Q.
A. Darah tinggi sebenarnya banyak obatnya, namun sebelum diturunkan dengan penggunaan obat, ada baiknya diketahui dulu tekanan darah harian anda. Memang secara normal tekanan darah sistolik dan diastolik itu 120/80 namun ini tidak selalu berlaku, terutama pada pasien-pasien yang berusia lanjut dan pasien hypertensi lama. Sebab pengalaman dilapangan orang-orang dengan hipertensi lama dengan tekanan darah harian 160/ 90 akan merasakan gejala pusing, layaknya gejala hipotensi jika sekiranya tekanan ini langsung diturunkan, sementara tekanan darah ini tekanan darah harian mereka.
Jadi ada baiknya periksa dulu tekanan darah harian anda, bila perlu lakukan pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS) dan juga kolesterol sebagai bahan pertimbangan tentang kemungkinan lain sebagai sebab timbulnya kondisi hypertensi. Misalnya kondisi diabetes melitus yang saat ini paling sering memberikan komplikasi vaskuler.
Bila tekanan darah anda > 140 untuk tekanan sistolik dan > 90 untuk tekanan diastolik, maka anda sudah dapat memulai pengobatan dengan syarat jika tekanan darah harian anda sebelumnya tidak setinggi ini atau sebelumnya normal yaitu 120/80 kemudian naik menjadi 140/90
Untuk obatnya, baiklah akan saya resepkan seperti ini :
R/ Captopril 25 mg No VI
2 dd 1
Bila anda tidak cocok dengan obat diatas, terutama saat menggunakannya anda batuk-batuk karena efek sampingnya yang biasa ditemui adalah batuk maka obatnya bisa di ganti dengan obat berikut :
R/ Nifedipine 10 mg No VI
2 dd 1
2 obat diatas sebenarnya sering kali kita resepkan saat dinas, namun terkadang untuk pasien hipertensi lama, pengaruh stabilitas vaskuler ke dua obat tersebut sudah mulai berkurang sehingga perlu diganti dengan obat yang lebih baik. Misalnya dengan ini :
R/ Amlodipine 10 mg No VI
2 dd 1
Obat diatas boleh anda gunakan, namun alangkah baiknya bila anda juga memantau tekanan darah anda setiap saat selama penggunaan obat. Bila tidak punya alat tensi, anda boleh periksa tekanan darah anda di puskesmas, agar pengobatannya sedikit terkontrol. Dan yang terpenting hindari stres, komsumsi kopi berlebihan,merokok dan asupan garam berlebihan sebab semuanya dapat memicu terjadinya hipertensi.
Itu saja masukan saya, semoga bermanfaat. Makasih.
Jadi ada baiknya periksa dulu tekanan darah harian anda, bila perlu lakukan pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS) dan juga kolesterol sebagai bahan pertimbangan tentang kemungkinan lain sebagai sebab timbulnya kondisi hypertensi. Misalnya kondisi diabetes melitus yang saat ini paling sering memberikan komplikasi vaskuler.
Bila tekanan darah anda > 140 untuk tekanan sistolik dan > 90 untuk tekanan diastolik, maka anda sudah dapat memulai pengobatan dengan syarat jika tekanan darah harian anda sebelumnya tidak setinggi ini atau sebelumnya normal yaitu 120/80 kemudian naik menjadi 140/90
Untuk obatnya, baiklah akan saya resepkan seperti ini :
R/ Captopril 25 mg No VI
2 dd 1
Bila anda tidak cocok dengan obat diatas, terutama saat menggunakannya anda batuk-batuk karena efek sampingnya yang biasa ditemui adalah batuk maka obatnya bisa di ganti dengan obat berikut :
R/ Nifedipine 10 mg No VI
2 dd 1
2 obat diatas sebenarnya sering kali kita resepkan saat dinas, namun terkadang untuk pasien hipertensi lama, pengaruh stabilitas vaskuler ke dua obat tersebut sudah mulai berkurang sehingga perlu diganti dengan obat yang lebih baik. Misalnya dengan ini :
R/ Amlodipine 10 mg No VI
2 dd 1
Obat diatas boleh anda gunakan, namun alangkah baiknya bila anda juga memantau tekanan darah anda setiap saat selama penggunaan obat. Bila tidak punya alat tensi, anda boleh periksa tekanan darah anda di puskesmas, agar pengobatannya sedikit terkontrol. Dan yang terpenting hindari stres, komsumsi kopi berlebihan,merokok dan asupan garam berlebihan sebab semuanya dapat memicu terjadinya hipertensi.
