dgn pcran yg saya lakukan diatas dpt menularkan viruz hiv/aids?

A. Saya gak tau sejauh mana "permainan" yang telah kamu lakukan.
Tetapi pertama kali perlu dipahami bahwa penyebaran HIV adalah sebagai berikut:
1. Lewat transfusi darah
2. Lewat plasenta janin dari ibu sewaktu dalam kandungan
3. Lewat hubungan seksual
4. Lewat jarum tidak steril
5. Lewat alat medis dan alat cukur tidak steril

Khusus untuk hubungan seksual :
1. Berganti-ganti pasangan (sejenis maupun lawan jenis) tanpa alat pengaman.
2. Hubungan seks luar biasa (lewat anus, ciuman sampe bibir yang luka, sadomasokism sampe berdarah, dsb).

Proses Transmisi :
HIV berpindah lewat cairan tubuh (darah, serum, sperma, cairan vagina, serviks dll) kecuali liur sedangkan ASI masih diperdebatkan.

Kesimpulan : saat kamu berhubungan, bukan masalah 1 ato 2 kali masuk atau seberapa jauh dan lama masuknya alat kelamin kamu, tapi apakah ada jaminan bahwa alat kelamin kamu tidak sampai bersentuhan dengan cairan vagina mitra seks kamu. Gak masalah kalo dia sehat tapi tentunya akan menjadi persoalan jika dia dalam status sakit.

AIDS sendiri adalah kelanjutan dari infeksi HIV yang biasanya muncul setelah melewati masa 4-6 tahun pasca infeksi. Orang dengan HIV tidak akan ketahuan dan tidak ada tanda2 khusus sampai dia dengan sukarela memeriksakan darahnya ke lab. Sedangkan saat masa AIDS maka akan muncullah sekumpulan gejala-gejala seperti yang kita liat selama ini (diare, jamur, batuk yang tidak sembuh2 dengan pengobatan).

Semoga berkenan, salam.

info-info kesehatan umum lainnya :
http://leukosit.wordpress.com

apakah HIV/AIDS itu??
Q. apa ciri-ciri penderitanya?
bagaimana cara penularannya?

A. HIV (human immunodeficiency virus) adalah sebuah retrovirus yang menginfeksi sel sistem kekebalan tubuh manusia - terutama CD4+ T cell dan macrophage, komponen vital dari sistem sistem kekebalan tubuh "tuan rumah" - dan menghancurkan atau merusak fungsi mereka. Infeksi dari HIV menyebabkan pengurangan cepat dari sistem kekebalan tubuh, yang menyebabkan kekurangan imun. HIV merupakan penyebab dasar AIDS. Acquired Immunodeficiency Syndrome atau Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) adalah sekumpulan gejala dan infeksi yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusi.

Orang yang terkena virus ini akan menjadi rentan terhadap infeksi oportunistik ataupun mudah terkena tumor. Berbagai gejala AIDS umumnya tidak akan terjadi pada orang-orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik. Kebanyakan kondisi tersebut akibat infeksi oleh bakteri, virus, fungi dan parasit, yang biasanya dikendalikan oleh unsur-unsur sistem kekebalan tubuh yang dirusak HIV. Infeksi oportunistik umum didapati pada penderita AIDS. HIV mempengaruhi hampir semua organ tubuh. Penderita AIDS juga beresiko lebih besar menderita kanker seperti sarkoma Kaposi, kanker leher rahim, dan kanker sistem kekebalan yang disebut limfoma. Biasanya penderita AIDS memiliki gejala infeksi sistemik seperti demam, berkeringat (terutama pada malam hari), pembengkakan kelenjar, kedinginan, merasa lemah, serta penurunan berat badan. Infeksi oportunistik tertentu yang diderita pasien AIDS, juga tergantung pada tingkat kekerapan terjadinya infeksi tersebut di wilayah geografis tempat hidup pasien.