Itu saja masukan saya, semoga bermanfaat. Makasih.
Tentang tekanan darah tinggi jadi normal nih !!?
Q. Saya cerita nih,Waktu itu saya kan sibuk belajar yah karena pengen hadapin Ujian Nasional SMP 2010-2011 tiba" saya kena alergi di tangan ,mungkin alergi kata guru saya karena serius belajar kadang terlalu banyak pikiran bisa jadi juga cozna guru saya Psikologi,lalu saya bawa ke dokter alergi saya itu karena penyebab'na kabnyakan makan bakso / daging "dulu tiap hari sya makan bakso' tiba dokter cek perendarahan saya pke pengukur tekanan darah,tiba" kata dokter saya tensi'na 180 tiba kan saya kaget pengen Tabokin tuh dokter ngibul/serius,pas 2 hari kemudian cek lagi ma kk sepupu saya dokter juga pas cek pke pengukur tekanan darah,tekanan darah saya jadi 120 tensi'na normal kan GAK LUCU ,saya jarang makan yg asem"!!
Nah,itu Tekanan darah tinggi saya bisa jadi normal jangka 2 hari ?? apa Dokter pertama ngibul / dokter kk sepupu saya yg ngibul ??
Apa itu sebuah Mukjizat yang di berikan Tuhan kepada saya ?
Semua Keluarga saya kaget dengan Kondisi saya ini
Nah,itu Tekanan darah tinggi saya bisa jadi normal jangka 2 hari ?? apa Dokter pertama ngibul / dokter kk sepupu saya yg ngibul ??
Apa itu sebuah Mukjizat yang di berikan Tuhan kepada saya ?
Semua Keluarga saya kaget dengan Kondisi saya ini
A. Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi medis di mana terjadi peningkatan tekanan darah secara kronis (dalam jangka waktu lama). Penderita yang mempunyai sekurang- kurangnya tiga bacaan tekanan darah yang melebihi 140/90 mmHg saat istirahat diperkirakan mempunyai keadaan darah tinggi. Tekanan darah yang selalu tinggi adalah salah satu faktor risiko untuk stroke , serangan jantung , gagal jantung dan aneurisma arterial, dan merupakan penyebab utama gagal jantung kronis. Tekanan darah Artikel utama untuk bagian ini adalah: tekanan darah Pada pemeriksaan tekanan darah akan didapat dua angka. Angka yang lebih tinggi diperoleh pada saat jantung berkontraksi (sistolik), angka yang lebih rendah diperoleh pada saat jantung berelaksasi (diastolik). Tekanan darah kurang dari 120/80 mmHg didefinisikan sebagai "normal". Pada tekanan darah tinggi, biasanya terjadi kenaikan tekanan sistolik dan diastolik. Hipertensi biasanya terjadi pada tekanan darah 140/90 mmHg atau ke atas, diukur di kedua lengan tiga kali dalam jangka beberapa minggu.
penyakit darah tinggi dan darah rendah ?
Q. tolong juga jelaskan penyebab penyakit,gejalanya,pencegahan,serta pengobatannya.Dan juga bagaimana mekanisme yang terjadi pada sistem peredaran darah penderita penyakit darah tinggi dan darah rendah.
Terima kasih.
Terima kasih.
A. darah tinggi atau darah rendah terjadi disebabkan tidak lancar-nya aliran darah.
1.Darah tinggi
Penyakit darah tinggi atau Hipertensi (Hypertension) adalah suatu keadaan di mana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal yang ditunjukkan oleh angka systolic (bagian atas) dan angka bawah (diastolic) pada pemeriksaan tensi darah menggunakan alat pengukur tekanan darah baik yang berupa cuff air raksa (sphygmomanometer) ataupun alat digital lainnya.
Nilai normal tekanan darah seseorang dengan ukuran tinggi badan, berat badan, tingkat aktifitas normal dan kesehatan secara umum adalah 120/80 mmHG. Dalam aktivitas sehari-hari, tekanan darah normalnya adalah dengan nilai angka kisaran stabil. Tetapi secara umum, angka pemeriksaan tekanan darah menurun saat tidur dan meningkat diwaktu beraktifitas atau berolahraga.
Bila seseorang mengalami tekanan darah tinggi dan tidak mendapatkan pengobatan dan pengontrolan secara teratur (rutin), maka hal ini dapat membawa si penderita kedalam kasus-kasus serius bahkan bisa menyebabkan kematian. Tekanan darah tinggi yang terus menerus menyebabkan jantung seseorang bekerja extra keras, akhirnya kondisi ini berakibat terjadinya kerusakan pada pembuluh darah jantung, ginjal, otak dan mata. Penyakit hypertensi ini merupakan penyebab umum terjadinya stroke dan serangan jantung (Heart attack).
PENYEBAB
1.MAKANAN
makanan yang sukar larut sehingga dapat membuat sumbatan
contoh :saging,jeroan,gajih,dll
2. OBESITAS
orang yang beratnya luar biasa rentan terkena penyakit tersebut
OBAT HERBA
1.bawang putih tunggal
2.blobong wuluh
3.apel malang
4.timun
1.Darah tinggi
Penyakit darah tinggi atau Hipertensi (Hypertension) adalah suatu keadaan di mana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal yang ditunjukkan oleh angka systolic (bagian atas) dan angka bawah (diastolic) pada pemeriksaan tensi darah menggunakan alat pengukur tekanan darah baik yang berupa cuff air raksa (sphygmomanometer) ataupun alat digital lainnya.
Nilai normal tekanan darah seseorang dengan ukuran tinggi badan, berat badan, tingkat aktifitas normal dan kesehatan secara umum adalah 120/80 mmHG. Dalam aktivitas sehari-hari, tekanan darah normalnya adalah dengan nilai angka kisaran stabil. Tetapi secara umum, angka pemeriksaan tekanan darah menurun saat tidur dan meningkat diwaktu beraktifitas atau berolahraga.
Bila seseorang mengalami tekanan darah tinggi dan tidak mendapatkan pengobatan dan pengontrolan secara teratur (rutin), maka hal ini dapat membawa si penderita kedalam kasus-kasus serius bahkan bisa menyebabkan kematian. Tekanan darah tinggi yang terus menerus menyebabkan jantung seseorang bekerja extra keras, akhirnya kondisi ini berakibat terjadinya kerusakan pada pembuluh darah jantung, ginjal, otak dan mata. Penyakit hypertensi ini merupakan penyebab umum terjadinya stroke dan serangan jantung (Heart attack).
PENYEBAB
1.MAKANAN
makanan yang sukar larut sehingga dapat membuat sumbatan
contoh :saging,jeroan,gajih,dll
2. OBESITAS
orang yang beratnya luar biasa rentan terkena penyakit tersebut
OBAT HERBA
1.bawang putih tunggal
2.blobong wuluh
3.apel malang
4.timun
apa Pengaruh Darah Tinggi yaaaa.?