Tiga jalur utama (rute) masuknya virus HIV ke dalam tubuh ialah melalui hubungan seksual, persentuhan (paparan) dengan cairan atau jaringan tubuh yang terinfeksi, serta dari ibu ke janin atau bayi selama periode sekitar kelahiran (periode perinatal). Walaupun HIV dapat ditemukan pada air liur, air mata dan urin orang yang terinfeksi, namun tidak terdapat catatan kasus infeksi dikarenakan cairan-cairan tersebut, dengan demikian resiko infeksinya secara umum dapat diabaikan.

Semoga bisa membantu




Powered by Yahoo! Answers

Wednesday, May 14, 2014

bagaimana sih ciri2 HIV & AIDS?

Q.

A. Karena selama ini materi KIE (komunikasi, informasi dan edukasi) HIV/AIDS selalu dibalut dengan moral dan agama maka yang tumbuh subur di masyarakat hanya mitos (anggapan yang salah) tentang HIV/AIDS. Misalnya, mengait-ngaitkan penularan HIV dengan zina, pelacuran, waria dan gay. Padahal, tidak ada kaitan langsung antara penularan HIV dengan zina, pelacuran, waria dan gay. Sebagai virus HIV hanya bisa menular jika cairan darah, air mani atau cairan vagina yang mengandung HIV masuk ke tubuh seseorang. Ini fakta medis (bisa dibuktikan di laboratorium dengan teknologi kedokteran). Penularan antara lain bisa melalui hubungan seks yang tidak memakai kondom di dalam atau di luar nikah jika salah satu dari pasangan itu HIV-positif. Jadi, biar pun zina kalau dua-duanya HIV-negatif maka tidak akan pernah terjadi penularan HIV.

Terkait dengan pertanyaanmu, inilah persoalan besar dalam epidemi HIV/AIDS. Tidak ada tanda-tanda, gejala-gejala atau ciri-ciri yang khas AIDS pada diri seseorang yang sudah tertular HIV sebelum mencapai masa AIDS (antara 5 - 10 tahun setelah tertular HIV). Tapi, ingat, biar pun tidak ada tanda, gejala atau ciri-ciri yang khas AIDS pada diri seseorang yang sudah tertular HIV dia sudah bisa menularkan HIV kepada orang lain melalui (a) hubungan seks yang tidak memakai kondom di dalam atau di luar nikah, (b) transfusi darah, (c) jarum suntik, jarum tindik, jarum akupunktur, jarum tattoo atau alat-alat kesehatan, dan (d) dari seorang ibu yang HIV-positif kepada anaknya, terutama pada saat persalinan dan menyusui dengan air susu ibu (ASI).

Nah, karena kita tidak mengetahui orang-orang yang sudah tertular HIV maka hindarilah perilaku berisiko tinggi agar terlindung dari penularan HIV. Perilaku berisiko tinggi tertular HIV yaitu (1) melakukan hubungan seks penetrasi yakni penis masuk ke vagina (heteroseks), seks oral dan seks anal di dalam atau di luar ikatan pernikahan yang sah serta homoseks tanpa kondom dengan pasangan yang berganti-ganti, (2) melakukan hubungan seks penetrasi, seks oral dan seks anal di dalam atau di luar ikatan pernikahan yang sah serta homoseks tanpa kondom dengan seseorang yang suka berganti-ganti pasangan (seperti dengan pekerja seks perempuan/waria), (3) menerima transfusi darah yang tidak diskrining HIV, dan (4) memakai jarum suntik secara bersama-sama dengan bergiliran. ***

penyebab penyakit AIDS?
Q. apa penyebab penyakit AIDS?

A. Penyebab timbulnya penyakit AIDS belum dapat dijelaskan sepenuhnya. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa virus HIVtelah ada di dalam tubuh sebelum munculnya penyakit AIDS ini. Namun kenyataan bahwa tidak semua orang yang terinfeksi virus HIV ini terjangkit penyakit AIDS menunjukkan bahwa ada faktor-faktor lain yang berperan di sini. Penggunaan alkohol dan obat bius, kurang gizi, tingkat stress yang tinggi dan adanya penyakit lain terutama penyakit yang ditularkan lewat alat kelamin merupakan faktor-faktor yang mungkin berperan. Faktor yang lain adalah waktu. Penelitian terakhir menunjukkan bahwa kesempatan untuk terkena AIDS meningkat, bukannya menurun dikarenakan faktor waktu.

hiv/aids adalah wabah yang tergolong?
Q.