Q. saya sering merasakan dibagian ujung kaki tepatnya telapak kaki bagian atsa sekitar persendian, Terasa sakit nyeri dan untuk menopang badan saat jalan terasa nyeri, dah periksa ke rumah sakit tak ditemukan penyebabnya, // trus ke toko obat, katanya Asam urat, di berikan obat untuk asam urat, kadang sembuh kadang juga nggak mempan,
tolong bisa bantu apa penyebab dan obatnya ?
Thank.s
tolong bisa bantu apa penyebab dan obatnya ?
Thank.s
A. Hipertensi (tekanan darah tinggi) terjadi ketika seseorang memiliki nilai tekanan darah 140/90 mmHg ke atas.
Jika tekanan darah antara 120/80 mmHg dan 139/89 mmHg, seseorang bisa disebut menderita pra-hipertensi.
Kondisi ini amat berbahaya bagi tubuh karena akan menyebabkan jantung bekerja lebih keras.
Bukan itu saja, hipertensi bisa memicu aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah) dan meningkatkan kemungkinan penyakit jantung koroner dan stroke.
Hipertensi diderita banyak orang. Sekitar 2 dari 3 orang di atas usia 65, menderita penyakit ini.
Faktor risiko hipertensi
Berikut adalah faktor risiko (pemicu) hipertensi:
Hiperkolesterolemia (kolesterol tinggi)
Merokok
Diabetes mellitus
Kegemukan
Kurang olahraga
Lanjut usia (55 tahun untuk pria dan 65 untuk wanita)
Memiliki riwayat keluarga dengan penyakit koroner di bawah usia 65 bagi perempuan dan di bawah usia 55 tahun bagi laki-laki.
Pengaruh hipertensi pada tubuh
Hipertensi dapat berdampak negatif terhadap banyak organ tubuh. Berikut adalah organ-organ yang terpengaruh oleh hipertensi:
1. Otak
Tekanan darah tinggi merupakan penyebab utama dari stroke. Hal ini dapat menyebabkan pecahnya pembuluh darah di otak serta menyebabkan perdarahan internal otak.
2. Jantung
Arteri membawa darah dan oksigen ke jantung. Jika jantung tidak cukup oksigen, hal ini dapat menyebabkan gagal jantung.
3. Ginjal
Ginjal adalah filter tubuh yang membersihkan darah dari bahan-bahan tidak berguna. Hipertensi dapat merusak jaringan ginjal. Hal ini akan menyebabkan produk limbah menumpuk di dalam tubuh.
4. Mata
Hipertensi dapat memengaruhi pembuluh mata. Daya penglihatan dapat berkurang secara bertahap yang dapat berujung pada kebutaan.
Jika tekanan darah antara 120/80 mmHg dan 139/89 mmHg, seseorang bisa disebut menderita pra-hipertensi.
Kondisi ini amat berbahaya bagi tubuh karena akan menyebabkan jantung bekerja lebih keras.
Bukan itu saja, hipertensi bisa memicu aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah) dan meningkatkan kemungkinan penyakit jantung koroner dan stroke.
Hipertensi diderita banyak orang. Sekitar 2 dari 3 orang di atas usia 65, menderita penyakit ini.
Faktor risiko hipertensi
Berikut adalah faktor risiko (pemicu) hipertensi:
Hiperkolesterolemia (kolesterol tinggi)
Merokok
Diabetes mellitus
Kegemukan
Kurang olahraga
Lanjut usia (55 tahun untuk pria dan 65 untuk wanita)
Memiliki riwayat keluarga dengan penyakit koroner di bawah usia 65 bagi perempuan dan di bawah usia 55 tahun bagi laki-laki.
Pengaruh hipertensi pada tubuh
Hipertensi dapat berdampak negatif terhadap banyak organ tubuh. Berikut adalah organ-organ yang terpengaruh oleh hipertensi:
1. Otak
Tekanan darah tinggi merupakan penyebab utama dari stroke. Hal ini dapat menyebabkan pecahnya pembuluh darah di otak serta menyebabkan perdarahan internal otak.