A. Penyakit HIV AIDS telah menjadi wabah mematikan

Meskipun penyakit AIDS selalu merupakan hasil dari infeksi HIV, tidak semua orang dengan penyakit HIV AIDS. Bahkan, orang dewasa yang terinfeksi HIV mungkin tampak sehat selama bertahun-tahun sebelum mereka sakit dengan AIDS. Para ilmuwan umumnya berpendapat bahwa penyakit HIV AIDS berasal dari Afrika Sub-Sahara. Kini AIDS telah menjadi wabah penyakit. AIDS diperkiraan telah menginfeksi 38,6 juta orang di seluruh dunia. Pada Januari 2006, UNAIDS bekerja sama dengan WHO memperkirakan bahwa AIDS telah menyebabkan kematian lebih dari 25 juta orang sejak pertama kali diakui pada tanggal 5 Juni 1981. Dengan demikian, penyakit ini merupakan salah satu wabah paling mematikan dalam sejarah

Be carreful with AIDS!!!?
Q. kenapa AIDS nasih belum ada obatnya sampai sekarang ini?
N kenapa penderita AIDS di negara kita tercinta ini semakin bertambah banyak aja ya?

A. AIDS sekarang sudah ada obatnya. Bahkan tahun 1987 itu sudah ada. AZT namanya. Tapi sayang obat itu manfaatnya hanya sebentar. Sebab bila diminum kemudian timbul resistensi. Setelah diadakan berbagai uji coba baru pada tahun 1996, obat itu betul-betul ada. Inilah yang menjadikan tonggak sejarah diciptakannya obat AIDS. Meskipun yang dicapai dalam obat ini tidak bisa menyembuhkan total, tapi paling tidak bisa membunuh virusnya sampai tidak terdeteksi. Sayangnya obatnya mahal. Harganya sekitar Rp 10 juta untuk diminum setiap bulannya. Oleh karenanya yang bisa membeli obat ini adalah masyarakat dari negara-negara kaya. Kecuali Brasil. Pemerintah Brasil memberikan obat secara cuma-cuma kepada sekitar 100 ribu penduduknya yang terjangkiti. Untuk Indonesia tentu saja sangat tidak mungkin dan harganya tidaklah terjangkau. Tapi baru pada tahun 2001, ketika di India diketemukan obat generik AIDS itulah baru kita mulai bisa berpikir. Sebab harganya bisa ditekan sekitar Rp 850 ribu. Makanya dengan harga obat inilah cukup banyak peminat.

Dengan memakai obat itu apakah penderita bisa sembuh?
Inilah bahayanya penyakit AIDS. Obat ini hanya untuk mematikan virusnya saja. Penderita harus minum obat itu seumur hidup. Coba bayangkan seandainya obat itu sangat mahal. Tentu umurnya tidak akan bertahan lama.

so mending kita harus jaga diri kita agar tidak terkena AIDS..

ok bos...

Gejala awal hiv-aids?
Q. Sya 5hari lalu melakukan hub sex dgn psk di batam tanpa kondom, sya mw tanya apa sya dapat terjangkit hiv? Saya sangat takut dan kapok, karena itu sex pertama saya, trus apa yg harus saya lakukan? Mohon bantuan ny

A. Masa inkubasi HIV-AIDS sangatbervariatif, antara 10 hari hingga beberapa bulan.
Jadi jika setelah 10 hari hasil tes menunjukkan negatif belum bisa berlega hati, karena kemungkinan belum berdampak.
Gejala HIV-AIDS adalah menurunnya system kekebalan didalam tubuh, sehingga orang yg terjangkit (ODA) mudah sakit, mudah terkena berbagai penyakit, dan begitu kena , tubuh tidak memiliki kekuatan untuk melawannya, sehingga penyakit tak akan dapat sembuh sampai kematian menjemput.
Itulah sebabnya kematian penderita HIV-AIDS pada umumnya disertai penderitaan yg amat sangat.




Powered by Yahoo! Answers