2. Jantung
Arteri membawa darah dan oksigen ke jantung. Jika jantung tidak cukup oksigen, hal ini dapat menyebabkan gagal jantung.
3. Ginjal
Ginjal adalah filter tubuh yang membersihkan darah dari bahan-bahan tidak berguna. Hipertensi dapat merusak jaringan ginjal. Hal ini akan menyebabkan produk limbah menumpuk di dalam tubuh.
4. Mata
Hipertensi dapat memengaruhi pembuluh mata. Daya penglihatan dapat berkurang secara bertahap yang dapat berujung pada kebutaan.
apa penyebab tekanan darah tinggi dan bagaimana mencegahnya?
Q.
A. Penyebab Darah Tinggi
Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan seseorang memiliki tekanan darah tinggi. Ada faktor penyebab tekanan darah tinggi yang tidak dapat Anda kendalikan. Ada juga yang dapat Anda kendalikan sehingga bisa mengatasi penyakit darah tinggi. Beberapa faktor tersebut antara lain:
*
Keturunan
Faktor ini tidak bisa Anda kendalikan. Jika seseorang memiliki orang-tua atau saudara yang memiliki tekanan darah tinggi, maka kemungkinan ia menderita tekanan darah tinggi lebih besar. Statistik menunjukkan bahwa masalah tekanan darah tinggi lebih tinggi pada kembar identik daripada yang kembar tidak identik. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ada bukti gen yang diturunkan untuk masalah tekanan darah tinggi.
*
Usia
Faktor ini tidak bisa Anda kendalikan. Penelitian menunjukkan bahwa seraya usia seseorang bertambah, tekanan darah pun akan meningkat. Anda tidak dapat mengharapkan bahwa tekanan darah Anda saat muda akan sama ketika Anda bertambah tua. Namun Anda dapat mengendalikan agar jangan melewati batas atas yang normal.
*
Garam
Faktor ini bisa Anda kendalikan. Garam dapat meningkatkan tekanan darah dengan cepat pada beberapa orang, khususnya bagi penderita diabetes, penderita hipertensi ringan, orang dengan usia tua, dan mereka yang berkulit hitam.
*
Kolesterol
Faktor ini bisa Anda kendalikan. Kandungan lemak yang berlebih dalam darah Anda, dapat menyebabkan timbunan kolesterol pada dinding pembuluh darah. Hal ini dapat membuat pembuluh darah menyempit dan akibatnya tekanan darah akan meningkat. Kendalikan kolesterol Anda sedini mungkin. Untuk tips mengendalikan kolesterol, silahkan lihat artikel berikut: kolesterol.
*
Obesitas / Kegemukan
Faktor ini bisa Anda kendalikan. Orang yang memiliki berat badan di atas 30 persen berat badan ideal, memiliki kemungkinan lebih besar menderita tekanan darah tinggi.
*
Stres
Faktor ini bisa Anda kendalikan. Stres dan kondisi emosi yang tidak stabil juga dapat memicu tekanan darah tinggi.
*
Rokok
Faktor ini bisa Anda kendalikan. Merokok juga dapat meningkatkan tekanan darah menjadi tinggi. Kebiasan merokok dapat meningkatkan risiko diabetes, serangan jantung dan stroke. Karena itu, kebiasaan merokok yang terus dilanjutkan ketika memiliki tekanan darah tinggi, merupakan kombinasi yang sangat berbahaya yang akan memicu penyakit-penyakit yang berkaitan dengan jantung dan darah.
*
Kafein
Faktor ini bisa Anda kendalikan. Kafein yang terdapat pada kopi, teh maupun minuman cola bisa menyebabkan peningkatan tekanan darah.
*
Alkohol
Faktor ini bisa Anda kendalikan. Konsumsi alkohol secara berlebihan juga menyebabkan tekanan darah tinggi.
*
Kurang Olahraga
Faktor ini bisa Anda kendalikan. Kurang olahraga dan bergerak bisa menyebabkan tekanan darah dalam tubuh meningkat. Olahraga teratur mampu menurunkan tekanan darah tinggi Anda namun jangan melakukan olahraga yang berat jika Anda menderita tekanan darah tinggi.
Mencegah dan Mengatasi Darah Tinggi
Untuk mencegah darah tinggi bagi Anda yang masih memiliki tekanan darah normal ataupun mengatasi darah tinggi bagi Anda yang sudah memiliki tekanan darah tinggi, maka saran praktis berikut ini dapat Anda lakukan:
* Kurangi konsumsi garam dalam makanan Anda. Jika Anda sudah menderita tekanan darah tinggi sebaiknya Anda menghindari makanan yang mengandung garam.
* Konsumsi makanan yang mengandung kalium, magnesium dan kalsium. Kalium, magnesium dan kalsium mampu mengurangi tekanan darah tinggi.
* Kurangi minum minuman atau makanan beralkohol. Jika Anda menderita tekanan darah tinggi, sebaiknya hindari konsumsi alkohol secara berlebihan. Untuk pria yang menderita hipertensi, jumlah alkohol yang diijinkan maksimal 30 ml alkohol per hari sedangkan wanita 15 ml per hari.
* Olahraga secara teratur bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Jika Anda menderita tekanan darah tinggi, pilihlah olahraga yang ringan seperti berjalan kaki, bersepeda, lari santai, dan berenang. Lakukan selama 30 hingga 45 menit sehari sebanyak 3 kali seminggu.
* Makan sayur dan buah yang berserat tinggi seperti sayuran hijau, pisang, tomat, wortel, melon, dan jeruk.
* Jalankan terapi anti stres agar mengurangi stres dan Anda mampu mengendalikan emosi Anda.
* Berhenti merokok juga berperan besar untuk mengurangi tekanan darah tinggi atau hipertensi.
* Kendalikan kadar kolesterol Anda.
* Kendalikan diabetes Anda.
* Hindari obat yang bisa meningkatkan tekanan darah. Konsultasikan ke dokter jika Anda menerima pengobatan untuk penyakit tertentu, untuk meminta obat yang tidak meningkatkan tekanan darah.
Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan seseorang memiliki tekanan darah tinggi. Ada faktor penyebab tekanan darah tinggi yang tidak dapat Anda kendalikan. Ada juga yang dapat Anda kendalikan sehingga bisa mengatasi penyakit darah tinggi. Beberapa faktor tersebut antara lain:
*
Keturunan
Faktor ini tidak bisa Anda kendalikan. Jika seseorang memiliki orang-tua atau saudara yang memiliki tekanan darah tinggi, maka kemungkinan ia menderita tekanan darah tinggi lebih besar. Statistik menunjukkan bahwa masalah tekanan darah tinggi lebih tinggi pada kembar identik daripada yang kembar tidak identik. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ada bukti gen yang diturunkan untuk masalah tekanan darah tinggi.
*
Usia
Faktor ini tidak bisa Anda kendalikan. Penelitian menunjukkan bahwa seraya usia seseorang bertambah, tekanan darah pun akan meningkat. Anda tidak dapat mengharapkan bahwa tekanan darah Anda saat muda akan sama ketika Anda bertambah tua. Namun Anda dapat mengendalikan agar jangan melewati batas atas yang normal.
*
Garam
Faktor ini bisa Anda kendalikan. Garam dapat meningkatkan tekanan darah dengan cepat pada beberapa orang, khususnya bagi penderita diabetes, penderita hipertensi ringan, orang dengan usia tua, dan mereka yang berkulit hitam.
*
Kolesterol
Faktor ini bisa Anda kendalikan. Kandungan lemak yang berlebih dalam darah Anda, dapat menyebabkan timbunan kolesterol pada dinding pembuluh darah. Hal ini dapat membuat pembuluh darah menyempit dan akibatnya tekanan darah akan meningkat. Kendalikan kolesterol Anda sedini mungkin. Untuk tips mengendalikan kolesterol, silahkan lihat artikel berikut: kolesterol.
*
Obesitas / Kegemukan
Faktor ini bisa Anda kendalikan. Orang yang memiliki berat badan di atas 30 persen berat badan ideal, memiliki kemungkinan lebih besar menderita tekanan darah tinggi.
*
Stres
Faktor ini bisa Anda kendalikan. Stres dan kondisi emosi yang tidak stabil juga dapat memicu tekanan darah tinggi.
*
Rokok
Faktor ini bisa Anda kendalikan. Merokok juga dapat meningkatkan tekanan darah menjadi tinggi. Kebiasan merokok dapat meningkatkan risiko diabetes, serangan jantung dan stroke. Karena itu, kebiasaan merokok yang terus dilanjutkan ketika memiliki tekanan darah tinggi, merupakan kombinasi yang sangat berbahaya yang akan memicu penyakit-penyakit yang berkaitan dengan jantung dan darah.
*
Kafein
Faktor ini bisa Anda kendalikan. Kafein yang terdapat pada kopi, teh maupun minuman cola bisa menyebabkan peningkatan tekanan darah.
*
Alkohol
Faktor ini bisa Anda kendalikan. Konsumsi alkohol secara berlebihan juga menyebabkan tekanan darah tinggi.
*
Kurang Olahraga
Faktor ini bisa Anda kendalikan. Kurang olahraga dan bergerak bisa menyebabkan tekanan darah dalam tubuh meningkat. Olahraga teratur mampu menurunkan tekanan darah tinggi Anda namun jangan melakukan olahraga yang berat jika Anda menderita tekanan darah tinggi.
Mencegah dan Mengatasi Darah Tinggi
Untuk mencegah darah tinggi bagi Anda yang masih memiliki tekanan darah normal ataupun mengatasi darah tinggi bagi Anda yang sudah memiliki tekanan darah tinggi, maka saran praktis berikut ini dapat Anda lakukan:
* Kurangi konsumsi garam dalam makanan Anda. Jika Anda sudah menderita tekanan darah tinggi sebaiknya Anda menghindari makanan yang mengandung garam.
* Konsumsi makanan yang mengandung kalium, magnesium dan kalsium. Kalium, magnesium dan kalsium mampu mengurangi tekanan darah tinggi.
* Kurangi minum minuman atau makanan beralkohol. Jika Anda menderita tekanan darah tinggi, sebaiknya hindari konsumsi alkohol secara berlebihan. Untuk pria yang menderita hipertensi, jumlah alkohol yang diijinkan maksimal 30 ml alkohol per hari sedangkan wanita 15 ml per hari.
* Olahraga secara teratur bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Jika Anda menderita tekanan darah tinggi, pilihlah olahraga yang ringan seperti berjalan kaki, bersepeda, lari santai, dan berenang. Lakukan selama 30 hingga 45 menit sehari sebanyak 3 kali seminggu.
* Makan sayur dan buah yang berserat tinggi seperti sayuran hijau, pisang, tomat, wortel, melon, dan jeruk.
* Jalankan terapi anti stres agar mengurangi stres dan Anda mampu mengendalikan emosi Anda.
* Berhenti merokok juga berperan besar untuk mengurangi tekanan darah tinggi atau hipertensi.
* Kendalikan kadar kolesterol Anda.
* Kendalikan diabetes Anda.
* Hindari obat yang bisa meningkatkan tekanan darah. Konsultasikan ke dokter jika Anda menerima pengobatan untuk penyakit tertentu, untuk meminta obat yang tidak meningkatkan tekanan darah.
Powered by Yahoo! Answers
No comments:
Post a Comment